
haru terus menunggu ruka sadarkan diri.
malam itu haru sangat marah sampai dia hampir mencekik salah satu anak buahnya.
"AHA..hah boss tolong lepaskan"ucap anak buah itu
"heh sial.. mencari 1 wanita saja kalian tidak bisa"ucap haru suara marah
"maafkan kami boss"ucap beberapa anak buah
"pergi kalian"ucap haru
"eh..maaf kalau saya lancang tapi itu dompet siapa boss"ucap salah satu anak buah
"oh itu..tunggu aku lupa dompet ini jatuh dari wanita gila itu"ucap haru
"kita bisa mencari dia lebih mudah boss"ucap salah satu anak buahnya
"jangan.. kalian jangan menangkap dia"ucap haru suara tertawa
"tapi kenapa boss"ucap mereka
"keluar sekarang kalian akan tahu besok pagi"ucap haru
.........
haru membongkar isi dompet wanita itu dan melihat fotonya bersama orang tuanya.
dia seperti mengenal kedua orang itu tapi tiba tiba ruka terbangun
"aduh kepalaku sakit"ucap ruka
"sayang kamu sudah sadar..tunggu sebentar aku ambilkan air"ucap haru
...
"terima kasih ya"ucap ruka
"sama sama sayang"ucap haru
ruka melihat foto yang di pegang haru dan ternyata ruka mengenal kedua orang tua itu
"foto siapa itu"ucap ruka
"ini aku temukan di parkiran tadi"ucap haru
"sayang....aku mengenal kedua orang tua ini"ucap ruka
"kamu tidak bercanda kan"ucap haru
"tidak aku serius sayang"ucap ruka
"dimana ceritakan"ucap haru
"benar..mereka pernah datang di pernikahan kita dan memberi hadiah tapi saat aku buka hadiahnya foto aku yang penuh cairan berwarna merah"ucap ruka
"tidak salah lagi"ucap haru
"maksud sayang apa"ucap ruka
"bukan apa apa sekarang kamu istirahat ini sudah malam"ucap haru
"kamu tidur juga"ucap ruka
"iya aku akan pegang tangan kamu"ucap haru
.........
saat itu juga haru akan membuat wanita itu datang dengan sendirinya lewat orang tuanya.
pagi tiba...
saat haru dan ruka bangun mereka sudah melihat Sion dan suha dikamar mereka sedang tidur dan memegang tangan haru.
"sttttttt nanti mereka terbangun"ucap ruka
"tangan ku keram sayang"ucap haru
"lepas pelan pelan"ucap ruka
"hah... akhirnya ayo keluar biarkan mereka tidur"ucap haru
"ayo..
ruka pergi membuatkan haru Sarapan dan haru bersiap untuk keluar.
tidak lama haru siap beserta sarapannya dan langsung makan.
"sayang aku mau bertemu klien sebentar"ucap haru
"iya sayang hati hati ya"ucap ruka
"love you sayang"ucap haru
"love you to sayang"ucap ruka
haru pergi dan dia tidak pergi kekantor ataupun bertemu klien malahan pergi kerumah orang tua wanita itu.
didalam mobil haru mengatakan pada anak buahnya untuk jangan sampai orang disekitar curiga.tidak lama mereka sampai
"kita sampai semua turun""ucap haru
boss tunggu disini saja biar kami yang masuk"ucap salah satu anak buah
"tidak saya harus masuk"ucap haru
"baiklah boss".
haru masuk rumah itu dan kedua orang tua itu terkejut dengan kedatangan haru dan seolah tidak ada masalah apa apa
"kami sudah lama menunggu kedatangan kamu kemari dan kami yakin kamu pasti menyesal menikah dengan wanita jelek itu"ucap ibu wanita itu
"benar kami akan menerima kamu lagi"ucap ayah wanita itu
"tahan mereka berdua"ucap haru pada anak buahnya
"hah tunggu apa maksud kamu! jangan kurang ajar pada kami ya"ucap mereka berdua
"saya akan lebih kejam jika kalian bisa berhenti menghina istriku apagi mencoba menyentuhnya"ucap haru
"ta..tapi kami tidak menyentuhnya"ucap ibu wanita itu
"tidak kata kalian! anak kalian itu mencoba membunuh istri saya dan bahkan mengancamnya"ucap haru
"kami mohon maaf lepaskan kami"ucap kedua orang tua itu
dan haru perintahkan anak buahnya untuk ambil semua harta berharga mereka bahkan Surat rumah dan perusahaan sampai tidak ada yang tersisa.
