
beberapa hari berlalu haru ada pertemuan klien besar dan haru harus menghadiri pertemuan itu.
disisi lain haru tidak mau meninggalkan ruka dan anak anak,tapi ruka meyakinkan dia untuk pergi karena ruka tidak mau egois
1 hari sebelum pertemuan...
disiang hari ruka sedang menonton bersama anak anaknya tiba tiba haru datang
"seru sekali nontonnya"ucap haru
"iya papa seru dan sangat Lucu hahaha"ucap Sion dan suha
"hemm papa punya hadiah buat Sion dan suha"ucap haru
"hadiah apa yahh"ucap ruka
"apa itu papa"ucap Sion
"tutup mata dulu"ucap ruka
"baiklah..sudah pa"ucap Sion dan suha
ternyata haru memberikan kalung yang sudah lama disimpan haru dan ruka
"tada.. surprise"ucap haru
"wahh ini buat kita papa"ucap Sion dan suha
"iya Karena anak anak papa sudah hebat dan berani"ucap haru
"makasih papa mama"ucap Sion dan suha
"kalung ini harus disimpan yahh..ini memang tidak mahal tapi ingat adalah pemberian papa dan sangat berarti kalau kakak atau adik menghilangkan atau tidak memakainya nanti papa akan sedih"ucap ruka
"iya kakak janji akan terus dipakai"ucap Sion
"adik juga janji"ucap suha
"oke,sekarang lanjut nonton mama mau kedapur"ucap ruka.
ruka langsung kedapur membuat susu untuk Sion dan suha dan haru mengikutinya
"sayang tolong Carikan setelan untuk dipakai besok malam"ucap haru
"aku bawah dulu susu ini ke anak anak ya "ucap ruka
"baiklah aku tunggu di atas"ucap haru
haru langsung keatas dan ruka berikan susu untuk anak anak
"sayang ini susunya dan mama mau keatas jangan buka pintu kalau ada yang panggil terusss.."ucap ruka
"panggil mama jangan buka sendiri"ucap Sion dan suha
"baguss"ucap ruka
setelah itu dia keatas dan ternyata ruka sudah membelikan setelan untuk haru karena dia tahu ini acara penting
"ini buat kamu"ucap ruka
"kamu serius?"ucap haru
"iyalah terus buat siapa lagi sayang"ucap ruka
"iya juga yah"ucap haru
"dasar kamu"ucap ruka suara tertawa
...... ......
beberapa menit mereka langsung kebawah dan Sion dan suha tidak ada haru dan ruka begitu panik langsung cari
sayang dimana mereka"ucap haru
"tunggu..mereka tidak mungkin keluar tanpa kasih tahu
"astagaa"ucap haru
"aku tahu dimana anak anak kamu"ucap ruka
haru dan ruka kedapur dan ternyata benar Sion dan suha sedang makan makanan di kulkas
"sayang kamu ingat mereka seperti saat kamu mengandung mereka dan melakukan hal seperti itu"ucap haru
"iya aku ingat astagaa "ucap ruka
"hahahaha sangat lucu"ucap hstu
"ehemmm
"eh eh aduh kakak ihh kakak ada mama"ucap suha
"ha aduh ketahuan"ucap Sion
"enak makannya"ucap ruka
"sangat enak"ucap Sion dan suha
"dasar kalian yah..ayo waktu mandi"ucap ruka
"hahahaha"suara tertawa haru
ruka langsung mengantar anak anak kekamar mandi untuk bersih bersih dan haru yang melihat itu tertawa bahagia.
hari sudah malam dan diluar hujan Sion dan suha takut tidur sendiri lalu mereka tidur dikamar haru dan ruka
"mama papa takut"ucap Sion dan suha
"kakak sama adik mau tidur disini"ucap haru
"boleh kan pa"ucap Sion
"boleh sayang papa sama Mama tidak marah"ucap Sion
"ya sudah ayo tidur ini sudah malam"ucap ruka dan haru
"ayo..."ucap Sion dan suha
Sion dan suhal langsung tertidur bersama haru dan ruka.
tiba hari dimana haru harus pergi pertemuan klien walaupun sebenarnya dia tidak ingin meninggalkan ruka dan anak anaknya dirumah.
tiba pagi hari dan ruka sudah bangun menyiapkan perlengkapan sekolah Sion dan suha sampai sarapan dan bekal mereka.
saat haru bangun dia kaget karena rumah sudah rapi sampai sarapan sudah siap.
