FIONA

FIONA
Bab 8



Ke esok pagi harinya semua seperti biasa semua orang akan memulai aktivitas yang tiada habisnya baik yang bekerja atau pun usaha.


Pagi ini seorang wanita cantik yang sudah rapi menggunakan pakaian formal dan sedikit memoles wajah dengan make up yang bersusun rapi di meja rias, berbeda dengan wanita cantik yang masih setia memejamkan mata dengan selimut yang menutup tubuh sampai sebahu.


"Dasar kebo, " ujar Fiona saat melihat Naira yang masih tertidur pulas tapi tunggu tiba-tiba Fiona tersenyum misterius, dengan cepat Fiona menyelesaikan makeup dan langsung naik ke atas kasur dengan hati-hati.


"Naira gempa,,,, " teriak Fiona dengan nyaring, dan benar saja Naira langsung membuka mata dan melompat dari kasur tidur menuju kamar mandi, jangan di tanya bagaimana reaksi Fiona yang langsung tertawa terbahak-bahak, perlu di ingat Naira malah langsung masuk ke kamar mandi.


Sedangkan Naira yang mendengar tawa Fiona yang menggelegar baru menyadari jika ini tidak beres dengan wajah yang cemberut Naira keluar dari kamar mandi dan masih saja Fio tertawa dengan kerasnya membuat Naira mencabik bibir.


"Awas saja aku akan membalas mu nanti. " ucap Naira dan langsung masuk kembali di kamar mandi untuk membersihkan diri, sedangkan Fiona langsung keluar dari kamar dan akan menunggu di lantai bawah di mana Ara yang mungkin saja sedang menyiapkan hidangan untuk mereka sarapan bersama.


Dan benar saja saat Fiona menuju dapur dari kejauhan Fiona melihat Ara yang sibuk dengan bahan-bahan makanan, entah apa yang sedang di buat Fiona tidak tahu tapi yang jelas Ara sedang sibuk dan tidak menyadari kedatangan.


Cup


"Pagi sayang " sapa Ara yang sudah mengenal jelas parfum yang di gunakan oleh Fiona, jadi saat Fiona menutup mata dan tidak lupa Fio mencium pipi Ara membuat Ara menghentikan pergerakan, Fiona langsung mencomot kue yang sedang di sajikan oleh Ara dan akan di bawa di meja makan hal itu membuat Ara menatap tajam sang cucu yang malah cengengesan.


"Maaf grandma habis dia melambai-lambai minta di cicipi, " ujar Fiona dengan mengerjap mata lucu biar tidak kena marah. Bukan Karna Fiona makan kue yang di sajikan tapi dari kecil mereka melarang keras untuk makan dengan posisi berdiri setidaknya berjongkok dari pada berdiri.


"Sudah aku bilang jangan pakai baju itu " ujar Fiona kesal, sedangkan Naira hanya menopang dagu memperhatikan kekesalan sang bestie dan tidak lupa dia memasang wajah paling cantik sedunia anggap saja dia sedang foto shoot secara gratis pagi ini.


Karna kesal tidak di resmikan Fiona langsung melempar kain kecil di wajah Naira tapi dengan cepat Naira menghindar dan tersenyum dengan mengejek.


"Grandma liat Naira " adu Fiona saat Naira semakin membuat dia kesal, Ara hanya menggeleng dan pergi meninggalkan dua orang yang sudah seperti kucing dan tikus tapi saling menyayangi.


"Grandma, " teriak Fiona membuat Naira tertawa dengan keras. Fiona langsung menghampiri Naira yang sedang tertawa .


"Aku tidak mau tahu kau harus ganti pakaian yang lain Naira " ucap Fiona langsung mendorong pelan tubuh Naira untuk kembali ke kamar mengganti pakaian.


"Hahaha,,, aku akan menghancurkan isi lemari mu " teriak Naira membuat Fiona berlari untuk mengejar Naira melihat itu Naira langsung berlari sekuat mungkin dan dengan cepat dia mengunci pintu kamar membuat Fiona berteriak kesal di luar sana.


"Naira awas jika kau membuat pakaian ku berantakan akan ku cekik kau " teriak Fiona menggelar, membuat Devan dan Ara yang mendengar itu hanya menggeleng.


Mereka tidak habis pikir dengan dua spesies jika bersama selalu saja seperti kucing dan tikus tapi saat mereka berjauhan Meraka saling rindu, mereka hanya berdoa semoga mereka selalu bersama sampai mereka tua nanti.


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya otor yang yang lain 🥰 Terima kasih yang sudah mampir dan mengikuti otor di mana pun berada 🙏🥰