Fell In Love With A Mafia Boss

Fell In Love With A Mafia Boss
FOTO KELUARGA



beberapa hari berlalu dan haru mengundang tuan Alex ke salah satu apartemen miliknya.ruka bersama anak anak ikut karena sedang libur.


di apartemen ruka sedang menyiapkan semua makanan untuk haru dan teman bisnisnya.


"sayang semuanya sudah siap"ucap ruka pada haru


"kan kita bisa pesan sayang kamu tidak perlu buat ini semua"ucap haru


"tidak apa apa lagian semua sudah siap juga"ucap ruka.


Saat sedang mengobrol ternyata tuan Alex sudah sampai di depan pintu sang langsung membunyikan bell.


"Ting....Ting..."


haru langsung pergi membukannya.


"mari silahkan masuk"ucap haru


"baiklah"ucap tuan Alex.


haru langsung mengantar tuan Alex ke meja makan.dan saat ingin duduk tuan Alex melihat foto pernikahan haru dan langsung terkejut.


"ada apa?"ucap haru


"ini istri pak haru"ucap tuan Alex


"ohia benar ini istri saya"ucap haru.


Tuan Alex memang tidak percaya bahwa orang yang dia cari ternyata istri teman bisnisnya, tapi tuan laex tetap bersikap tenang.


haru ingin perkenalan tuan Alex istrinya jadi dia langsung memanggilnya.


"sayang kemari sebentar"ucap haru


"iya aku datang"ucap ruka.


Saat ruka datang tatapan tuan Alex tidak bisa bohong tatapan penuh cinta rasa ingin memiliki, Karena wanita yang selama ini dia cari.


"tuan Alex perkenalan ini istri saya ruka"ucap haru


tuan Alex ingin menjabat tangan tapi ruka menghindar dengan sopan.


"maaf saya ruka salam kenal"ucap ruka


"ayo kita makan sama sama"ucap haru


"ohia, tapi anak kembar pak haru mana?"ucap tuan Alex.


Tiba tiba Sion dan suha datang dan langsung duduk dimeja makan.


"halo mama papa"ucap Sion dan suha


"halo sayang"ucap ruka


"kalian mau makan?"ucap haru


"iya papa"ucap Sion dan suha.


...


"mereka persis seperti papanya"ucap tuan Alex


"memang sama, tapi untuk sikap seperti mama mereka"ucap haru


"ayo mulai makan nanti dingin makanannya"ucap ruka.


mereka mulai makan dan tuan Alex tidak berhenti menatap ruka dan tanpa dia sadari handphone miliknya jatuh.


Sion turun dari tempat duduk dan mengambil handphone tuan Alex, tapi tidak sengaja dia melihat foto mamanya.


saat Sion ingin katakan tiba tiba dia teringat apa yang pernah katakan kalau saat sedang makan tidak boleh bicara. jadi dia tahan


beberapa menit kemudian selesai makan dan Sion menarik tangan haru.


"pak tunggu sebentar yah"ucap haru


"baik baik"ucap tuan Alex.


sampai di kamar Sion mengunci pintu agar tuan alex tidak dengar.


"ada apa jagoan papa"ucap haru


"tapi papa jangan marah yah"ucap Sion


"iya papa janji"ucap haru


"oke, tadi aku lihat foto mama di handphone om itu"ucap Sion


"maksud Sion apa"ucap haru


"iya papa Sion tidak berbohong saat Sion ambil handphone om itu yang jatuh Sion lihat foto mama"ucap sion.


"ia sayang nanti papa tanya om itu sebentar yah"ucap haru


"iya papa"ucap Sion.


Mereka berdua kembali kemeja dan haru menyuruh ruka dan anak anak masuk kamar saja.


tuan Alex dan haru pindah keruang kerja dan langsung membahas proyek mereka.


tanpa sadar hari sudah malam dan tuan Alex harus segera kembali karena ada urusan.begitu juga dengan haru dia ingin tuan Alex cepat pergi karena dia sangat marah.


