Fell In Love With A Mafia Boss

Fell In Love With A Mafia Boss
PILIHAN



Suara telfon haru berbunyi~


"dringg...dringg..


"halo ada apa? ucap haru dengan berjalan keluar.


"boss disini ada masalah"ucap salah satu anak buah.


"saya akan kesana"


haru langsung berpamitan pada ruka dan pergi untuk melihat keadaan di markas besar dia pun tiba.


dia begitu terkejut karena melihat foto ruka penuh dengan darah


"siapa yang mengirim ini"ucap haru dengan marah.


"ini kami temukan di depan rumah boss"ucap anak buahnya.


"Plakk..plakkk"


"kalian tidak tahu siapa pengirimnya? cari dia atau tidak kalian kubunuh sekarang"ucap haru dengan marah.


"ayo berangkat"~


haru emosi orang yang mengirim ini dengan berani melakukan itu tapi dia terpikir dia meninggalkan sendiri ruka dirumah.dia langsung pulang tanpa berpikir panjang.


ditempat lain ruka sedang menonton tv tiba tiba suara bell pintu


"Ting...Ting..


"sebentar"ucap ruka dengan berjalan keluar.


"akan ku bunuh kamu sekarang"ucap manusia bertopeng


"A..apa maksud kamu"ucap ruka suara takut.


manusia bertopeng itu mencekik leher ruka sampai dia tidak bisa bernafas


"To..tolong lepaskan tanganmu"ucap ruka


"tidak akan"ucapnya


"ahhh tolong aku ti..uhuk tidak bisa bernafas"


haru pun tiba dan berlari kedalam saat dia masuk dia Melihat orang bertopeng itu sedang mencekik ruka.


dia langsung menarik orang bertopeng itu dan menyelamatkan ruka.


"kamu tidak apa apa"ucap haru


"hahh aku tidak bisa bernafas tadi haru hikss..hikss"ucap ruka suara menangis


"ayo kekamar dan aku obati"ucap haru


"Hikss...hiksss"~


"maafkan aku meninggalkan kamu sendiri tadi"ucap haru dengan memeluk ruka


"lain kali jangan Tinggalkan aku Hikss..hikss"ucap ruka


"akan kubunuh kau dengan tangan ku sendiri"ucap haru dalam hati


haru saat itu ingin marah tapi tidak mau memperlihatkan pada ruka dan membuat dia takut.


"ayo tidur ini sudah malam"ucap haru


"tapi kamu jangan pergi ya"ucap ruka


"aku akan disini bersama kamu"ucap haru


sepanjang malam ruka tidak melepaskan tangan ruka tapi haru lapar saat dia mau melepaskan tangannya rukapun terbangun


"kamu mau kemana"ucap ruka


"aku mau makan di bawah maaf kamu jadi terbangun"ucap haru


"kalau begitu aku temani saja"ucap ruka


"tapi aku kamu harus istirahat"ucap haru


"aku takut sendiri ya aku mohon"ucap ruka


"baiklah"


mereka turun langsung makan~~


"haru pelan pelan kalau dia muncul tiba tiba bagaimana" ucap ruka


"ada aku dia tidak akan berani ganggu kamu"ucap haru


saat haru sedang makan tiba tiba salah satu anak buahnya menelfon


dringg...dringg..


"ada kabar apa sampai tengah malam begini?" ucap haru


"kami sudah temukan pelakunya" ucap salah satu anak buah.


"aku akan segera kesana" ucap haru.


hmmm ehh..


"kamu mau kemana?" ucap ruka suara pelan


"aku ada urusan" ucap haru


"aku ikut" ucap ruka


"tapi ini sudah malam"ucap haru


"aku janji tidak akan turun dari mobil"ucap ruka


"oke,tapi pakai jaket supaya tidak kedinginan"ucap haru


"sebentar aku ambil"ucap ruka dengan berlari..


"jangan lari"ucap haru


dan mereka berdua pun pergi berapa lama kemudian sampai dan ruka sudah tertidur


"aku keluar sebentar"ucap haru dengan mencium kening ruka


haru keluar menghampiri mereka...


saat pelaku di bawah keluar dia terkejut karna dia adalah teman ruka yang dia cerita waktu itu dan pernah datang menghampiri ruka.


"kamu...kamu.. wah sungguh tidak terduga"ucap haru


"kamu sudah mengambil ruka dariku"ucapnya


"aku...dari dulu ruka tidak menyukai dirimu dan hanya menganggap hanya sebagai teman"ucap haru


"tapi aku mencintainya"ucapnya


"hah sudah saya tidak peduli padamu"ucap haru


"kamu akan membunuhku? memangnya berani"ucapnya


"kamu pikir saya tidak berani. kamu sudah melukai calon istriku dan masih berani bertanya seperti itu?" ucap haru


"akan kubunuh calon istrimu agar dia tidak bisa bersamamu"ucapnya.


"habisi dia dan markas ini"ucap haru


"tolong ampuni saya..to..longgggg"


haru kembali dalam mobil dan ruka sudah terbangun


"kamu kenapa bangun"ucap haru


"aku dengar suara orang teriak tadi"ucap ruka


"aku salah dengar ayo tidur lagi"ucap haru


haru mencium kening ruka dan berkata dalam hati tidak akan ada lagi yang menyakitimu jika ada akan kuhabisi mereka.


sampai dirumah....


