
"Apa lagi yang kau lakukan di sini, temui dia " ucap Aqeela membuat Fiona langsung bangun dari duduknya menuju ruang tamu di mana Zack berada. Dan tidak lupa di ikuti oleh Aqeela menyusul Fiona dan akan bergabung di sana.
Di ruang tamu Zack yang di apit oleh dua W dan selalu menceritakan sesuatu yang tidak penting membuat Zack hanya tersenyum saja menanggapi pembicaraan mereka karna tidak tahu ingin menjawab apa.
"Hi,, hi,, jauh menjauh, honey menjauh dari mereka virus " ucap Fiona langsung duduk di pangkuan Willy membuat adik nya berteriak meminta bantuan, Fiona yang sudah besar panjang tapi duduk di pangkuan.
"Daddy tolong, Kaka kau berat " ucap Willy.
"Honey kasian adik mu, sini " ucap Zack refleks menggeser posisi duduk biar Fiona segera duduk di sofa, dan saat itu Willy langsung bernafas lega setelah beban yang dia bawa sudah turun.
Werren yang melihat itu langsung bengong, bukan apa beberapa detik yang lalu mereka seperti kucing dan anj*ng tapi sekarang, begitu cepat berubah hati putri nya. Dan saat itu Aqeela langsung duduk bergabung dengan mereka membuat Werren paham jika sesuatu yang Aqeela ucapkan membuat putri mereka sadar.
"Emmm " deheman Werren membuat mereka menghentikan kegiatan mereka.
"Eh tunggu, ulang dong lamarannya di depan mommy dan Daddy dan emm para jomblo di sini " rengek Fiona membuat Zack ingin tertawa, entah kenapa lucu saja saat Fiona meminta adegan ulang.
Tidak ada penolakan Zack melakukan adegan ulang di hadapan anggota keluarga Fiona, membuat para jomblo jadi baper.
" Fiona Valeriest Putri Buffett Will you marry me " ucap Zack dengan cincin berlian di tangan nya. Tidak menjawab Fiona langsung memasang cincin berlian itu di jari manisnya, pas dan cantik membuat Fiona senyum sendiri.
"Kakak kita tidak sedang gila kan, tadi marah-marah sekarang menerima, ajaib dan unik " ucap dia W yang melihat Fiona.
"Ayo kita nikah " ucap Fiona langsung menggandeng tangan Zack dan saat itu langsung mendapat pelototan dari Aqeela membuat Fiona menciut, enak saja nikah mereka harus mengumpulkan keluarga mereka dan mengundang orang tua Zack. Mereka punya adat yang kental jadi mereka harus mengikuti adat tersebut.
"Baik tuan " jawab Zack.
"Mall, uang jajan, perusahaan, ah aku sudah kaya " batin Fiona, kalau memang dasar matre memang tidak bisa di buang di situasi seperti ini pun Fiona masih memikirkan uang.
Aqeela yang tahu apa yang di pikirkan putri hanya bisa menggeleng dan berharap Zack tidak kecewa saat mengetahui semua sisi Fiona yang jarang di perlihatkan dan bersiaplah untuk selanjutnya.
"Sudahlah dad ngantuk, Kalian juga istirahat dan nak Zack menginap lah ini sudah larut malam " ucap Werren.
"Kakak ayo kami tunjukkan kamar untuk Kakan " dua W langsung menarik tangan Zack ke kamar tamu, Fiona yang juga lelah memilih untuk pergi ke kamar berharap mendapatkan mimpi yang indah dan keputusan yang dia ambil tidak salah.
Dia yakin, sekarang grup keluarga benata akan heboh saat mengetahui Fiona menerima lamaran Zack yang di sebar oleh Aqeela, tentunya saking bahagianya Aqeela juga membuat video di mana Zack berlutut di hadapan Fiona dan tidak lupa dia kirim di grup.
Tapi Fiona tidak peduli dia memilih untuk istirahat saja menanti kejutan di hari selanjutnya.
Zack yang sudah berada di kamar tamu tidak kalah bahagia dan tidak lupa dia memberi tahu mommy di negara sebelah jika lamaran kali ini di terima, dan mendapat respon yang tidak kalah bahagia dari Helen di sebrang sana.
Karna sudah larut malam Zack akan melanjutkan besok menceritakan semua nya pada Helen yang tidak sabar mendengar cerita nya.
Siapkan kado untuk otor, Fiona akan cetak undangan ini 🤭