"sayang kamu kenapa?"ucap ruka


"suruh anak anak masuk dulu"ucap haru


"Sion dan suha masuk dan tidur kan ini sudah malam"ucap ruka


...


"Sion lihat foto kamu di handphone tuan Alex"ucap haru


"apa kamu serius"ucap ruka


"iya sayang dan aku takut kamu diambil oleh laki laki tua itu"ucap haru


"sayang itu tidak akan terjadi, tapi aku seperti pernah melihatnya"ucap ruka


tiba tiba ruka teringat semuanya.


"ohia aku ingat dia yang aku ceritakan pada kamu waktu di kantor"ucap ruka


"yang ambil foto kamu diam diam"ucap haru


"ia sayang aku benar benci sama dia"ucap ruka


"dasar laki laki tua tidak tahu malu"ucap haru


haru ingin menghampiri tuan Alex tapi ditahan ruka.


"kamu mau kemana?"ucap ruka yang sedih


"aku ingin dia menjauh dari kamu"ucap haru


"janji jangan ada luka yah aku takut"ucap haru


haru pegang tangan ruka.


"aku janji tidak akan sayang"ucap haru


"baiklah hati hati yah"ucap ruka


"iya, jangan keluar sampai aku masuk"ucap haru


"iya sayang"ucap ruka.


haru langsung pergi dan ruka mengunci pintu itu.hau sangat marah sampai memanggil semua anak buahnya untuk mencari tuan Alex ke rumahnya.


sampai dirumah tuan alex ternyata dia sudah keluar negeri dan tidak tahu kapan balik lagi.saat dihubungi handphonenya mati.


saat ingin kembali haru melihat ada perempuan diatas dia langsung bertanya pada pembantu itu dan ternyata perempuan itu adalah kesayangan tuan Alex, bahkan tidak pernah keluar rumah seorang diri.


Dia langsung menyuruh anak buah membawah perempuan itu.


"lepaskan saya cepat nanti ayahku akan habisi kalian"ucap perempuan itu


"bukan aku yang dihabisi tapi ayahmu"ucap haru


"BAWAH MASUK DIA"ucap haru suara marah.


pembantu terus menangis karena tidak bisa berbuat apa apa, dia sudah coba menghubungi bossnya tapi tidak bisa.


~MARKAS HARU~


Haru tidak buat sesuatu yang kejam pada wanita itu hanya dikurung dalam kamar.


ditempat lain tuan Alex ternyata sedang di pesawat melarikan diri, tapi dia melupakan putri kesayangannya.


dia sudah mengetahui bahwa pasti haru akan tahu jadi dia melarikan diri pergi ke negeri orang dengan membawa semua berkas berharganya.


ditempat lain ruka cemas sudah larut malam tapi belum juga dengan terpaksa dia menelepon haru.


"Dring..dring.."suara telepon haru.


"halo sayang"ucap haru


"maaf yah aku ganggu kamu"ucap ruka


"kamu tidak mengganggu sama sekali"ucap haru


"oh,tapi kamu dimana kenapa belum pulang"ucap ruka


"sebentar lagi aku pulang yah kamu tidur duluan"ucap haru


"tidak, aku mau tunggu kamu sampai pulang"ucap ruka


"iya sayang"ucap haru


"iya..


Haru cepat cepat pulang dan menyuruh anak buahnya berjaga terus.


dia langsung masuk mobil dan berangkat karena dia tidak ingin ruka menunggunya apalagi belum tidur.


haru tahu ruka tidak tenang dan sekarang sedang cemas memikirkan haru.


tidak lama sampai dirumah ruka langsung menghampiri haru.


"sayang..."ucap ruka


"pelan pelan sayang"ucap haru


"kamu tidak apa apa kan tidak ada luka"ucap ruka


"sayang tenang yah aku baik baik saja"ucap haru


"kamu bikin aku panik tahu tidak"ucap ruka


"yasudah aku minta maaf dan sekarang kita kekamar karena aku harus bersih bersih"ucap haru


"iya sayang"ucap ruka.


haru yang melihat tenang dia merasa tenang juga...