
Di kamar
“ Itu tadi benaran aku pelukan sama Kak Ezra? Aargh...untung saja Kak Ezra Cuma minta peluk kalau sampai minta cium bisa pingsan aku..gimana dong awalnya aku sudah biasa saja ke semua cowok, sekarang aku malah kepikiran Kak Ezra terus.” Gumam Naca sambil membenturkan kepalanya ke tembok.
Tlilit tlilit...
( Handphone Naca berdering )
“ Naa kamu sudah balik ke kamarmu kan? Apakah Leo sedang mengganggumu.” Tanya Ezra dalam telpon.
Naca gelagapan mendengar suara Ezra, karena baru saja Ia memikirkan hal yang aneh-aneh “ Eh i—iya aku sudah balik ke kamarku.”
“ Oke kalau begitu cepatlah istirahat bukankah besok Kau akan ada kelas pagi.” Sahut Ezra penuh perhatian.
“ Baik Kak.” Kata Naca.
“ Oh dan satu lagi, mimpi indah jangan lupa mimpikan aku ya..good night.” Ucap Ezra lalu mematikan telponnya.
Seketika pipi Naca langsung memerah karena mendengar ucapan Ezra “ Aku baru pernah mendengar kata-kata itu, bahkan saat bersama Dave dia tidak pernah mengatakan good night.” Batin Naca dengan memejamkan matanya bersiap untuk tidur.
Tlilit tlilit...
( Handphone Naca berbunyi untuk kedua kalinya, hampir saja Ia tertidur. )
Naca mengangkat ponselnya dengan mata yang masih terpejam “ Ada apa Kak Ezra..ini aku hampir saja tertidur sebelum mendengar dering ponselku.” Ucapnya sambil menguap.
“ Oh maaf sekali Naa..aku hanya ingin mendengarkan suaramu sebelum tidur, agar aku bisa memimpikanmu nanti.” Suara yang begitu familiar.
“ Ah tidak apa-apa Kak..maaf aku pikir tadi Kakak adalah Kak Ezra ternyata Kak Leo toh, kalau begitu mari kita tidur Kak karena sebentar lagi sudah pagi dan kita harus mengikuti kelas pagi.” Ucap Naca.
“ Oke kalau begitu selamat tidur ya.” Ucap Leo.
“ Iya Kak.” Ucap Naca lalu panggilan merekapun berakhir.
Hari-hari berikutnya Naca dan peserta lainnya mengikuti pembinaan intensif seperti di jadwal.
“ Kak Ezra sudah balik saja ke Malang padahal aku sama Kak Ezra belum sempat main bersama.. kasian banget dia jauh-jauh kesini tapi kami ngga bisa main bareng.” Gumam Naca tidak memperhatikan pelajaran.
Leo menepuk pundak Naca “ Naa kalau materi yang ini kamu sudah paham belum.” Tanyanya.
“ Ah sorry Kak aku ngge fokus..Kakak tadi ngomong apa ya, maaf aku tidak mendengarkan.” Sahut Naca tersadar dari lamunannya.
“ Apa kamu sudah paham dengan materi ini?” Tanya Leo sambil menunjukan halaman materi tersebut.
“ Oh aku belum terlalu paham Kak sebenarnya..mohon bantuannya Kak, jelaskan ulang ya.” Ucap Naca.
“ Oke Naa...jadi ini itu seperti ini..........” Leo menjelaskan materi yang Naca kurang pahami.
Sementara itu di waktu yang sama Dave mulai menyebarkan vidio skandalnya dengan Tiara, namun sudah di edit seakan-akan itu vidio dirinya dengan Naca.
Di sekolah para siswa ribut membahas vidio skandal itu.
“ Hei kalian sudah liat vidio yang ada di twitter ngga?” Tanya wanita berambut merah itu.
“ Gila banget ngga sih...gue sudah liat tapi kayanya itu vidio Naca sama Dave ngga sih.” Timpal cewek berkepang dua didekatnya.
“ Eh tapikan setau gue Naca bukan anak yang begitu.” Sahut cowok berambut hitam.
“ Tapi dari vidionya keliatan banget kalau itu mukanya Naca..ya walaupun mukanya agak aneh ngga sih kaya editan gitu.” Ucap pria yang baru saja datang.