"ayo kita kekamar biar aku gendong"ucap haru


"sudah aku saja"ucap haru


mereka berdua kekamar dan beristirahat.


tidak ada yang bisa menyakiti ruka karna haru akan membuat hidupnya menderita.


kebahagiaan ruka adalah kebahagiaan haru dan rasa sakit ruka juga rasa sakit haru.d


satu Minggu berlalu...


persiapan pernikahan sudah mulai di persiapkan tapi kesedihan di wajah ruka tidak bisa berbohong dia tidak punya siapa siapa disini.


"kamu kenapa sedih?" ucap haru


"aku tidak punya siapa siapa disini takutnya keluarga kamu tidak setuju"ucap ruka suara sedih


"itu tidak akan terjadi,kamu ada aku"ucap haru


"tapi masih bisa ko haru" ucap ruka


"maksudnya?" ucap haru


ehhhh


"kamu masih bisa cari wanita yang punya keluarga bahkan punya harta"ucap ruka


"aku tidak mau,berapa kali aku bilang aku tidak mau aku cuma mau kamu"ucap haru


"tapikan"ucap ruka suara sedih


"kalau sekali lagi kamu bicara seperti itu aku akan bunuh diri"ucap haru dengan pegang pisau


"baiklah aku janji tidak akan lagi"ucap ruka


haru langsung memeluk ruka dan meyakini dia tidak akan di permalukan nanti dan itu tidak akan terjadi.


haru membujuk ruka dengan pergi melihat gaun pengantin


"ayo kita pergi melihat gaun pengantin kamu"ucap haru


"baiklah ayo"ucap ruka


sampai mereka berdua di toko gaun pengantin


"haru aku akan pakai gaun yang kamu pilih"ucap haru


"kamu serius?" ucap haru


"ia ayo cepat"


ada satu gaun yang dipilih dan dan ruka langsung menyukainya tapi pelayan di toko bersuara


"pak masih banyak gaun yang lain bisa dicoba juga"ucap pelayan


"tidak,hanya itu gaun yang tertutup lain sangat terbuka "ucap haru


"itu bagus pak"ucap pelayan


"saya tidak calon istri saya dilihat orang lain karna gaun terlalu seksi paham!"ucap ruka


"hahahaha....


"sudah ayo pulang"ucap ruka


"baiklah ayo"ucap haru..


......................


saat di mobil ruka tertawa sampai tidak berhenti tapi disisi lain haru yang melihat ruka tertawa begitu tenang karena bisa melihat ruka tertawa lepas tanpa mengingat kejadian buruk yang menimpa dirinya.


tiba dirumah ...


keluarga besar haru ada dirumahnya


"ini wanita yang akan kamu nikaji"ucap tantenya.


"ia benar"


"hahahaha...suara tertawa saudara haru


"masih banyak wanita cantik diluar sana tapi kamu mau wanita murahan seperti ini"ucap sepupunya


"ditambah wanita sakit sakitan"ucap tantenya


ruka berusaha menahan kesedihannya tapi dia tidak bisa tahan lagi.dia permisi pada saudara haru karna dia akan kekamar


"saya permisi dulu"ucap ruka sambil berlari


dia berlari dan mengunci pintu kamarnya dan menangis mendengar apa yang dikatakan saudara haru padanya.


"aku memang wanita murahan sakit sakitan aku memang tidak cocok dengan haru"ucap ruka suara menangis


"Hikss....hikss


"ruka..cantik tolong di buka"ucap haru


ruka langsung membukakan pintu


"aku kan sudah bilang aku tidak cocok sama kamu"ucap ruka suara menangis


"itu tidak benar kamu tidak usah pedulikan omongan mereka"ucap ruka


"kamu tenang"ucap haru


"baiklah kamu keluar aku mau tidur ini sudah malam"ucap ruka


beberapa jam haru kembali kekamar untuk membangunkan ruka untuk makan tapi,


"ruka ayo bangun dulu kamu belum makan apa apa..


tiba tiba haru melihat wajah ruka begitu pucat


"ayo kita kerumah sakit"ucap haru


"tidak perlu aku disini saja"ucap ruka suara pelan


"tidak ayo kita pergi"ucap haru


"tolong aku disini saja"ucap ruka


"kamu kenapa begini"ucap haru


"aku ingin mengakhiri semua ini agar kamu tidak di persalahkan karna menikah dengan kamu"ucap ruka


"kamu jangan seperti aku tidak mau kehilangan kamu"ucap haru


ehem ehem..


haru mengambil obat ruka dan memberikan padanya agar bisa diminum dan ruka langsung tidur.


dia pergi kebawah dan semua saudaranya melihat kearahnya


"pergi kalian semua dari rumahku sekarang"ucap haru dengan emosi


"kamu berani usir kami?"tantenya


"cepat pergi atau kubuat kalian pergi tanpa nyawa"ucap haru


dan semua saudaranya pergi dan tak pernah kembali lagi.


besok paginya...


"kemana saudara kamu?"ucap ruka


"mereka sudah kuusir"ucap haru


"tapi kenapa?"ucap ruka


"karna mereka aku hampir kehilangan kamu"ucap haru


"aku minta maaf yah semua ini karna salah aku"ucap ruka


"kamu tidak perlu minta maaf ini bukan salah kamu"ucap haru.


saat itu haru begitu marah karena penghinaan saudara nya terhadap ruka dia hampir kehilangan ruka.karna kebahagiaan haru hanya ruka saja tidak ada yang lain