Fell In Love With A Mafia Boss

Fell In Love With A Mafia Boss
RUKA



ruka yang tidak pernah menyimpan dendam dan dia selalu maafkan kesalahan orang lain.


.


.


.


.


1 tahun berlalu tiba pada hari Minggu hari dimana aniversary pernikahan mereka yang sudah 1 tahun.


ruka mempersiapkan hadiah yang di jahit sendiri dan makan malam spesial dia sangat bahagia,tapi harapan ruka tidak terjadi


sudah larut malam haru belum pulang dan bahkan haru tidak mengingat semuanya.


ruka sudah kecewa dia masuk kekamar dengan sedih tidak lama haru masuk dan melihat hadiah dari ruka dan saat dia buka dia sangat terkejut karna tidak mengetahui hari sepenting ini.


haru berlari kekamar dia memohon maaf pada ruka


"kamu tidak usah minta maaf ini bukan salahmu"ucap ruka


"tidak aku memang bersalah"ucap haru


"sudah kamu tidak salah"ucap ruka


haru kebawah dengan takut tanpa dia sadari dia membakar hadiah ruka yang ada di tangannya.


ruka yang melihat itu langsung turun dan mengambil hadiah itu tanpa memikirkan tangannya.


"sayang tangan kamu"ucap haru


"ini hadiah kau kalau kamu tidak suka jangan dibuang"ucap ruka


"maafkan aku"ucap haru


aduhh....


tangan ruka terkena luka bakar haru langsung membawah rumah sakit saat dijalan ruka pingsan.


"sayang bangun ayo... ya Tuhan"ucap haru


tidak lama sampai di rumah sakit dan luka ditangan ruka sudah di obati oleh dokter


"dia hanya kaget tadi"ucap dokter


"baiklah dokter makasih"ucap haru


mereka sudah di perbolehkan pulang


"sayang aku minta maaf"ucap haru


"tidak perlu seperti itu aku tahu kamu suka hadiah mahal"ucap ruka


"aku tidak sengaja tadi sayang"ucap haru


"sudahlah"ucap ruka


ruka masih merasa sedih karna haru..


sampai di kamar haru langsung bersujud memohon


"berdiri jangan begini"ucap ruka


"ta..tapi kan"ucap haru


"sudah ayo tidur kamu harus kerja besok"ucap ruka


tapi haru tidak tidur semalam dia belajar menjahit dan membuatkan sweater rajutan untuk ruka sebagai permohonan maaf.


pagi pun tiba...


"kamu yang buat ini sayang"ucap ruka


"ia,kamu suka?" ucap haru


"aku sangat suka,pasti kamu tidak tidur kan"ucap ruka


"aku tidak apa apa"ucap haru


"tidak ayo tidur aku tidak mau kamu sakit"ucap ruka


dan saat haru sedang tidur ruka dan anak anak keluar mencari tempat untuk ulang tahun Sion dan suha.


ruka tidak sengaja melihat permainan anak anak dan dia ingin merayakan ulang tahun Sion dan suha di tempat itu


"mba saya mau sewa tempat ini ya"ucap ruka


"ohia bisa bu"ucap penjaga tempat


saat ingin tanda tangan seorang ibu datang merampas kertas itu


"itu saya punya Bu mohon maaf"ucap ruka


"saya dapat duluan jadi saya punya"ucap ibu itu


ruka pulang dengan menangis dan saat masuk rumah haru melihat dan khawatir


"sayang ada apa"ucap haru


"hikss....hiksss sayang"ucap ruka


"ada yang jahat sama kamu atau hina kamu"ucap haru suara khawatir


"memangnya kenapa tinggal satu?"ucap haru


"ia sayang aku sudah mencari semua tempat tapi yang bagus cuman itu hiksss..hiksss"ucap ruka


"kamu tenang ya kalau kamu menangis terus aku jadi khawatir"ucap haru


"tapi sayang"ucap ruka


"aku akan dapat yang paling bagus dari itu"ucap haru


"benar sayang"ucap ruka


"ia aku janji sama kamu dan berhenti menangis lagi"ucap haru.


haru langsung memeluk ruka dan dia akan membalas orang yang membuat istrinya menangis.haru mengajak ruka dan anak anak kekamar dan dia keluar.


ternyata haru ke tempat dimana ruka pergi saat sampai haru ingin melihat wanita itu saat dia cek ternyata wanita itu masih ada dibawah dia langsung turun.


