FIONA

FIONA
Bab 62



Di hotel Benata terutama di gedung teratas semua sudah di sulap seperti di dunia dongeng membuat siapa saja yang hadir tidak bisa berkedip melihat begitu indah ruangan yang di sulap.


Tidak hanya ruangan yang di sulap, dua wanita Bar-bar yang juga di sulap seperti ratu dongeng membuat mereka begitu cantik.


"Bestie kita cantik sekali " puji Naira


"Kau benar bestie, semoga tamu tidak ileran lihat kita " ujar Fiona. Mungkin jika orang yang mendengar itu sudah tidak terima tapi ya namanya juga dia bestie Bar-bar mereka yang paling cantik dan yang lain mohon maaf anda cuma numpang saja.


"Mba, apa kami cantik, cantik dong pasti ya ? " tanya Naira, lah tadi dia bertanya tapi kenapa malah dia yang jawab juga ini maksudnya bagaimana? niat bertanya gak sih kenapa jadi dia yang nana dan dia yang jawab juga.


"Cantik sekali nona. " jawab petugas makeup yang sudah menyelesaikan semua nya.


"Ah mba bikin Malu kita aja " jawab Fiona.


Memang dasar pengantin wanita ini tidak bisa di di puji maka mereka akan terbang tinggi, untung cantik beneran jika tidak entah apa yang terjadi pada mereka.


Jika di ruang makeup wanita mereka saling memuji kecantikan mereka berbeda dengan ruangan makeup pria yang hanya diam tidak ada yang bicara, namanya juga kenebo kering bertemu pria jelek tidak satu spesies jadi diam seakan tidak ada kehidupan di antara mereka.


Sepanjang mereka di makeup mereka diam membuat para makeup saling pandang, ada apa dengan dua pria tampan ini, kenapa tidak ada yang membuka bicara satu sama lain bahkan sampai selesai mereka hanya diam sibuk dengan ponsel dan laptop mereka.


"Calon pria walau sudah ingin menikah tapi masih bekerja, memang pria idaman " ucap tukang makeup pria pada rekan makeup lain nya.


"Wah, sudah tampan pekerja keras, beruntung sekali mereka "


Dan masih banyak lagi ucapan berbetuk pujian dan tidak hanya mempelai pria saja, mempelai wanita juga ikut serta menjadi bahan pujian mereka.


Sedangkan di dalam gedung semua tamu undangan sudah mulai berdatangan dan MC yang bertugas sudah memulai membuka acara demi acara sampai akhir tiba proses ijab Kabul di mulai.


" Kita sambut kedua mempelai untuk memasuki ruangan " sambut MC dan saat itu tamu undangan mulai berdiri dari tempat duduk mereka masing-masing.


Untuk yang pertama masuk Naira dan Felix yang bergandengan di samping masing-masing orang tua mereka sampai naik ke atas panggung, di mana ijab Kabul akan di selenggarakan dan di saksikan semua petinggi dan tidak lupa semua di liput oleh media.


Sekarang di hadapan Felix sudah ada pak penghulu dan Arnold yang akan menikahkan Felix dan Naira membuat semua orang diam untuk menyaksikan proses ijab Kabul.


"Sudah bisa di mulai? " tanya pak penghulu.


"Sudah, " jawab Felix.


Arnold langsung mengulurkan tangan dan langsung di terima oleh Felix siap untuk menjadi seorang suami.


"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Felix Edward Putra Buffett bin Werren Edward Buffett dengan putri saya Naira Putri Adler dengan maskawin berupa emas Berlin 80gram dan uang sebesar 5 triliun di bayar tunai.” ucap Arnold.


"Saya terima nikah dan kawinnya Naira Putri Adler binti Arnold Putra Adler dengan maskawin tersebut, tunai.” ucap Felix dengan sekali tarik nafas.


"Bagaimana para saksi, sah " tanya pak penghulu.


"Sah,,, Sah "


Setelah selesai proses demi proses kini giliran pengantin selanjutnya yang duduk di kursi di mana Felix dan Naira duduki sebelum.


Di hadapan Zack sudah ada Werren dan pak penghulu di samping nya siap untuk menikahkan putri kesayangan mereka


"Anda sudah siap tuan? " tanya penghulu.


"Siap " jawab Zack.


"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Zack Miller moore bin Lucas Putra Miller dengan Putri saya Fiona Valeriest Putri Buffett dengan maskawin berupa emas Berlin 80gram dan uang sebesar 5 triliun di bayar tunai.” ucap Werren.


"Saya terima nikah dan kawinnya Fiona Valeriest Putri Buffett binti Werren Edward Burnett dengan mas kawin tersebut, tunai.” ucap Zack dengan sekali tarik nafas.


"Bagaimana para saksi, sah " tanya pak penghulu.


"Sah,,, Sah "


"Alhamdulillah "


Semua orang langsung mengangkat kedua tangan untuk mendoakan kedua mempelai pengantin yang begitu bahagia, Helen bahkan mementaskan air mata saat putra tunggal mereka sudah melepas masa lajang dan sekarang menjadi seorang suami.


Tidak hanya Helen yang menangis, Naura dan Aqeela juga menangis bahagia melihat kebahagiaan putri mereka yang terlihat jelas.


"Akhirnya penantian panjang mu berakhir sayang " ujar Naura melihat Naira yang tersenyum dan menunjukkan cincin berlian pada sang mommy yang duduk di barisan depan.


"Akhirnya kau menemukan belahan jiwa mu sayang, setelah kegagalan tersebut membuat mu terluka sekarang di gantikan dengan pria hebat bersama mu " ujar Aqeela.


Fiona terus tersenyum memandang ke arah keluarga mereka terutama Aqeela yang menetaskan air mata, seakan senyum yang Fiona tunjukkan mengatakan mom sekarang Fiona sudah menemukan kebahagiaan Fiona.


Akhirnya sekian lama hati Fiona terbuka kembali karna kegigihan Zack meruntuhkan tembok yang di bangun oleh Fiona.


Sekarang semua orang bahagia saat penantian panjang Naira dan luka Fiona di ganti kebahagiaan membuat semua orang turut bahagia melihat kebahagiaan mereka.


Kadang rencana yang menurut kita baik belum tentu baik, seperti Fiona yang menganggap Arka pria terbaik tapi siapa sangka tega meninggalkan dan setelah bertahun-tahun Fiona menyembuhkan luka akhirnya Zack datang dengan berbagai cara untuk meyakinkan Fiona jika dia tidak seperti pria brengsek Arka, Alhamdulillah sekarang Fiona bahagia.


...~SELESAI~...


Terima kasih sudah menemani otor sampai detik ini, sampai ketemu di karya karya receh otor yang lainnya 😍πŸ₯°