Fell In Love With A Mafia Boss

Fell In Love With A Mafia Boss
DIPERSATUKAN



tibalah saat dimana kebahagiaan yang haru tunggu akhirnya tiba.


hari dimana mereka berdua memiliki satu sama lain.


perjalanan dimulai pagi hari...


dirumah mereka sudah begitu ramai dengan parah tamu undangan yang berdatangan dan di dalam kamar ruka sedang bersiap.


"aduh..kenapa jadi gugup begini?" ucap ruka


"itu hal biasa dalam hari spesial"ucap perias


"kalau begitu kalian ke bawah duluan"ucap ruka


"baiklah...


dikamar ruka sedang makan karna merasa gugup dan haru sudah menunggu lama tapi dia belum turun juga.


karna merasa khawatir dia bertanya pada perias dan dia ada dikamar haru langsung menjemputnya.


"tokkk..tokkk


"masuk pintu tidak di kunci"ucap ruka


haru terpanah dengan kecantikan ruka sampai tidak bisa bicara.


"haru..hmmm sayangg"ucap ruka


"ohh ada ap"ucap haru


"kamu yang ada apa tiba tiba diam atau aku jelek ya?"ucap ruka


"siapa bilang,kamu sangat sangat cantik"ucap haru


"hehe"ucap ruka suara tertawa


mereka berdua turun kebawah dan semua orang terpanah dengan kecantikan ruka.


"dia sangat cantik"..


..."aku tidak percaya ini......


"wahhh..


haru dan ruka maju ke depan dan mengikrarkan janji dan memakaikan cincin setelah itu tanda cinta..


teman temannya memberi selamat mereka berdua


"selamat yah ruka..


...kamu sangat cantik.....


ucap teman temannya..


"ia terimah kasih yah...


dan benar pria yang pernah dekat dengan ruka datang untuk memberi selamat padanya.


"ruka selamat ya dan kamu sangat cantik"ucapnya sambil memeluk


"ia sama sama"ucap ruka


Dari kejauhan haru melihatnya dan dia kesal tapi ruka melarangnya untuk bersikap baik.


acara berlangsung meriah sampai larut malam masih banyak yang datang.


"sayang aku duduk sebentar ya"ucap ruka


"kamu sakit atau apa bilang saja"ucap haru


"tidak cuma kaki aku sakit"ucap ruka


"ayo duduk sebentar aku ambilkan minum"ucap haru


"makasih sayang"...


"sama sama sayang..


dan acara berakhir semua sudah pergi haru dan ruka


pergi kekamar untuk malam pertama mereka..


akhirnya mereka dipersatukan impian yang begitu lama disimpan.


ketakutan,gelisah, khawatir semua campur aduk takut dia tidak menemukan ruka pada saat itu tapi untungnya takdir berpijak padanya.


pada tengah malam ditempat tidur ruka yang sedang dipeluk haru tiba tiba terbangun karena lapar.


"sayang...sayang tapi aku kasian kalau harus bangunkan haru pasti dia lelah.aku pergi kebawah sendiri saja"ucap ruka


perlahan ruka melepaskan tangan haru dan keluar kamar.


dia sampai di dapur tapi dia hanya menemukan mie cepat saji.


"cuma ini lagi tapi dari pada kelaparan"ucap ruka..


dia membuat mie itu dan makan setelah selesai makan ruka begitu kenyang Sampai tertidur dimeja makan dan haru terbangun karna ruka sudah tidak ada diperlukannya.


"kemana dia?


haru turun mencari kebawah.


"ya Tuhan kenapa dia tidur disini"ucap haru


dia membangun ruka


"sayang kamu kenapa didapur?.


"hah astagaa eh tadi aku lapar jadi aku cari makan terus tanpa sadar tidur disini"ucap ruka


"ayo kekamar kamu selalu bikin khawatir"ucap haru


"ayo..tapi peluk"ucap ruka suara memohon


"mulai manjanya"ucap haru


"hayemmm..sayang kamu mau punya anak berapa?


"aku 5 juga boleh"ucap haru


"hah kamu yakin?ucap ruka


"hahaha aku bercanda..ayo tidur kita sudah di kamar"ucap haru


"selamat malam sayangg...


selamat malam juga sayangg...


paginya~~~


"pagi hayemmm...


"ayo bangun aku sudah bawakan sarapan"ucap haru


"5 menit lagi yahh"ucap ruka


"no kamu sudah tiga kali bilang begitu.ayo cepat"ucap haru


"sebentar lagi sayang...


