FIONA

FIONA
Bab 35



"Ehmmm akan Felix pikiran nanti " jawab Felix membuat Naira langsung menghembuskan nafas pasrah, bahkan Naira langsung menundukkan pandangan dia memang harus siap menerima konsekuensinya jika seperti ini, mencintai seseorang tanpa pandang sama saja bertepuk sebelah tangan maka tidak akan ada rasa dan suara.


"Naira ayo kita istirahat " ajak Fiona langsung mengajak ke kamar nya, tanpa menjawab Naira langsung bangun dari duduk nya dan menunduk pada semua tuan rumah sebelum pergi saat Fiona tarik.


Mereka paham Naira hanya terlihat kuat tapi percayalah hatinya hancur saat pria yang dia sukai malah tidak menganggap nya ada, baiklah dia menyerah sudah cukup lama dia menyukai Felix tapi pria kaku tersebut tidak pernah peka pada nya membuat Naira memutuskan untuk menyerah.


"Mom akan menyusul putri mommy " ujar Aqeela langsung menyusul sang putri, membicarakan para pria di sana yang saling pandang dan saat Aqeela sudah tidak terlihat lagi baru Werren membuka suara.


"Jangan seperti itu son, wanita yang tulus juga akan pergi jika tidak di anggap ada, mereka memiliki perasaan jika benar tidak ada rasa katakan walau dia tidak mengungkap tapi lihat cara cara dia memandang pancaran kasih sayang yang tulus tapi selalu dia pendam " ujar Werren langsung bangun dari duduknya, membiarkan putra berfikir mencerna semua nya jangan menjadi pria pengecut menghancurkan hati seseorang tanpa kita sadari melalui sikap dan respon terhadap wanita.


Felix masih diam sampai dua W yang sejak tadi hanya melihat dan menyimak akhirnya membuka suara, berbicara sesama laki-laki akan paham bagaimana nya.


"Walau tidak ada hubungan yang jelas, wanita tetap bertahan sampai semua berakhir, cinta memang bisa datang untuk semua orang tapi cinta yang tulus sulit di temukan selain harta yang mereka inginkan, come on Kaka jadilah pria yang peka akan sekitar, apa tidak cukup Kaka Fiona yang terluka jangan buat wanita lain terluka tapi tidak berdarah " ujar William.


"Kaka mom juga wanita, jangan membuat wanita terluka dengan tindakan kita " lanjut Willy.


Dua W menepuk pundak Felix sebelum pergi meninggalkan Felix yang buta akan segala cinta dan rasa terhadap wanita yang selalu fokus pada pekerjaan membuat keluarga mereka kewalahan.


***


Sedangkan Fiona dan Naira yang sudah berada di depan pintu kamar yang sudah lama Fiona tidak tempati langsung membuka pintu dan.


"Cantik sekali " puji Naira dengan hiasan dinding dan langit-langit kamar yang membuat siapa saja terhipnotis memandang nya.


"Bagaimana Kalian suka " ucap Aqeela yang menyusul kedua putri nya ke kamar dan kebetulan mereka belum masuk tapi sudah terhipnotis dengan hiasan yang mereka buat, tidak sia-sia dia menyuruh putra nya kemarin jika sang putri menyukai semua kerja keras mereka


"Tentu saja Fiona sangat suka, terima kasih mommy " ujar Fiona langsung memeluk tubuh Aqeela yang langsung di terima oleh Aqeela dan tidak lupa dia mengajak Naira untuk ikut sekali memeluk tubuh nya.


Tidak ada yang Aqeela bedakan setidak nya saat Naira berkunjung dia merasa tidak di asingkan jadi sama putri mereka dan sahabat anak-anak mereka, apa lagi Naira adalah cucu dari Oma mereka membuat mereka menganggap Naira menjadi putri mereka.


"Ayo kita masuk dan lihat keindahan lain nya " ucap Aqeela setelah beberapa menit berpelukan satu sama lain.


Saat mereka masuk tidak sampai di sana kekaguman Fiona saat kamar yang di hias dengan menakjubkan menurut Fiona, bahkan Naira yang merasakan itu sampai tersentuh.


"Ini luar biasa " ujar Fiona entah kesekian kalinya dia mengagumi keindahan kamar yang di hias.


Selagi menunggu update terbaru otor jangan lupa untuk mampir di karya temen otor yang kece badai dan di jamin sangat seru 💞