Husband A Parasite And Cheating

Husband A Parasite And Cheating
Chapter 18



Anggun yang terus berjalan,tanpa sadar sebuah mobil mengklaksonnya.Membuat Anggun terkejut dan menoleh.Karna ia tak menyadari jika langkah kakinya susah menghalangi jalan si pemilik mobil


Si pemilik mobil pun langsung turun dari mobil dan menghampirinya Anggun


"Maaf..Jika anda ingin menyulitkan diri,tolong jangan ditengah jalan..Ini jalanan umum,bukan pribadi..Tolong silakan anda minggir.."Sahut seorang pemuda asing dan kembali ke mobil nya


Dengan cepat melajukan mobilnya.Anggun yang melihat seakan tak bisa bicara apa pun.Karna memang kesalahannya yang berjalan dengan sedang melamun


Ia pun kembali pulang kerumah,karna baru menyadari jika ia sudah berjalan terlalu jauh


Sesampainya dirumah,ia pun disambut oleh Risa


"Kakak..Pergi kemana??Kok jam segini keluar??"Tanya Risa dengan polosnya


Anggun hanya tersenyum dan tak menjawab.Ia pun berjalan menuju kamar Revan


Risa yang melihat hanya menatap bingung,karna sang kakak ipar tam menjawab pertanyaan .Dan Risa hanya bisa menebak,jika Anggun sedang ada masalah


Semoga kak Anggun baik baik saja..Batin Risa sedikit mengkhawatirkan Anggun


Anggun saat memasuki kamar Revan,terlihat Revan yang sedang duduk menunggu Anggun pulang


Anggun yang melihat,hanya memilih diam dan tak berbicara


Ia langsung merebahkan tubuhnya ke kasur dengan sambil memunggunginya


"Sayang..Maafkan aku..Aku sudah salah..Tidak memahami..Jika memang ini mau mu,ya sudah..Ayo kita pindah..Tapi maaf sekali lagi..Aku harus menyusahkan mu.."Ungkap Revan dengan serius


Seketika membuat Anggun terbangun dan menoleh kearah Revan


"Kau serius mas??"Tanya Anggun


"Ya..Demi istri ku..Aku akan turuti apa pun kemauan mu.."Jawab Revan tersenyum


Anggun pun langsung memeluk erat Revan ,sang suami


Ia merasa bersyukur,karna akhirnya Revan menyetujui rencananya.Dan Revan juga berpihak padanya


"Terima kasih mas.."Ucap Anggun


"Tidak apa apa mas..Aku mengerti..Ini ujian dalam hubungan kita..Tapi aku senang,mas akhirnya bisa mengerti perasaan ku."Sahut Anggun


"Ya sayang..Apa pun utu..Demi kebahagiaan rumah tangga kita."


...****************...


Dikantor..


"Hah??Kau mau pindah dari rumah mertuamu?"Tanya Nabila terkejut


"Ya..Aku sudah memutuskan untuk pindah dari rumah mereka."Jawab Anggun menegaskan


"Lalu,apakah suami mu menyetujuinya??"Tanya Nabila lagi


"Awalnya dia merasa keberatan dan kami sempat ribut..Tapi pada akhirnya dia menyetujui keputusanku..


"Dan bagaimana dengan mereka??"


"Saat ini mereka belum mengetahuinya..Aku dan Revan sepakat akan memberitahunya,ketika kami akan pindah.."


"Terus apakah suami mu sudah cukup uangnya untuk sewa rumah?"


"Tidak..Untuk saat ini,aku akan memakai tabunganku..Sampai dia sudah cukup tabungannya.."


"Apa keputusan mu ini sudah benar??Apa kau yakin ingin sewa rumah dengan memakai uang mu??"


"Ku harap ini benar..Aku tidak mau mereka terus memanfaatkan ku..Mereka sudah membohongi ku..Mereka sangat keterlaluan..Mereka anggap aku sebagai mesin atm.."Ujar Anggun


"Ya..Kau benar..Kalau kau bertahan,akan semakin membuat mereka memanfaatkan mu..Mereka terlalu licik..Bisa bisanya menipumu dengan cara yang sangat kotor.."Ujar Nabila mulai kesal


"Aku juga tak menyangka..Kebaikan ku justru dimanfaatkan oleh mereka berdua..Tapi hanya satu yang menurutku berbeda dari mereka.."


"Siapa?"Tanya Nabila penasaran


💮💮💮💮