“ Menurut kalian badannya cewek itu terlalu kurus ngga sih? Bukannya badan Naca body goals banget...dan masa di badan cewek itu banyak bekas luka, kalau gue sih ngga percaya itu badannya Naca.” Ujar lelaki berwajah timur tengah disana.
Agha lewat dan mendengarkan ucapan mereka “ Kalian pada ngomongin vidio apaan, kok gue ketinggalan berita hot news begini.” Ucap Agha ikut nimbrung.
Anak-anak disana serentak menggeleng- gelengkan kepalanya “ Astaga loe habis dari mana Gha..baru keluar goa?” Ejek Pria berkumis tipis disana.
“ Loe seriusan ngga tau Gha?” Tanya lelaki berwajah timur tengah itu.
Agha mengangguk penasaran. Lalu salah satu orang disana langsung menunjukan vidio dari handphonenya, semuanya langsung fokus melihat vidio yang sudah mereka lihat berkali-kali itu.
Agha tercengang melihat apa yang ada di hadapannya “ Buset gila benar ini mah...kok gue ketinggalan berita kaya begini, kalian dapat ini dari mana share ke gue dong.” Ucap Agha.
“ Di twitter trending banget ini Gha, loe saja yang habis keluar dari goa makanya ngga tau...oke gue kirim sekarang linknya, loe kalau vidio begini langsung semangat banget minta dikirimin lagi hahaha...” Ucap pria berkumis tipis itu.
Agha termenung dalam beberapa saat “ Tapi gue ngerasa ada yang salah sama vidio ini..apa kalian ngga sadar kalau muka Naca agak aneh dan vidio cowoknya malah disamarin kaya gini.” Ucap Agha.
Orang-orang disana menggangguk setuju “ Gue setuju tapikan kita semua tau kalau Naca cuman punya satu mantan..kemungkinan besarnya sih ini Dave tapi kita semua juga belum ada yang tau kebenaran pastinya.” Sahut pria disana.
Kemudian segerombolan wanita datang dan join dalam obrolan tersebut “ Gue ngga suka sama Naca tapi kalau jujur gue tau itu bukan badannya Naca..kami semua pernah ganti baju bareng sama Naca dan ya badan dia bagus banget sama sekali tidak ada luka.” Ucap cewek berambut pirang itu.
“ Badan Naca juga memang bagus banget..jujur gue iri banget tapi gue yakin itu bukan Naca, lagian kalian semua pasti sudah tau Naca dari keluarga baik-baik, kaya, cantik dan pintar... sangat-sangat ngga mungkin dia punya vidio skandal seperti itu.” Tambah wanita di sampingnya.
Setelah melihat dan mendengar pendapat dari anak-anak lain, Agha pergi untuk mencari dan memberitahukan Ezra mengenai vidio skandal ini.
Sambil ngos-ngosan Agha berlari memasuki kelasnya disana terdapat Ezra yang tengah tertidur “ Zraa bangun woy...Loe harus liat ini, bangun Zraa.” Ucap Agha sambil menggebrak meja Ezra.
“ Hoam Loe lagi ngapain si tau ngga gue baru tidur..pagi tadi baru juga sampe di Malang mana harus ke sekolah lagi.” Ucap Ezra kesal.
Agha menunjukan vidio di handphonenya “ Liat ini.” Ucapnya.
“ Vidio apaan...hah itu Naca.” Ucap Ezra dengan mata yang terbelalak.
“ Iya emang itu muka Naca, tapi gue yakin Naca bukan cewek kaya gini.” Sahut Agha.
Ezra merebut handphone Agha dan melihat vidio itu sekali lagi sambil mengamati “ Oh sekarang gue ngerti ini pasti ada orang yang ngga suka sama Naca..gue yakin ini bukan dia.” Ucap Ezra.
“ Nah gini dong baru temen gue..tapi gimana ya pendapat Naca mengenai vidio ini, sebentar lagikan dia harus ikut olimpiade di tengah-tengah vidio skandal ini beredar.” Celatuk Agha.
Tanpa pikir panjang lagi Ezra langsung menghubungi Naca “ Angkat dong Naaa.” Gumam Ezra lirih sambil mondar-mandir tidak tenang.
Beberapa saat kemudian.
“ Naa kamu sudah liat vidio itu?” Tanya Ezra.
“ Vidio apa?” Sahut Naca.