
haru sedang menemani ruka dikamar agar dia tidak bosan dan ruka melihat ada panggilan dari yang bernama Joy tapi haru tidak menjawabnya.
drettt...drettt...
"angkat saja"ucap ruka dengan lembut
"tidak perlu dia tidak begitu penting"ucap haru
ruka langsung menanyakan siapa dia.
"memangnya siapa dia?"ucap ruka.
"dia sepupu ku dia tinggal di luar negri jadi kami jarang bertemu mungkin dia telfon sudah sampai di sini"ucap haru.
"kalau begitu kamu harus menjemputnya"ucap ruka
"tidak lama lagi pasti dia akan sampai"ucap haru dengan mengghela napas.
.
.
.
.
dia bernama JOYLAN biasa di panggil joy,dia 21 tahun dia cukup lama tinggal diluar negeri untuk studi.
Joy tampan kulit putih dan berambut hitam lurus dia sangat dekat dengan haru sampai tidak ada yang berani memukul haru selain dia.
dia datang untuk berkerja di kantor haru.
tiba di depan rumah haru
"Spada...spada.....
"aku masuk saja.
dia masuk dan melihat ada ruka yang sedang tertidur di sofa.
"halo siapa dia?pasti dia asisten rumah wah,bukannya kerja malah tidur"ucap Joy dengan jutek.
saat Joy mau membangunkan ruka tiba tiba haru datang.
"jangan buat kerusuhan dirumah saya"ucap haru
"tapi kamu biarkan pembantu ini"ucap Joy
"dia bukan pembantu tapi kekasih saya,paham!"ucap haru dengan santai.
dia terkejut karna dia tidak mengetahui itu.
"apa....."
"kamu tidak bilang padaku?"ucap Joy.
"untuk apa saya beritahu anda?"ucap haru
mereka berdua membiarkan ruka tidur dan mereka keluar untuk berbicara hal yang sangat penting.
"apa dia yang kamu cari selama ini"ucap Joy.
"benar,dan kondisi dia sekarang tidak sehat"ucap haru dengan sedih.
maksud kamu....
"dia mengalami beberapa kecelakaan dan itu membuat dia harus benar benar pulih jika tidak aku bisa kehilangan dia"ucap
Joy yang tidak mengetahui langsung mencoba menenangkan haru dan tiba tiba dia bersuara
"kenapa kamu tidak meninggalkannya atau kamu mau hidup seumur hidup dengannya?ucap joy
"aku tidak akan meninggalkan dia dalam keadaan apapun"ucap haru.
saat mereka diluar ruka tiba tiba memanggil haru
"haru kamu ada di mana?ucap ruka sambil berteriak.
"aku harus masuk ruka mencari aku"ucap haru
"aku disini,kamu perlu sesuatu?ucap haru
"tidak aku pikir kamu pergi jadi aku cari"ucap ruka.
tiba tiba Joy pun masuk.
"hai Kaka ipar"ucap Joy sambil tersenyum.
"siapa dia"ucap ruka sambil berbisik pada haru..
"dia yang aku ceritakan tadi"ucap haru
mereka berdua berkenalan Joy tidak pernah melihat ruka tapi dia sering mendengar haru bercerita tentang ruka.
dia merasa kagum pada haru yang menunggu ruka begitu lama tapi setelah bertemu malah seperti ini.
haru berpikir untuk memberikan tanggung jawab kantor pada Joy.
"Joy kamu ambil tanggung jawab dan tidak usah berdebat"ucap haru
"baiklah"ucap Joy
"kenapa tiba tiba"ucap ruka.
"aku akan fokus menjaga kamu aku tidak mau meninggalkan kamu walaupun cuma kekantor"ucap haru.
tiba tiba suara telfon haru berbunyi
"drettt..drettt...
"boss kami sudah tahu siapa yang menyuruh perempuan itu"ucap anak buahnya.
"saya akan segera kesana"ucap haru
"cantik aku ada urusan cuman sebentar dan kamu jangan kemana mana"ucap haru
"baiklah"ucap ruka
"Joy kamu keluar tidak boleh tinggal disini,ayo keluar"ucap haru
harupun sampai di tempat perempuan itu disekap.
"boss tadi telfon perempuan itu berbunyi dan dia berusaha mematikannya untung kami langsung merampasnya"ucap anak buahnya.
"lalu siapa?ucap haru"
"boss ingat klien yang boss tolak untuk kerja sama?dia lah yang menyuruhnya dan bahkan untuk membunuh kekasih boss".
