Ghost Destiny

Ghost Destiny
Dua



Saat aku keluar tiba tiba aku melihat Seorang perempuan duduk di atas Kasur ku.


"Rumah anda sungguh besar sekali Tuan , sepertinya anda Orang kaya" Ucap Perempuan Itu sambil memalingkan Mukanya ke arahku. Mataku langsung melotot bagaimana tidak Aku terkejut saat melihat Seorang perempuan yang ada di depan Gerbang apartrmentku Sekarang malah Berada Di depan hadapanku.


"Kamu !! Bagaimana Kamu bisa masuk ke sini!!" Tanyaku akhirnya setelah beberapa menit membatu tanpa bisa mengucapkan sepatah kata pun


"Emm, Memang kenapa Ya ? hehehe." Perempuan itu tertawa kecil sambil mengeluarkan senyum polosnya dan menunjukan Bibir arum manis menggoda.


"Jangan bercanda Nona , Kenapa anda bisa masuk kamar saya , Dan juga saya Tidak melihat anda Mengikuti saya ditambah pintu Rumah ini saya Kunci dengan Rapat" Tanyaku lebar kepadanya



"Anda ingin tau ?!" Dia mendekat padaku , lalu mencondongkan Wajahnya ke wajahku. Anehnya aku sama sekali tak bisa bergerak untuk Menjauhkan diri malah kakiku seperti di Lem. Perempuan itu mendekatkan Mulutnya ke telingaku , dan berbisik, "Aku ini ... hantu."


"Apa!!" Teriakku Terkejut dan mendorong tubuh Perempuan itu hingga Dia terjatuh ke lantai. Aku benar benar kaget . hembusan napasnya tadi membuat Pipiku sudah merona bagaimana tidak ini pertama kalinya aku Berdekatan dengan Seorang perempuan Selain Almarhum Ibu dan Adikku.


Perempuan Itu lalu berdiri sambil memegangi Pantatnya. "Ternyata Anda memang Kuat tuan" katanya lalu kembali berjalan memdekat


kepadaku.


Sontak Aku langsung mengambil pistol yang selalu tersedia di kamarku.


"Jangan mendekat ! kalaj kau melangkahkan kakimu ke arahku , aku akan membunuhmu" ancamku kepada Perempuan itu.


"Baiklah, Saya tidak akan mendekatimu.Saya tidak mau Anda disangka Orang gila karena membunuh orang yang tak Kasat mata ini" , kata perempuan itu dengan tampang kalem , lalu berjalan ke arah Tempat tidurku yang tertata Rapi.


"Apa maksud kamu!" Tanyaku dengan nada Angkuh dan sombong karena aku tak mengerti kata kata perempuan itu.


"Emm.. Sudah kubilangkan tadi kalau Saya ini hantu . Tuan tidak percaya ?! Tuan ingin bukti?!"


Aku menurunkan Pistolku dan berkata"Baik , coba kau buktikan."


"Baiklah. Lihat ya , Jangan kedipkan matamu!" Perintah perempuan itu padaku. Ia kemudian berjalan ke pintu kamar mandi yang tertutup, dan ... menembusnya. Ya , dia menembusnyab, tanpa membuka Pintu itu dengan Tanganya.


"Ba..bagaimana bisa ?!" Teriaku terkejut dengan ala yang ku lihat


"Kan saya sudah berkata saya adalah Hantu" Jawab perempuan itu


"Tunggu... Apa benar" Jawabku Yang masih mode terkejutnya


"ia tuan Saga memang Hantu" Jawab perempuan itu dengan menamlilkan Senyum manis dan Polosnya. Yang membuat ku tak percaya Bagaimana bisa perempuan Cantik ini adalah hantu , Karena bagiku Hantu itu pasti mengerikan dengan Banyak lumuran darah dan juga rambut yang panjang pikirku sambil menatap ke arah perempuan itu.


"Apa saya Sengeri Itu tuan?!" Tanyanya tiba tiba kepadaku


"ba..bagaimana bisa Dia tau apa yang ku pikirkan" ucapku dalam pikiranku


"Tentu saya bisa tau Karena saya bisa membaca pikiran Tuan dengan mudahnya" Jawabnya dengan Polos


"Cih" aku hanya bisa berdecih di hadapanya aku Langsung ke arah tempat ganti baju karena memang aku hanya menggunakan Handuk saja untuk menutupi area milikku. Tidak lama aku berganti baju aku melihat perempuan itu sudah tertidur lelap di Tempat tidurku , aku yang tidak memiliki pilihan lain langsung tidur di Sofa tidak perlu waktu lama aku tertidur lelap karena memang Diriku sudah lama tidak mengambil Cuti.


•Jangan Lupa Like dan Comment yaa


•Dan Jangan Lupa Kasih tanda Favorit