
Sudah 5 menit lebih Naca menunggu Ezra di depan gerbang, namun tanda-tanda kedatangan Ezra belum juga muncul.
“ Kak Ezra sudah berangkat apa belum ya? Tadi sebelum aku berangkat kami sempat saling mengabari dan katanya sebentar lagi akan berangkat ke sekolah...tapi kok belum sampai juga ya.” Gumam Naca sambil melihat sekitar mencari Ezra, lalu sekarang Ia duduk di kursi di dekatnya.
Tiiin tiin..
( Suara klapson mobil Ezra terdengar )
“ Naa masuk ke mobil dulu, temani aku parkir mobil ya.” Ucap Ezra dari dalam mobil di kursi pengemudi. Naca mengangguk lalu masuk ke dalam mobil.
Ezra memperhatikan Naca yang baru saja memasuki mobilnya “ Maaf ya kamu nunggu lama pasti, tadi sebelum berangkat aku di suruh mengantar mama ke kantor dahulu.
“ Iya Kak tidak apa-apa.” Ucap Naca sambil tersenyum manis.
Mereka menuju tempat parkiran sekolah. Sesampainya di tempat parkir Ezra turun terlebih dahulu lalu membukakan pintu untuk Naca.
“ Silahkan keluar.” Ujar Ezra lemah lembut sambil menundukan badannya. Nacapun keluar.
Setelah itu mereka berjalan bersama menuju kelas. Di perjalanan menuju ke kelas Ezra mengeluarkan sesuatu dari kantong celananya.
“ Naa ini untuk kamu.” Ucap Ezra sambil mengeluarkan 2 buah gelang dari saku celananya.
Naca sontak memperhatikan uluran tangan Ezra yang berada tepat di hadapannya, sampai langkah kakinya terhenti.
“ Kenapa ada dua?” Tanya Naca bingung.
Ezra meraih tangan Naca dan memasangkan gelangnya “ Karena ini gelang couple untuk aku dan kamu.” Ucap Ezra lalu memasangkan gelang satunya lagi ke tangannya.
“ Coba kamu perhatikan gelang ini ada magnetnya jadi saat kita berdekatan gelang ini bisa menyatu seperti ini.” Kata Ezra lalu mencontohkan ucapannya tersebut, gelang mereka benar-benar menyatu.
Naca tersenyum sangat manis “ Wih keren juga, sudah sering aku lihat gelang couple seperti ini tapi baru kali ini aku memakainya..terima kasih Kak Ezra, tapi kenapa bentuknya astronot wanita untuk aku dan astronot pria untuk Kakak?” Tanya Naca.
“ Sama-sama Naa. Sebenarnya aku bingung memilih bentuk apa, karena kebanyakan bentuk hati dan menurutku itu biasa saja..lebih baik bentuk astronot kecil yang lucu seperti ini kan.” Sahut Ezra.
Naca mengangguk “ Oh jadi ini hadiah spesial dari Kak Ezra itu, aku pikir apa tapi aku sangat menyukainya.” Ucap Naca lalu mereka mengobrol sambil melanjutkan perjalanan mereka.
“ Hehe sebenarnya aku baru kemarin membeli ini, saat aku bilang ingin memberi hadiah spesial itu aku hanya asal bicara...supaya kamu cepat pulang.” Jawab Ezra cengengesan.
“ Oh ternyata seperti itu, yasudah Kak sampai ketemu istirahat nanti ya..aku ke kelas dahulu.” Ucap Naca sambil melambaikan tangannya ke arah Ezra dan berjalan ke dalam kelasnya.
Triiing trriing
( Suara bel pelajaran pertama telah berbunyi semua siswa masuk ke dalam kelasnya untuk mengikuti pembelajaran )
Abimanyu berjalan mendekati meja Naca “ Caa kamu sudah lihat vidio skandal itu belum?” Tanya Abimanyu cemas.
“ Vidio apa Abi aku sudah lama tidak membuka handphoneku, memangnya ada apa. Lagi pula itu pasti vidio tidak senonoh aku tidak berminat untuk melihatnya juga.” Sahut Naca tidak penasaran terhadap vidio skandal itu.
Braak
( Suara gebrakan meja terdengar keras dari arah depan )
“ Kamu yang di depan, kenapa masih mengobrol di jam pelajaran saya..kalau sudah merasa pintar silahkan keluar saja.” Ucap Guru di kelas Naca.
