
"Aku ingin melihat seberapa besar matrek wanita ku, aku tantang habiskan uang di dalam nya dalam waktu 10 menit " ucap Zack membuat Fiona melongo, yang benar saja yang di dalam kartu yang di pegang tidak kah sedikit tapi Zack menantang dirinya menghabiskan uang di dalam nya dalam waktu 10 menit, memang gila.
"Kenapa? buktikan jika wanita ku memang matrek, bisa? " ucap Zack, ini Fiona yang anti saat menolak tantangan, jika hanya menghabiskan uang Fiona lah pawang nya, awas saja jika kau menagih uang yang Fiona ambil, tidak akan dia mengambil uang nya.
"Siapa takut " jawab Fiona yakin, bukan nya takut uang di dalam habis Zack malah tersenyum.
"Baiklah, mulai dari sekarang " ucap Zack sambil mengatur jangan tangan branded yang melingkar sempurna di tangan nya, mendengar itu tentu saja Fiona panik.
"Ah dasar pria jelek " ucap Fiona langsung masuk di toko pakaian, Zack mengikuti langkah kaki Fiona, dan saat sudah di toko Fiona malah pening apa yang ingin dia beli.
"Waktu berjalan honey " ucap Zack mengingatkan Fiona, karna tidak ingin kehilangan kesempatan ini Fiona langsung menunju penjaga toko.
"Panggil manajer mu, CEPAT " perintah Fiona membuat penjaga toko berlari terbirit-birit menghampiri manajer mereka.
Zack yang duduk di sofa melihat itu hanya tersenyum, kita lihat seberapa matrek wanita ini, waktu terus berjalan tapi sampai saat ini wanitanya tidak membeli apapun.
"Maaf bisa - " belum selesai manajer bicara sudah di potong oleh Fiona
"Aku ingin membeli toko ini cepat atau aku robohkan bangunan ini " ancam Fiona membuat manajer panik.
"Buat yang tertulis saja nanti akan aku urus sisa nya " perintah Fiona.
"Kalian cepat urus administrasi nya, ini " ucap Fiona membuat semua orang di toko kelimpungan. Memerlukan waktu 2 menit membuat Fiona kesal mereka menghabiskan waktu di sini.
"Orang ku akan datang mengurus sisanya" ucap Fiona langsung keluar dari toko tersebut dan tentu saja di ikuti oleh Zack.
"Apa lagi yang ingin ku beli, oh ya " setelah menemukan ide yang bagus Fiona langsung berlari menuju gedung atas menggunakan lift, Zack tidak mau ketinggalan dia mengikuti kepergian Fiona
"Waktumu terus berjalan baby " ucap Zack.
"Stop dulu lah saat kita di jalan " protes Fiona.
"Maaf baby, waktu tetap waktu " jawab Zack membuat dia kesal, dan bertepatan dengan lift terbuka. Zack tidak tahu kemana perginya Fiona dia hanya mengikut saja.
Ceklek
"Ups,, sorry bos ku tapi ini penting, tunda dulu ***-*** nya " ucap Fiona tanpa dosa, saat melihat pemilik gedung bercumbu dengan pegawai mall, jelas saja pakaian yang di gunakan jelas menunjukkan jika dia pekerja di sini.
Zack juga melihat apa yang di lakukan oleh sepasang kekasih di dalam ruangan, saling memuaskan satu sama lain mereka tidak menyangka jika kegiatan mereka di saksikan oleh mereka, dengan cepat mereka memperbaiki pakaian yang sudah compang-camping.
"Menjijikkan " umpat Zack.
"Jangan buang waktu ku atau aku tembak kepala mu, cepat urus administrasi aku ingin membeli gedung ini " perintah Fiona.
"Sayang kau tunggu di sana " ucap pria tersebut pada wanita cantik yang sudah seperti orang tidak waras, rambut yang terlepas dari penjepit, payudara yang sudah ingin tumpah karna dia memasang kancing yang tidak tepat.
"Oplas saja bangga " ucap Fiona membuat Zack ingin tertawa, wanita memang luar biasa selain pemaksa dan kejam ternyata dia juga dengan cepat menilai mana yang asli dan palsu.
"Kau lama sekali " ucap Fiona kesal dengan kinerja pria mesum di hadapannya, dia akan merubah pegawai nanti dia tidak sudi memiliki pegawai mesum seperti mereka ini.
"7 menit " ucap Zack mengingatkan.
"Oh my God, cepat lah " ucap Fiona.
"Sebentar nona '' jawab pria mesum
"Giliran ************ kau cepat berdiri, giliran mengurus ini kau lama " ejek Fiona.
"Jaga pandangan mu, atau aku congkel Mata mu itu " peringat Zack, saat pria mesum itu curi-curi pandang pada tubuh wanita yang seksi kelewatan batas. Dia pria normal tentu saja dia harus menahan sesuatu yang sudah berdiri saat bertemu dengan wanitanya ini.
Sedikit lama karna yang ingin Fiona beli gedung besar jadi memerlukan waktu 5 menit , gedung ini sudah menjadi milik Fiona .
"Jangan mesum di gedung ini, pergi ke hotel dasar pria tidak modal " ucap Zack setelah selesai semuanya, karna mereka melihat mereka melakukan di atas meja itu sebabnya Zack mengatakan demikian.
"Kau baru menghabiskan sedikit honey " ucap Zack, karna dia tahu isi semua dalam kartu nya itu.
Fiona langsung mengutak-atik ponsel nya sambil terus berjalan ingin keluar setelah mendapatkan gedung dan toki tadi.
"Hello, cepat pindahkan saldo di dalam kartu xxx menjadi atas nama ku, segera " perintah Fiona, karna waktu sedikit jadi Fiona memutus untuk memindahkan saldo saja, cerdik bukan.
"Baik nona " jawab seseorang di sebrang sana.
Dan benar saja baru berapa detik Zack mendapat notifikasi jika saldo sudah 0 melihat itu Fiona tersenyum dengan bangga, ini Fiona keren bukan.
"Ini kartu nya honey, terima kasih sudah menambah saldo ku, nanti tambah lagi ya " ucap Fiona langsung masuk lift di ikuti oleh Zack.
"Kau curang honey, aku menantang mu untuk belanja bukan saldo di pindahkan" ujar Zack, Fiona hanya mengangkat bahu acuh dengan senyum bahagia nya, Mayan lah saldo banyak cukup untuk dia makan dan hongkang kaki selama beberapa tahun ke depan.
Happy reading kesayangan otor 😍 semua sudah terjawab kan alasan Fio di tinggalkan