
"Tidak usah..Ini sudah selesai.."Jawab Anggun tersenyum terpaksa sambil membawakan tehnya ke ruang tamu.Risty mengikutinya dari belakang
"Memangnya dirumah ini tidak ada pembantu ya kak??"Tanya Risty
"Tidak..Semua ku kerjakan sendiri.."Jawab Anggun dengan datar
"Sayang sekali,rumah sebesar ini kakak tidak pakai pembantu..Apa kakak sanggup mengerjakannya sendiri??Kakak kan wanita paling sibuk sama pekerjaan kakak??
"Risty..Apakah kedatangan mu kesini hanya untuk mengomentari kakak??"Tanya Anggun dengan nada dingin
Seketika membuat Risty memasang wajah cemberut
"Risty benar Anggun...Jangan salah tanggap dengan ucapannya...Apa kau ini tidak lelah mengerjakan pekerjaan rumah sendirian Anggun??"Tanya ibunya
"Tidak ma..Aku sudah terbiasa..."Jawab Anggun
"Begitu..Mama pikir,mama bisa membantu mu untuk mengerjakan semua pekerjaan rumah disini.."Jawab ibu mertuanya
Sesaat Anggun langsung menatap serius pada ibu mertuanya
"Lalu,kenapa kalian ingin menginap disini?"Tanya Anggun ingin tahu
"Memangnya kenapa??Apa kakak perlu tahu alasan kami menginap disini??Ini kan rumah kak Revan juga.."Sahut Risty dengan lantangnya
"Risty jaga sikap mu.."Sahut ibunya menyela menatap dingin
"Maksudnya apa Anggun??Kami kesini memang niat untuk mengunjungi kalian..Melihat keadaan kalian..Tidak punya tujuan apa pun.."Jelas ibu mertuanya dengan nada lembut
"Dan lagi pula,kak Anggun tidak bisa melarang kami untuk datang kesini..Karna ini kan juga rumah kak Revan..Jadi kami bebas lah bisa datang kapan saja...Kami juga keluarganya."Sahut Risty dengan nada sinis
Anggun yang mendengarnya langsung mendengus kesal dan tersenyum sinis pada Risty yang semakin tajam dengan semua perkataannya
"Ya ..Kau benar Risty..Kalian memang bebas kapan pun datang berkunjung kesini..Tapi yang berhak menentukan kalian boleh menginap disini atau tidaknya,adalah aku..Karna semua aturan dirumah ini ,hanya aku yang berhak mengaturnya..Dan kau,semakin ku biarkan mulut mu semakin tajam ya..Dengan seenaknya kau mengatakan sesuatu hal tanpa berpikir apakah aku sebagai kakak iparmu tersinggung atau tidak.."
"Sekali lagi ku tegaskan padamu,yang berhak atas rumah ini adalah aku..Bukan kakak mu..Jadi kau tak bisa seenaknya datang dan bersikap seolah kau yang punya peran dirumah ini..Paham???"Ucap Anggun dengan nada tegas tanpa menunjukan reaksi amarahnya
Seketika membuat Risty menatap tajam dan langsung bangkit
"Sombong sekali kau jadi orang..Baru mengontrak saja,kau sudah sesombong ini..Bagaimana rumah sendiri??Apa kau sudah merasa seperti keluarga sultan??Hah??"Sentak Risty mulai emosi
Sang ibu pun mulai panik melihat sikap Risty
"Risty sudah lah..Hormati kakak iparmu.."Sahut ibunya berusaha menenangkan Risty
Anggun kembali menunjukkan senyuman mentah pada Risty
"Sombong??Yang sebenarnya terlihat bersikap sombong bukannya kau sendiri ??Kau yang berusaha memanfaatkan kakak iparmu sendiri kan??Hanya untuk menunjukkan gaya hidupmu yang ingin terlihat mewah ..Sekali lagi aku tegas kan pada kalian..Supaya kalian tahu,bahwa aku tidak menyewa rumah ini..Tapi aku membelinya dengan uang ku sendiri..Dan tanpa sepengetahuan kalian atau pun Revan..Jadi sebelum kau menilai ku sebagai orang yang sombong..Sebaiknya kau berkaca lah dulu..Apa yang kau katakan semuanya adalah mencerminkan dirimu sendiri..."Ucap Anggun dengan sorot mata yang tajam pada Risty
...****************...