"aku punya surprise buat kamu tapi harus bangun dan makan"ucap haru


"oke aku bangun"ucap ruka


ruka dan langsung makan sarapan buatan haru dan setelah itu dia tanya apa surprisenya


"aku sudah selesai cepat kasih tau"ucap ruka sambil tersenyum


"kita akan bulan madu di villa dan hanya kita berdua"ucap haru


"kamu serius?"ucap ruka


"ia besok pagi kita berangkat"ucap haru memegang tangan ruka


wahhh makasih sayangg"ucap ruka.


ruka merasa bahagia karna kejutan yang diberikan haru.ditempat lain haru sedang berbicara dengan anak buahnya di telfon untuk mengecek keamanan di villa karna haru tidak mau ada kesalahan sekecil apapun.


dikamar ruka sedang bersiap untuk pergi ke suatu tempat dan setelah bersiap dia meminta ijin suaminya


"suamiku tersayang"ucap ruka dengan lembut


"pasti ada maunya ini"ucap haru


"aku ijin keluar cuman sebentar"ucap ruka


"tapi ingat hati hati dijalan dan bawah ATM aku"ucap haru


"baiklah aku berangkat dahh sayangg"ucap ruka


tapi haru takut dia akan pergi kemana jadi dia mengikuti ruka.setelah beberapa jam haru melihat ruka berhenti di satu rumah makan tidak lama ruka keluar dengan kotak makanan yang banyak.


haru semakin penasaran jadi dia terus mengikuti.lama di perjalanan taksi yang ruka tumpangi memasuki tempat orang pemulung ruka turun disitu dan banyak anak anak menyambut dia dan memeluknya.


"hallo Kaka cantik..


"halo juga,maaf kakak baru datang"ucap ruka


"kakak bawah apa?"..


"oh kakak bawah makanan untuk kalian pasti kalian belum makan?"ucap ruka


"ia belum..wah harumnya"...


"ayo dimakan tapi jangan lupa cuci tangan dan berdoa"ucap ruka


anak anak makan dengan sangat lahap dan tiba tiba seorang anak kecil datang menangis padanya.


Hikss..hikss kakak cantik...


"kamu kenapa?" ucap ruka


"kakak ada om om jahat yang suka pukul hikss..


"sudah jangan menangis nanti gantengnya hilang"ucap ruka


dan ruka menghampiri para preman itu haru yang melihat dari mobil sangat marah takut ruka terjadi sesuatu.


"berani sama anak kecil kalian"ucap ruka


"jangan ikut campur kamu"...


"aku sudah telfon polisi dan mereka sedang menuju kemari"ucap ruka


"kurang ngajar kamu...


saat preman itu mau memukul tangan anak kecil itu ruka menghalangi dengan tangannya sendiri


"tangan kakak cantik berdarah"ucapnya..


"jangan takut kakak kuat"ucap ruka


dan preman itu pergi tapi haru tidak akan membiarkan mereka hidup.


setelah itu ruka kembali kerumah dan sesampai dirumah dia langsung masuk kamar untuk mengobati lukanya tiba tiba haru masuk.


"sayangg...aduh"ucap ruka


"aku sudah lihat semua tadi"ucap haru


"maaf ya sayang"ucap ruka


"kenapa kamu mau kesana,mereka sangat kotor"ucap haru


"tidak tega lihat mereka kelaparan sedangkan kita membuang makanan begitu saja"ucap ruka


"kamu bisa bilang pada aku atau minta tolong aku jangan sendiri dan sekarang tangan luka"ucap haru


"iya aku minta maaf,aku pikir kamu tidak mau ketempat seperti"ucap ruka


"apapun akan aku lakukan demi kamu"ucap haru


"iya maaf maaf..


mereka berdua berpelukan dan malam pun tiba ruka sedang packing barang untuk pergi besok


"kamu tidak mau beli baju?" ucap haru


"untuk apa? aku masih ada baju "ucap ruka


"untuk pergi besok baju baru kan lebih baik"ucap haru


"tidak perlu nanti buang buang uang,baju aku juga masih banyak jadi tidak perlu"ucap ruka


"kamu tenang saja sudah belikan buat kamu"ucap haru


"tapi kan?" ucap ruka


"aku sudah tahu pasti kamu akan bilang begitu jadi aku beli sendiri saja"ucap haru


"makasih yah"ucap ruka


"sama sama sayang ...


haru begitu tau ruka sangat merendah uang lebih baik disimpan dari pada membelanjakan tapi haru tetap membelikannya.


orang yang membuat tangan ruka sampai berdarah sudah di atasi oleh haru.