Fell In Love With A Mafia Boss

Fell In Love With A Mafia Boss
KEMBALI LAGI



setelah semua yang terjadi haru sudah tenang karena akhirnya guru Wei tidak akan pernah muncul lagi di hadapannya termasuk di hadapan ruka.


hari hari berlalu dan haru melihat senyuman ruka lagi.


satu hari yang pagi mereka sedang makan bersama.


"sayang aku mau jujur sesuatu sama kamu"ucap ruka


"apa sayang"ucap haru


"eh begini sebenarnya aku..


belum selesai ruka berbicara tiba tiba haru mendapatkan telfon dari kantor.


"sayang maaf aku harus angkat telfon ini"ucap haru


"iya tidak apa apa sayang"ucap ruka


"makasih sayang"ucap haru.


setelah menerima telfon haru langsung berangkat kekantor karena ada meeting yang sangat penting.


saat dirumah kepala ruka tiba tiba pusing dan merasa mual.ruka sudah minum vitamin tapi pusingnya masih terasa.


sampai sudah larut malam saat ruka sedang duduk dengan anak anak tiba tiba dia berlari kekamar Mandi karena merasa mual.


dia sudah tidak sanggup untuk menahannya dengan terpaksa ruka pergi kerumah sakit mengantar anak anak juga.


~dalam perjalanan~


"mama kita mau kemana?"ucap Sion


"kita mau kerumah sakit sayang"ucap ruka


"mama sakit lagi"ucap Sion


"tidak sayang mama cuma mau ambil vitamin"ucap ruka


"aku pikir mama sakit"ucap Sion


"kamu jangan khawatir yah"ucap ruka.


akhirnya sampai dirumah sakit dan ruka langsung diperiksa dokter sedang Sion dan suha mencoba telfon ayah mereka.


"kakak kita telfon papa"ucap suha


"iya biar papa datang jemput kita"ucap Sion


Sion langsung menelfon haru yang masih ada di kantor dengan menggunakan telfon ruka.


"hallo sayang"ucap haru


"papa ini bukan mama haha"ucap Sion sambil tertawa


"mulai nakal yah"ucap haru


"maaf papa"ucap Sion


"ohia mama mana kenapa kalian bisa pegang hp mama"ucap haru


"aduh lupa, mama sedang di periksa om dokter papa"ucap Sion


"memangnya mama kenapa?" ucap haru


"aku tidak tahu, mama tidak bilang"ucap Sion


"oke, sakarang kalian dimana?" ucap haru


"kita dirumah sakit papa"ucap Sion


"Baiklah papa kesana sekarang"ucap haru.


haru langsung menghampiri ruka dirumah sakit karena takut terjadi sesuatu padanya.


diruangan rawat dokter masih mengecek keadaan ruka


"sudah berada hari ibu merasa pusing dan mual mual?"ucap dokter


"dari tadi pagi dokter"ucap ruka


"baiklah kita periksa sekarang yah"ucap dokter


"baik dokter"ucap ruka


sementara diruang tunggu haru sudah sampai dan langsung menghampiri anak anak dan bertanya diruangan mana ruka masuk.


anak anak lalu menunjukkannya pada haru.saat dia masuk ruka sementara diperiksa.


"sayang kamu kenapa bisa disini?"ucap ruka


"nanti saja aku jelaskan sebentar"ucap haru.


~dokter selesai~


"bagaimana keadaan istri saya dokter?" ucap haru


"tidak perlu khawatir istri bapak baik baik saja"ucap dokter


"terus kenapa dokter"ucap haru


"selamat ya istri bapak sedang mengandung"ucap dokter


mendengar perkataan itu haru tidak percaya dan sangat terkejut.


"dokter serius?"ucap haru


"saya serius dan sudah 3 Minggu"ucap dokter


"astaga aku tidak percaya ini"ucap ruka


"sayang terimakasih yah"ucap haru


"sama sama sayang"ucap ruka


"kehamilan ibu jaraknya berdekatan dengan anak pertama yang lahir kembar dan takutnya membahayakan bagi ibunya"ucap dokter


"kita harus bagaimana dokter?"ucap haru


"untuk saat ini baik baik saja tapi tiap bulan harus rajin kontrol"ucap dokter


"baiklah makasih dokter"ucap haru


"sama sama".


mereka langsung keluar dan haru langsung memeluk ruka dan mengucapkan terimah kasih karena menambah kebahagiaan dirumah.


begitu juga Sion dan suha langsung merasa senang karena mereka akan punya adik.


