
Anggun berjalan kearah pakaian yang berserakan dilantai yang ternyata tepat didepan pintu kamar Rosa
Pintu tersebut terlihat terbuka sedikit.Dan terdengar suara seseorang yang sedang berbicara.Anggun berjalan dengan mengendap endap dan berhenti dibalik pintu yang terbuka sedikit sambil mendengarkan apa yang mereka bicarakan
"Kak..Apakah kakak tidak takut jika kak Anggun tahu,apa yang sudah kita lakukan??"Tanya Rosa yang berada disampingnya Revan.Dengan kepala menyandar diatas dada Revan.Dan keadaan mereka yang memakai sehelai benang pun.Hanya selimut yang menutupi tubuh mereka.Karna mereka sudah melakukan permainan panas sebelumnya
"Tenang saja sayang..Anggun tidak akan mengetahuinya..Kita melakukannya dengan hati hati..Disaat dia tidak di rumah bukan?..Asal kau pintar menyembunyikan dan tidak meninggalkan jejak,yang bisa membuat dia curiga..Termasuk bekas merah dileher mu itu."Jawab Revan dengan santai nya sambil memainkan rambut Rosa dengan lembut
Seketika Anggun yang mendengar dan mengintip aksi mereka didalam kamar.Membuat Anggun sangat syok dan terkejut.Ia berusaha menahan dirinya agar tetap tenang
Ia pun segera meninggalkan rumah tanpa mereka ketahui.Anggun pergi ke suatu tempat yang jauh untuk menenangkan dirinya
Diperjalanan ,Anggun begitu sangat hancur dan kecewa.Ia tak menyangka jika suami yang sangat dicintainya dan Rosa yang sudah dianggapnya seperti sahabatnya sendiri.Dengan tega mengkhianati dan membohongi dirinya
Ia tak mengira jika niat baiknya menolong Rosa,justru pagar makan tanaman.Merebut suaminya sendiri dengan tidak tahu malunya.Dan melakukan hal kotor dirumahnya sendiri.Anggun merasa seperti wanita bodoh,begitu mempercayai Revan yang ternyata seorang pengkhianat.Dengan teganya berselingkuh pada temannya sendiri dan menodai pernikahan mereka yang baru dijalani.Dan disaat dirinya sedang hamil anaknya
Seketika air matanya pun menetes,tak kuat menahan rasa sakit yang ia rasakan.Perasaan Anggun hancur serasa berkeping keping.Seolah meninggalkan rasa trauma yang begitu menyakitkan
Kenapa kau tega sekali mas..Kenapa kau tega mengkhianatiku..Hiks..Apa salahku padamu..Hiks..
...****************...
Seminggu kemudian..
Setelah seminggu berlalu,Anggun akhirnya pulang kerumah.Ia sengaja pergi ke suatu tempat untuk menata diri dan perasaannya.Tidak ada yang mengetahui kemana Anggun pergi.Bahkan Revan sendiri pun tak mengetahuinya ,walau hanya berpura pura mencari dan mencemaskannya
"Aku ada tugas keluar kota..Dan aku tidak sempat meminta ijin padamu mas."Jawab Anggun dengan wajah datar nya
Ia seakan muak melihat wajah Revan yang hanya berpura pura peduli padanya
Dan tak berapa lama Rosa pun menghampiri Anggun
"Kak Anggun..Akhirnya kakak pulang..Aku mencemaskan mu kak..Karna tidak ada kabar "Ujar Rosa dengan polosnya dan seolah tak terjadi apa apa
Sesaat Anggun diam dan menatap Rosa dengan serius
Rosa yang penasaran dengan tatapan Anggun,hanya menatap bingung
"Aku keluar kota..Oya..Bagaimana jika kita membuat makan malam Shabu Shabu ..Bisakah kalian berdua pergi membeli bahan ya..Biar aku yang menyiapkan semuanya.."Ujar Anggun mengalihkan pembicaraan
"Ohh..Ya sudah..Biar aku saja sayang..Dan biar Rosa membantumu."Ujar Revan
"Tidak usah..Biar aku sendiri yang melakukannya..Rosa kau tidak keberatan kan menemani Revan membeli bahannya?"Ujar Anggun dan bertanya pada Rosa sambil tersenyum
Rosa hanya tersenyum sambil menatap Revan
Sedangkan Anggun justru menatap dingin pada mereka berdua