
Tanpa menundanya lagi Revan langsung mengungkung tubuh Rosa dan melu*at bibir dengan penuh na*su.Rosa yang tadinya tertidur pulas,seketika terkejut dengan tindakan Revan.
"Kak..Emm..emm," sahut Rosa mencoba mendorong tubuh Revan yang berada diatasnya.
"Tenang sayang,hanya sebentar saja..kau membuatku tidak bisa menahannya..kau sangat cantik.." ucap Revan yang terus melakukan aksinya dengan mencumbu Rosa tanpa henti.
Revan tidak menyadari jika seseorang tengah merekam aksinya dengan sebuah ponsel dari balik pintu yang tidak ia tutup rapat.
Revan yang seakan tidak bisa mengendalikan nafsunya,tidak peduli dengan apa yang ia lakukan.Ia pun tidak sedikit pun memberi kesempatan Rosa untuk lepas dari kungkungan nya.
Tapi berbeda dengan Rosa,yang justru menolak dengan permainan yang dilakukan Revan.Ia sekuat tenaga mendorong Revan dengan kakinya,sampai Revan pun mundur.
"Ada apa sayang??apa kau tidak menikmatinya??bukankah kita sudah lama tidak melakukannya." tanya Revan bingung.
"Menjauh dari ku kak,aku tidak mau disentuh oleh mu." jawab Rosa dengan sewot dan langsung beranjak bangkit.
"Kenapa??tidak biasanya kau menolak sentuhan ku." tanya Revan.
"Itu karena aku merasa kesal dengan mu..kau tidak mau menuruti keinginan ku." jawab Rosa kesal.
"Bukan begitu sayang,aku butuh waktu untuk menuruti keinginan mu..tidak semudah yang kau minta." jelas Revan.
"lalu kapan??kalau kau terus mengulur waktu,Anggun pasti tidak akan membiarkan ku tinggal disini..kalau itu benar terjadi,artinya hubungan kita berakhir.."kata Rosa memberi ancaman pada Revan.
"Jangan sayang..aku tidak mau hubungan kita berakhir..aku sangat mencintai mu..kasih aku waktu 1 minggu..oke,aku akan mencari rumah untuk mu dan membiayai hidup mu..jadi kau tidak perlu tinggal disini lagi dan kita bisa bebas untuk bertemu..bagaimana?" kata Revan langsung menjanjikan sesuatu pada Rosa.
Sesaat raut wajah Rosa pun berubah.
"Aku janji sayang..kasih aku waktu 1 minggu untuk mencari rumah,jika aku sudah dapat kau bisa langsung menempatinya..dan kita bisa bebas berduaan." jawab Revan meyakinkan Rosa.
"Baik,aku pegang kata-kata mu kak..tapi jika kau bohong aku akan meninggalkan mu." ujar Rosa akhirnya menerima yang dijanjikan Revan.
"Tentu sayang..aku tidak akan membohongi karna aku benar-benar sudah sangat mencintaimu." jawab Revan mendekati Rosa dan kembali mencumbu Rosa dengan penuh na*su.
Dan mereka pun melakukan permainan ranjang panasnya dikamar tanpa berpikir jika yang mereka lakukan sudah diabadikan dalam sebuah video.
...****************...
Malamnya..
Anggun pun pulang,dan Revan langsung menyambutnya dengan tersenyum.Tapi sesaat ia merasa heran saat melihat Anggun pulang tanpa mobilnya.
"Sayang dimana mobil kita??bukannya tadi pagi kau membawanya??"tanya Revan heran.
"Oh,mobilnya mau dipakai papa ku mas.. untuk sementara kita pakai motor saja." jawab Anggun.
"Dipakai papa??bukankah dia sudah punya 2 mobil??kenapa harus pakai mobil kita??" tanya Revan semakin heran.
"Ya,tapi papa ingin pakai mobil kita..mobilnya yang lain sedang masuk bengkel..biarkan saja mas,lagi pula mobil itu kan papa ku juga yang beli..tidak ada salahnya papa pakai mobil kita juga." jelas Anggun langsung masuk ke rumah.
Sementara Revan hanya heran dan bingung.Mobil yang seharusnya biasa ia pakai kini tidak bisa ia pakai untuk sementara waktu.Dan tidak bisa ia pakai juga untuk mengajak Rosa pergi jalan-jalan tanpa sepengetahuan Anggun selama ini.
Sial..bagaimana bisa mobilnya dia biarkan si papa pakai..ck' gerutu Revan dalam hati