"ternyata dia,malam nanti kita bertemu di tempat ini dan panggil yang lain"ucap haru.
malam pun tiba...
"semua sudah siap boss"ucap haru..
"ayo berangkat sekarang"
mereka semua sampai dan membawa perempuan itu.
"hallo pak"ucap haru sambil tertawa.
"untuk apa kamu datang kesini"ucap pria itu.
"jangan berburuk sangka saya hanya mengembalikan perempuan yang anda suruh itu"ucap haru
haru pergi keluar kantor dan masuk kemobil.dia langsung perintahkan anak buahnya
"jangan ada yang tersisa dan jangan biarkan dia keluar dari api itu"ucap haru
anak buahnya langsung membakar gedung itu tanpa ada yang tersisa termasuk kedua orang itu.
saat haru sedang menyaksikan kebakaran itu ruka tiba tiba telfon
"halo haru kamu dimana?ucap ruka
"aku bersama teman ku ada apa?ucap haru
"maaf kalau ganggu,tapi kamu jangan marah"ucap ruka
"memang apa?ucap haru
"begini kamu kan tadi keluar terus aku mau makan diluar jadi aku pergi sendiri"ucap ruka.
"kamu kenapa tidak telfon"ucap haru
"aku telfon kamu tapi kamunya tidak angkat,maaf yah"ucap ruka
"terus sekarang kamu dimana?"ucap haru
"aku lagi tunggu taksi mau pulang"ucap ruka
"jangan naik taksi aku akan jemput kamu"ucap haru
haru dengan cepat menjemput ruka.dia pun sampai di tempat ruka menunggu yang ternyata ada 2 laki laki yang sedang duduk dengan ruka.
"akhirnya kamu datang juga"ucap ruka
"pergi kalian dari sini"ucap haru
...****************...
"kamu kenapa?"ucap ruka.
"mau hajar mereka beraninya dekat dekat sama kamu"ucap haru
"sudah tidak usah kita pulang saja"ucap ruka
"ayo masuk mobil"ucap haru
mereka berdua pun pergi dan percakapan dalam mobil
"kamu yah pergi tidak bilang"ucap haru
"aku tadi telfon tapi kamu tidak angkat"ucap duka
"kan bisa tinggu aku baru kita pergi sama sama"ucap haru
"kalau tunggu kamu sudah habis,tadi saja aku datang cuma dapat satu sedih tau"ucap ruka
"kamu bikin khawatir saja nanti aku pesan banyak buat kamu"ucap harus"jangan banyak banyak 2 aja"ucap ruka.
haru yang melihat ruka dia merasa senang dan kalau yang lain ingin banyak tapi dia tidak mau kebaikan ruka hati yang tulus tidak dendam pada orang lain itu yang membuat haru sangat mencintainya.
ruka tidak tahu bahwa dia begitu panik karna ruka keluar seorang diri dan takut terjadi sesuatu padanya.
mungkin haru dia jujur tentang masa lalunya tapi dia tidak jujur tentang siapa dia dan pekerjaan dia sebenarnya,tapi ruka sudah begitu yakin padanya dan hanya ingin dia pulang tanpa ada luka sekecil apapun dan itu membuat haru sangat mencintainya dan juga janji tidak akan ada luka.
mereka berdua tiba di rumah dan ruka sudah tertidur.
"kamu pasti lelah"ucap haru dengan pelan
haru membawa dia kekamar dan membiarkan dia istirahat tapi tiba tiba dia terbangun
"kamu mau kemana?"ucap ruka
"aku mau bersih bersih dulu"ucap haru
"jangan lama lama"ucap ruka
"ia cantik"ucap haru sambil tertawa.
saat haru sedang mandi ada seseorang bertopeng di balik jendela dan ruka mencoba melihatnya tanpa menggunakan kursi roda.saat dia luar melihat tidak ada orang tapi saat ruka melihat kebawah ada seseorang dibelakangnya untuk mendorong dia.
ruka langsung berteriak
"tolong..aku uhuk uhuk..
haru langsung keluar dan penjahat itu melompat dan pergi begitu saja.
"kamu tidak apa apa"ucap haru dengan panik.
"leher ku sakit haru"ucap ruka
"sudah jangan menangis lagi"...
ruka langsung tertidur dan haru merasa marah.
"akan kubunuh kau dengan tanganku sendiri"