"siapa kamu"ucap ibu muda itu


"saya suami dari wanita yang anda rampas tadi"ucap haru


"oh melapor dia"ucap ibu itu


"aku tahu rumah kamu keluarga kamu bahkan suami dan perusahaan milik suami mu"ucap haru


"anda mau mengancam saya? hahaha"ucap ibu itu


dan haru membuktikan dia dapat membuat perusahaan suaminya itu bangkrut dalam sekejap mata


"etss jangan pergi dan lihat berita dulu"ucap haru


tidak lama langsung masuk berita


"apa yang kamu lakukan"ucap ibu itu suara takut


"itu akibat mencari masalah pada orang salah"ucap haru


"baiklah saya tidak akan memakai tempat ini"ucap wanita itu


"saya tidak perlu lagi dan anda bahkan anda memohon saya tidak peduli karna istri saya terlanjur menangis"ucap haru


setelah masalah selesai haru kembali kerumah dan melihat ruka sedang bermain dengan anak anak.


saat haru menghampiri tiba tiba


"pa..pa"ucap Sion dan suha


"sayang kamu dengar kan"ucap haru


"ia sayang"ucap ruka


"sayang..."ucap haru dengan terkejut


"sebentar lagi mereka akan mulai mengerti apa yang kita ucapkan jadi dijaga omongan"ucap ruka


"ia sayang.


beberapa haru berlalu persiapan ulang tahun Sion dan suha hampir selesai dan haru menyampaikan sesuatu pada anak buahnya


"ingat anak anak aku tidak lama lagi akan mengerti apa yang kita ucapkan dan aku tidak ingin anak ku mendengar kata kasar dari siapapun,kalian paham!"ucap haru


"baik boss"ucap semua anak buah


apa yang dilakukan haru dan ruka itu semua karena cinta dan anak anak mereja.


tidak lama tiba hari ulang tahun Sion dan suha dan semua tamu datang di tempat yang sudah haru siapkan sebelumnya.


walaupun sedang bahagia haru tidak lupa memantau karna dia tidak ingin ada orang jahat yang melukai istri dan anaknya lagi.


saat acara sedang berlangsung tiba tiba ruka keluar membawah banyak makanan kotak dan haru mengikutinya


"tolong bawah ini semua ditempat yang sudah saya bilang kemarin saya mohon"ucap ruka pada salah satu anak buah


tiba tiba saat ruka masuk haru keluar dan menahan mereka


"tunggu mau dibawah kemana itu?"ucap haru


"ke tempat tinggal anak anak pemulung dan boss besar yang suruh"ucap salah satu anak buah


"baiklah..


haru kembali kedalam dan menatap ruka dengan penuh cinta dan berkali kali dia merasa sangat bahagia punya istri seperti ruka yang selalu peduli pada orang lain.


tidak lama semua tamu dan anak anak sedang menikmati makanan dan ada salah satu anak kecil yang masuk dengan pakaian seperti pemulung dan mereka mengejek anak itu


"anak anak ada apa ini"ucap ruka


"ini Tante anak itu kotor jadi harus di usir kan"ucap salah satu anak


"tidak boleh begitu dia juga teman kita dan kalau teman dalam kesusahan kita harus bantu"ucap ruka


"baiklah Tante"ucap anak anak.


haru yang sekali lagi melihat kebaikan itu terpana berkali kali dengan kebaikannya.


dan haru teringat waktu masa sekolah dia pikir ruka adalah orang yang jutek tidak mau berbagi tapi waktu haru di bully ruka membela nya.


tidak ada yang bisa membuat haru menangis selain ruka...