“ Maaf bu.” Sahut Naca dan Abimanyu serentak.
Beberapa jam kemudian jam pelajaran telah usai sekarang waktunya jam istirahat. Naca bergegas berjalan menuju kantin karena Ia butuh penjelasan dari Ezra, Ia yakin bahwa Ezra menyuruhnya cepat pulang ada sangkut pautnya dengan vidio skandal yang di katakan Abimanyu.
“ Caa.” Teriak Abimanyu sesaat setelah Naca berjalan meninggalkan kelasnya, lalu menghampiri Naca.
Naca menoleh dan menghentikan langkahnya, Abi berjalan semakin dekat “ Aku belum selesai berbicara kepadamu, jadi ini adalah vidio skandal yang sedang viral itu. Apa kamu benar-benar tidak mengetahuinya?” Tanya Abi sambil menunjukan layar hanphonenya.
Terbelalak saat melihat vidio itu, Naca benar-benar kaget “ Apa ini? Kenapa seperti aku?” Ucap Naca sambil menutup mulutnya yang terbuka lebar.
“ Iya aku juga tidak tau siapa yang menyebarkan ini, tapi aku yakin kalau ini bukan dirimu. Jadi apakah kamu bisa menjelaskan dan memberi klarifikasi dari ini semua?” Ucap Abimanyu.
“ Aku yakin kamu percaya kepadaku kan Abi, ini benar-benar bukan aku dan maaf aku belum bisa menjawab kenapa bisa ada vidio skandal yang mukanya benar-benar mirip denganku. Aku paham sepertinya feelingku barusan benar ini semua ada kaitannya dengan Kak Ezra yang tidak memperbolehkanku untuk main sosial media dalam beberapa hari ini.” Sahut Naca sambil gelisah memikirkan muka dirinya yang terpampang jelas seperti orang yang sedang melakukan hal mesum.
“ Apa jadi Kak Ezra ada kaitannya.” Ujar Abimanyu.
“ Aku tidak tau yang pastinya seperti apa, namun sekarang aku benar-benar harus menemui Kak Ezra. Nanti aku akan menemuimu..daah sampai jumpa nanti.” Ucap Naca lalu berlari ke arah kantin.
Sesampainya di kantin sudah ada Ezra yang duduk di meja tengah kantin.
“ hoss hos sudah lama menunggu ya Kak maaf, aku ada hal mendesak tadi. Aku mau tanya apakah Kakak tau tentang vidio skandal itu dan kenapa Kakak menutup-nutupinya dariku? ” Ucap Naca dengan nafas yang tidak teratur.
“ Iya ngga apa-apa, lagian aku baru datang. Aku tidak ingin kamu tau agar kamu tidak terganggu saat olimpiade.” Jawab Ezra merasa bersalah.
“ Tapi aku sudah mengetahui siapa dalang di balik ini semua...dia adalah mantanmu Dave.” Jelas Ezra.
Naca terbelalak “ Apa Dave mengapa bisa dan lagi kami tidak pernah melakukan hal itu..tapi kenapa di vidio itu muka wanitanya sangat mirip denganku.” Ucap Naca.
“ Aku tidak tau yang pastinya tapi sepertinya kita harus pindah ke tempat yang lebih aman dahulu, karena dari tadi terlalu banyak orang yang memperhatikan kita berdua.” Ucap Ezra sambil melihat sekelilingnya, lalu menarik tangan Naca dan berjalan pergi.
Sekarang mereka berdua ada di ruang osis.
“ Oke disini sudah aman. Aku senang karena benar apa dugaanku, kalau kamu tidak mungkin melakukan hal itu apalagi bersama dengan mantanmu Dave.” Ucap Ezra sambil menduduki kursi di dekatnya.
“ Kenapa Kakak bisa tau kalau dalang di balik ini semua itu adalah Dave.” Tanya Naca masih tidak percaya.
“ Bukankah sudah jelas kalau orang yang paling tidak menginginkan kamu bahagia adalah mantanmu...dan lagi beberapa saat yang lalu aku sudah berhasil meretas pemilik akun penyebar vidio itu dan setelah di telusuri orang itu adalah anak buah Dave.” Ucap Ezra menjelaskan.