
Hye Jin akhirnya sampai di sebuah restaraunt mewah, Pria itu kembali membuka Kertas yang dipegangnya dan mencocokkan kembali alamat yang tertulis di dalam kertas itu dengan apa yang tertera di nama Restaraunt mewah itu.
"Hmm.. alamatnga sih benar, semoga saja klient perusahaannya memang disini dana juga orang yang dimaksud Kim Yona," gumam Hye Jin sendiri.
Hye Jin memasuki pintu Restaraunt itu, kemudian terlihat sesosok laki - laki dengan seorang perempuan yang ada di Tempat duduk khusus. "Tuan Hye Jin disini" ucap perempuan itu. Hye Jin hanya berjalan mendekati meja itu dan duduk di hadapan sesosok Laki - laki itu.
"Saya perkenalkan diri dulu tuan nama saya Kang Taehyoun dan bisa dipanggil Youn saya perwakilan dari Perusahaan Kang ingin bekerja sama dengan perusahaan Anda Tuan Hye Jin" ucap Laki - laki itu berkharisma
"Dan perempuan di sebelah saya adalah Sekretaris pribadi saya namanya Luna" lanjutnya. Tampak sang sekretaris mengendikpan matanya berkali - kali akan tetapi Hye Jin tetap dingin dengan perempuan itu.
"Baiklah mari kita membicarakan proposal anda" ucap Hye Jin datar.
30 menit berlalu.... Percakapan tentang perusahaan Selesai. Hye Jin akhirnya bertanya kepada sesosok laki - laki itu.
"Tuang Youn boleh kah saya bertanya kepada anda sebentar" Tanya Hye Jin dingin.
"Tentu saja Tuan sebuah kehormatan bagi saya " Jawab Youn lugas.
"Anda ingin bertanya tentang apa tuan?!" tanya Laki - laki itu tanpa basa-basi, kata-katanya begitu tegas dan lantang.
Hye Jin menarik napas panjang. "Saya tidak terlalu bermaksud bertanya hanya saja saya hanya ingin menyampaikan surat ini," Jawabnya seraya mengerluarkan amplop bewarna Ungu dan disodorkan pada laki - laki dihadapanya.
" Dari Kim Yona, Calon istrimu."
Ekspresi Taehyoun tiba - tiba berubah kaku, pucat, matanya membulat, terlihat ia menelan ludah. Melihat ekspresi Taehyoun yang janggal, membuat Hye Jin sedikit kebingungan dan memperhatikan lekat - lekat sorot mata itu.
Kenapa ekspresinya begitu? Seharusnya kalau menerima surat dari orang yang dicintai ia pasti akan berkaca - kaca, apalagi orang yang dicintai itu sudah meninggal, ia pasti akan langsung mengambil surat itu dan membacanya. Tapi, kenapa ia tidak melakukannya? Dan malah terkesan seperti orang ketakutan?
Benarjah dia Taehyoun yang dimaksud Kim Yona? Tapi, kenapa sifat dan sikapnya berbeda dengan Yang diceritakan Kim Yona tadi pagi? Hmm... benar-benar aneh, gumam Hye Jin dalam hati.
"Ki...Kim Yona? A-aku tidak mengenalnya," ucap Taehyoun dingin namun gugup. Hye Jin tersenyum Smirk.
"Tidak mengenalnya? Kau yakin? Tapi, Kim Yona bilang... kau dan dia adalah sepasang kekasih, bahkan kalian sudah bertunangan dan ingin membuat hubungan suci." Kata Hye Jin Dingin dengan aura membunuhnya.
"Aku tidak mengenal Kim Yona, Jadi maaf tuan saya tidak bisa menerima Surat ini" tegas Taehyoun.
"Baiklah kalau itu jawaban anda saya pergi dulu dan Juga maaf perusahaan kami tidak bisa bekerja sama dengan anda" Jawab dingin Hye Jin sambil berjalan pergi dari tempat makan itu.
•Jangan Lupa like and commentnya
•Jangan Lupa Tekan tanda Favoritnya
•Jangan Lupa beri ucapan Tahun barunya.