"sudah semua?"ucap haru
"sudah boss"ucap semua anak buah
"baiklah bawah mereka kemarkas"ucap haru
"lepaskan kami tolong.. lepaskan tolongg"
haru dan anak buahnya membawa kemarkas atau rumah lama mereka dan kedua orang tua itu melihat haru menjual rumah itu pada orang lain.
"ini belum ada apanya dibandingkan rasa takut istri saya dan rasa sakitnya"ucap haru
"apa mau anda sebenarnya"ucap kedua orang tua itu
"mau saya anak kalian muncul dihadapan saya dan bersujud meminta kebebasan kalian"ucap haru
di tempat lain wanita itu pulang rumah dan dia masuk rumah tapi pemilik baru mengusirnya dia bingung kenapa ada orang lain
"siapa kalian! dimana orang tua ku"ucapnya
"saya pemilik baru rumah ini"
"rumah ini tidak dijual kalian pergi dari sini"ucap wanita itu
"kamu yang harus pergi ini"
"siapa yang menjual rumah ini"ucap wanita itu
"boss haru dia yang menjual pada kami"ucapnya
wanita itu langsung terkejut dan menelfon ayah dan ibunya.
benar saja wanita itu menelfon mereka dan haru yang menjawab.
"ayah kenapa ayah menjual rumah kita"ucapnya
"kamu senang atau sedih"ucap haru
"siapa kamu! dimana ayah dan ibuku JAWAB"ucsp wanita itu dengan takut
"hahaha ayo selamatkan mereka"ucap haru
"apa yang kamu inginkan"ucap wanita itu
"kamu datang padaku"ucap haru
"baiklah saya kesana kirim lokasi kalian"ucap wanita itu
setelah haru mengirim lokasinya tidak lama wanita itu Sampai dan saat dia melihat haru dia terkejut sampai gemetar
"ka..ka kamu kan"ucap wanita itu
"iya benar saya suami dari wanita yang kamu lukai"ucap haru
"jangan mendekat PERGI KAMU!"ucap wanita itu suara takut
"mau melihat kedua orang tua kamu"ucap haru
"mana mereka"..
"KELUARKAN MEREKA"ucap haru pada anak buahnya
wanita itu mau menghampiri tapi ditahan anak buah haru dia begitu takut sampai memohon di kaki haru untuk bebaskan kedua orang tuanya.
tapi haru tidak sebodoh itu dia menjebak mereka dengan mengatakan semua kejahatan mereka tanpa disadari direkam oleh anak buah haru.
tidak lama langsung ramai di berbagai sosial media sampai tv besar.
haru langsung melepaskan mereka semua karena pasti mereka tidak punya apa apa lagi dan haru menyuruh anak buahnya untuk memastikan tidak ada orang yang membantu keluarga itu.
setelah semua selesai haru langsung pulang karena hari sudah sore dan pasti ruka khawatir padanya.
dia langsung naik mobil dan benar saja ruka langsung menelpon dan haru tersenyum
"sayang kamu sudah makan"ucap ruka
"aku pulang makan dirumah sayang"ucap haru
"yasudah aku tunggu ya"ucap ruka
"iya sayang"ucap haru.
haru pulang tidak lama sampai dirumah dan istri dan anaknya sudah menunggu didepan pintu
"papa.."ucap Sion dan suha
"iya sayang bagaimana sekolah kalian tidak nakal kan"ucap haru
"tidak pa tapi adik punya sesuatu untuk papa"ucap Sion
"apa itu papa sudah tidak sabar"ucap haru
"ini papa tadi disekolah ibu guru suruh gambar orang yang paling kita sayang dan aku gambar papa"ucap suha
"bagus sekali papa akan simpan ini dan kakak buat apa?"ucap haru
"sama pa tapi aku berikan untuk mama"ucap Sion
"anak anak papa dan mama sudah pintar"ucap haru
"heh makasih papa mama ucap Sion dan suha
..
setelah berbincang mereka langsung masuk karena haru sudah begitu lapar belum makan.
saat sedang makan ruka memberitahu haru tentang berita tadi dia tidak menyangka mereka berbuat jahat,tapi ruka merasa kasihan pada keluarga itu
haru sangat terkejut karena ruka kasihan pada keluarga itu dan bahkan ruka tidak membencinya.
"sayang jangan kasihan pada orang yang seperti itu"ucap haru
"itu bisa kulakukan tapi aku tidak mau semua itu"ucap ruka
"Hati kamu begitu lembut sayang"ucap haru
"makasih sayang"ucap ruka
ketakutan haru dari dulu tidak pernah hilang.dia begitu takut kehilangan ruka bahkan sampai ruka sakit sedikit pun haru takut