
besok paginya...
dikamar haru sudah duduk menghadap keluar dengan tersenyum karna semalam dia membaca apa yang ruka impikan.
rukapun bangun"wahhh,eh kenapa dia senyum senyum sendiri?kamu kenapa ko kaya orang seneng gitu?ia aku memang lagi bahagia,dan itu karna kamu:) maksudnya! pokoknya makasih yah kamu udah balik sama aku dan nga akan pergi lagi,ia sama sama.
mereka berdua pun duduk berdua sambil mengobrol tapi,tiba tiba mba asisten masuk"maaf non pak kalalu saya mengganggu,begini pak ada telfon katanya penting.baik kamu boleh pergi.
setelah itu ruka bertanya"kamu mau kemana? sebentar yah,aku angkat telfon dulu.
haru langsung keluar dan angkat telfon,dan ternyata anak buahnya"boss semalam ada yang mengirim
paket untuk kekasih boss dan untungnya kami belum berikan,apa isi didalam paket itu?"foto kekasih abang tapi penuh darah,dan ada ancaman katanya hidupnya tidak akan tenang."kurang ngajar beraninya orang itu,hah cari dia sampai dapat,baik boss.
haru sesaat merasa marah ingin membunuh orang,tapi dia harus kendalikan amarahnya.
setelah itu haru kembali kekamar"siapa itu haru?itu bukan apa apa cuman urusan kantor,aku harus kekantor sekarang dan kamu jangan keluar yah.kalau ada sesuatu telfon aku yah,ia haru.
haru langsung pergi tapi dia lupa mengatakan pada mba jangan biarkan ruka keluar.
haru tidak kekantor tapi ke markas besar yder,sesampainya di markas dia langsung bertanya"sudah ketemu siapa orangnya?sudah boss"dia orang suruhan dari ibu kekasih boss.APA??
kurang ngajar berani dia.sudah saya beri ampun,tapi berulah lagi.ayo kita pergi kerumahnya.
haru dan beberapa anak buahnya pergi kerumah ibu ruka.setiba di rumah ibu ruka ternyata sedang menyiram tanaman dan tanpa sengaja melihat haru,tanpa rasa bersalah dia langsung menyambut haru dan anak buahnya"pak haru,ada kepentingan apa?ohia masuk dulu saya akan buatkan teh.haru dengan tegas"tidak perlu saya disini ada urusan dendam dengan anda,apa maksud ba...pak,begini anda ijinkan saya masuk kan?baiklah saya masuk.setelah mereka berdua masuk haru menarik ibu ruka dan menyuruhnya duduk"saya sudah bilang kan jangan mengusik ketenangan ruka,tapi anda tidak mendengar saya,hah!apa niat anda sebenarnya?jawab.niat saya mau membunuh dia,apa apa saya tidak salah dengar?ia.karna dia anak yang tidak aku inginkan dan karna dia aku berlutut di depannya.HAH dasar kau wanita gila.
dengan marah haru menyuruh anak buahnya membawa ibu ruka ke penjara.sesampai di penjara haru berbisik pada ibunya"kalau kau bukan ibu ruka,mungkin kau sudah ku bakar dengan rumahmu itu".
ibu ruka terdiam langsung menangis,dan haru meninggalkannya.
ditempat berbeda pada sore hari..
ruka sedang membaca buku di teras rumah sambil menunggu haru balik,tiba tiba ruka terpikir untuk berlatih berjalan lagi walaupun dia tau haru akan marah jika dia belajar sendiri.
ruka pelan pelan berdiri melangkah dengan sangat pelan,tapi telfon berbunyi ruka langsung duduk kembali dan mengambil telfon.setelah dia lihat ternyata nomor tidak dikenal,ruka mencoba angkat
"halo dengan siapa?kekasih kamu haru itu terjadi sesuatu padanya.hahahaha"ruka dengan panik langsung mematikan telfon itu dan langsung telfon haru tapi haru tidak menjawab.
rukapun kembali kekamar sambil menunggu haru dia terus menelfon haru berkali kali,sampai ia tertidur.
saat malam tiba haru dari markas ingin pulang ia mengecek handphone dan melihat ruka telfon berkali kali.disitu haru merasa panik takut haru terjadi sesuatu,dan haru langsung balik kerumah.
haru langsung memeluk ruka dan berkata padanya dia tidak akan terjadi apa apa.haru sekali lagi meyakinkan ruka jika itu terjadi lagi jangan percaya karna mereka yang begitu hanya yang membenci haru.
berkali kali haru membahagiakan ruka dengan segala cara,bahkan orang yang menyakiti ruka sekecil apapun akan menerima akibat yang sangat buruk.
sudah begitu lama ruka pun tertidur.haru pun langsung tidur di kasur sebelah ruka.
tiba tiba ruka bermimpi buruk"JANGAN"hah itu cuman mimpi,aduh aku haus tapi tidak tega bangunkan haru.aku pergi sendiri saja".saat ruka membuka pintu tiba tiba"kamu mau kemana?eh aku mau ambil air minum.harusnya bangunkan aku,aku nga tega kamu pasti cape seharian:(engga aku engga akan pernah cape demi kamu.udah kamu tunggu disini biar aku ambilkan"oke deh".
"ini air minumnya,makasih haru"ia sama sama".
ayo lanjut tidur.
besoknya hari libur kantor..
"pagi cantik,pagi juga ada apa?ayo bangun sarapan terus minum obat.pahit lagi:(ayo biar cepat sembuh.
rukapun minum obat itu".
di hari libur haru tidak pergi kekantor atau kemarkas semenjak ada ruka karna dia ingin menghabiskan waktunya bersama ruka.
dari pagi haru menyiapkan makanan ruka,setelah ruka selesai mandi haru mengeringkan rambutnya.
dari pagi sampai malam haru tidak membiarkan ruka lelah,bahkan haru membuatkan ruka satu ruangan yang penuh boneka karna dia tau ruka sangat menyukai boneka.
tiba tiba ruka memberikan hadiah yang ruka beli dengan gajinya sendiri*haru aku punya sesuatu buat kamu:)apa?tutup mata dulu.ruka langsung memakaikan kalung yang ruka beli"haru itu memang murah tapi itu aku pilih yang paling bagus"makasih ya ini sangat berharga buat aku."makasih yah"ia sama sama".
saat makan malam ruka bertanya"apa aku benar bisa jalan lagi?hei kan udah bilang jangan pernah ngomong atau bercerita tentang itu,kamu akan sembuh pasti itu.
haru pun terpikir untuk memanggil dokter terbaik untuk mengobati ruka.
mereka berdua kembali kekamar dan bercerita sambil melihat foto masa kecil haru yang sangat imut.dan haru menunjukan juga foto paling berharga bagi haru,dan ternyata itu foto ruka.dan alasan haru,karna ruka cinta pertama haru yang membuat haru jadi begini sampai sekarang,disitu ruka menangis dia tidak menyangka bahwa dirinya seberharga itu bagi haru.
selesai mereka melihat lihat haru masih tidak menyangka bahwa ruka secinta itu pada haru sampai takut haru terluka.
hari Minggu pagi...
haru aku boleh minta 1 boleh?apapun itu aku ingin pergi membeli buku cerita yah:)ia aku temani.
ruka dengan senang langsung pergi.setibanya di toko buku tiba tiba haru merasa ingin ke kamar kecil(haru langsung pergi)saat masuk ruka terkejutt?"wahhh..itukan.....