"pagi sayang"ucap haru
mereka langsung sarapan.setelah sarapan ruka dan haru mangantar anak anak sekolah.
"mama papa kita masuk kelas dulu yah"ucap Sion suha
"iya belajar baik baik ya dan jadi anak baik"ucap ruka
"siap mama...dada papa mama"ucap Sion dan suha
"dada juga sayang"ucap Sion dan suha
ruka dan haru langsung balik kerumah...
"sayang kamu pergi jam berapa"ucap ruka
"jam 07:00 malam sayang ada apa"ucap haru
"oh tidak apa apa"ucap ruka
"sayang aku tidak usah pergi yah"ucap haru
"jangan inikan penting buat kamu"ucap ruka
"tapi sayang.."ucap haru
"aku tahu..aku dan anak anak akan baik baik saja sayang"ucap ruka
"baiklah aku pergi demi kamu sayang"ucap haru
selesai itu hari pergi ke kantor dan ruka membersihkan kamar Sion dan suha.
tanpa sadar hari sudah malam dan haru akan segera pergi ke pertemuan.
"sayang kamu sudah siap"ucap ruka
"sebentar lagi sayang..tapi tolong aku"ucap haru
"ada apa"ucap ruka
"ini tolong dasi aku"ucap haru
"sini"ucap ruka
selesai itu ruka menyuruh haru segera pergi karena pasti acaranya akan segera dimulai.
"ayo sayang nanti kamu terlambat"ucap ruka
"tunggu ada yang lupa kayanya"ucap haru
"apa nanti aku ambilkan"ucap ruka
"pelukan"ucap haru tersenyum
"dasar kamu"ucap ruka
"selesai berpelukan"
"hati hati yah aku tunggu dirumah"ucap ruka
"dah sayang aku tidak akan lama"ucap haru
haru langsung pergi ke pertemuan didalam mobil haru memegang laptop dan sedang melihat cctv dirumahnya dan ternyata sedang memantau ruka dan anak anak.
ada anak buahnya juga yang menjaga ruka dirumah karena haru bisa melakukan apapun demi keamanan ruka dan anak anak.
didalam mobil anak buahnya mengatakan bahwa musuh besar haru datang juga di acara itu tapi haru tidak khawatir dan musuh itu mengharapkan haru datang dengan istrinya hal itu yang membuat haru marah dan untungnya terus memantau cctv rumah.
haru sampai di sebuah hotel tempat pertemuan klien besar dan haru turun melihat seorang wanita sedang menghampirinya tapi haru menolak
"pergi dan jangan menyentuh saya"ucap haru pada perempuan itu
ternyata perempuan itu anak dari salah satu klien besar
"kamu berani menolak anak saya"ucap Klien itu
"saya sudah punya istri dan anak"ucap haru
"saya bisa berikan kamu apapun asal ceraikan istri kamu itu"ucap klien itu
"anda berikan nyawa pun itu dan akan terjadi"ucap haru
"dasar kurang ngajar saya akan buat anda bangkrut"ucap klien itu
"silahkan kalau bisa"ucap haru
haru langsung masuk dan duduk tanpa berbicara dengan siapapun tapi musuh besar haru datang
"untuk apa anda kemari"ucap musuhnya
"itu bukan urusan anda"ucap haru
"sayang sekali anda tidak datang bersama istri anda"ucap musuhnya
"anda pasti tahu berita salah satu perusahaan yang bangkrut besar"ucap haru
"ia dia adalah saudara saya"ucap musuhnya
"kamu tidak tahu berurusan dengan siapa"ucap haru suara bersisik
musuh haru langsung terdiam dan sangat marah tapi haru tertawa.
musuhnya ingin menampar haru tapi tidak bisa
"jangan macam macam saya bisa buat lebih kejam dari itu"ucap haru
"akan kubalas kamu"ucap musuh haru
setelah beberapa jam haru langsung masuk mobil dan pulang karena dia sudah khawatir.
tidak lama haru sampai dirumah dan dia berlari kekamar melihat istri dan anak anaknya,tapi untungnya mereka aman dan sudah tertidur
"sayang kamu sudah pulang"ucap ruka
"iya sayang"ucap haru
"bersih bersih dulu nanti aku buatkan makanan"ucap ruka
"tidak usah aku sudah makan kamu lanjut tidur saja"ucap haru
"iya sayang.. selamat malam sayang"ucap ruka
"selamat malam juga"ucap haru
untungnya kekhawatiran haru tidak terjadi...