"sayang!"ucap haru


"apa sayang"ucap ruka


"pelan pelan jalannya dan kenapa pakai sepatu tinggi"ucap haru


"nanti dirumah aku ganti sepatu yah"ucap ruka


"janji yah"ucap haru


"iya aku janji sayang"ucap ruka


sampai dirumah haru tidak mengijinkan ruka melakukan pekerjaan yang berat.sampai tidak meninggalkan ruka sendiri dirumah


sampai dirumah ruka harus mempersiapkan makanan untuk anak anak dan suaminya.


"mama kita ganti pakaian dulu yah"ucap Sion dan suha


"jangan lupa selesai ganti turun dan kita makan bersama"ucap ruka


"pasti mama karena kita mau makan masakan mama yang paling enak di dunia"ucap Sion


"pintar anak mama"ucap ruka


saat anak anak keatas ruka cepat cepat pergi kedapur untuk memasak.


saat sedang memasak haru terkejut melihat ruka yang berdiri terlalu lama.


"sayang kamu mulai nakal sekarang yah"ucap haru


"astaga nakal apa"ucap ruka


"jangan terlalu lama berdiri nanti kamu lelah"ucap haru


"ini sudah selesai masakannya kamu tenang yah"ucap ruka


"ayo cepat duduk"ucap haru


"iya sayang ya Tuhan suamiku lebih jahat dari dokter"ucap haru Sambil tertawa


"aku dengar apa yang kamu bilang yah"ucap haru


"iya maaf sayang"ucap ruka


selesai semuanya mereka langsung makan karena semua sudah lelah dengan kegiatan masing masing.


saat dikamar ruka langsung tertidur karena kelelahan sedangkan haru masih sibuk dengan kerjanya sampai larut malam.


sampai hampir pagi ruka tiba tiba terbangun karena lapar.


"aduh..perutku"ucap ruka


haru yang mendengar itu sampai terbangun tiba tiba.


"kenapa sayang kamu sakit"ucap haru suara panik


"tidak sayang aku cuma lapar"ucap ruka


"kamu bikin aku panik sayang"ucap haru


"sayang lapar"ucap ruka


"mau makan apa"ucap haru


"nasi goreng yang pedas"ucap ruka


"tidak boleh yang pedas sayang"ucap haru


"tapikan..."ucap ruka


"tidak ada sayang"ucap haru


"iyadeh, tapi kamu yang buat yah"ucap ruka


"iya kamu tunggu disini dan jangan kebawah yah"ucap haru


"oke sayang ..


haru langsung kebawah membuat nasi goreng untuk ruka dan saat memasak haru tertawa karena kelakuan istrinya saat hamil.


selesai membuatnya haru langsung naik keatas dan melihat ruka sedang berdiri kearah jendela.


"sayang sedang apa kamu disini"ucap haru


"cuma ingin lihat keluar cantik dari sini"ucap ruka


haru langsung mengambil pakaian hangat untuk ruka.


"pakai ini nanti kamu masuk angin"ucap haru


"makasih sayang tunggu.."ucap ruka


"tidak aku harus tutup jendelanya"ucap haru


"iya iya, terus mana makanannya"ucap ruka


"duduk dulu ayo"ucap haru


"oke..


haru langsung memberikan pada ruka.


"kamu suka tidak?"ucap haru


"sangat suka ini enak"ucap ruka


"khusus buat kamu sayang"ucap haru


"makasih yah sayang"ucap ruka


haru yang melihat ruka makan dengan lahap dia merasa bahagia dia mempunyai istri seperti ruka.


tanpa haru sadari ruka sudah tertidur saat sedang makan.


"sayang ayo pindah ke tempat tidur"ucap haru suara pelan


"lelah kalau jalan sayang"ucap ruka


"nanti aku bantu"ucap haru


"ya sudah ayo"ucap ruka.


haru terus menggenggam tangan ruka saat sedang tidur..