Fell In Love With A Mafia Boss

Fell In Love With A Mafia Boss
HARU KECIL



pagi hari...


haru sedang mandi dan ruka diam diam keluar untuk membeli makanan.


"hey kemari"ucap ruka pada anak buah haru


"ada apa nyonya"ucap salah satu anak buah


"bantu saya turun kebawah"ucap ruka


"baiklah nyonya


saat mereka turun haru keluar kamar mandi dan melihat mereka berdua


"lagi lagi kalian berdua"ucap haru


"aduh kan ketahuan lagi"ucap ruka berbisik pada anak buah


"saya pergi dulu nyonya"ucap dia.


"hey tunggu awas kamu yah"ucap ruka berteriak pada anak buah


ehemmm


"kamu mau kemana?"ucap haru


"mau kebawah heh"ucap ruka


"ayo kuantar pelan pelan ya sayangg"ucap haru


"aku sudah pelan"ucap haru


"heh sayang kamu jangan jadi seperti ayah kamu tiap mama mau keluar ayah kamu selalu muncul"ucap ruka.


"iya aku minta maaf"ucap haru sambil tersenyum


"kamu kenapa tertawa ada yang lucu memang?"ucap ruka


"tidak cuma suka tertawa"ucap haru


ruka langsung pergi ke taman untuk membaca cerita untuk anaknya(dalam kandungan).ruka sudah tertidur dan haru menghampiri


"sayangg jangan tidur disini hari ini sedang dingin nanti kamu sakit ayo kekamar"ucap haru


"diruang tamu saja ya sayang"ucap ruka


"baiklah ayo"


sampai di ruang tamu ruka langsung tertidur di pangkuan haru.beberapa jam dia tertidur tiba tiba dia terbangun karna ingin makan.


"maaf sayang aku membangunkan kamu"ucap haru


"ini bukan salah kamu tapi aku ingin sesuatu"ucap ruka


"apa katakan saja"ucap haru


"aku ingin minuman dingin,jajanan yang waktu itu, stroberi pizza dan...


"sudah cukup"ucap haru


"kan masih banyak"ucap ruka


"minuman dingin tidak boleh selain itu aku akan belikan"ucap haru


"tapi kan sayang"ucap ruka


"sayang jangan sedih sebagai gantinya aku belikan buku cerita yang banyak yah"ucap haru


"yey makasih sayang...akhirnya kita makan haru kecil"ucap ruka


"tunggu....


"kamu panggil siapa?" ucap haru


"haru kecil kenapa?ucap ruka


"oh tidak apa apa...


tidak lama makanan yang dipesan ruka sudah datang.ruka begitu senang


"sayangg hiksss..hikss"ucap ruka suara menangis


"kenapa tidak enak atau mau ganti"ucap haru


"bukan hiksss...hiksss"ucap ruka


"terus kenapa sayang menangis"ucap haru


"kamu tidak akan tinggalkan aku kan"ucap ruka


"sayangg sudah seribu kali kamu bilang itu"ucap haru


"haaa hiksss hikss berarti kamu mau tinggalkan aku"ucap ruka


"tidak begitu aduhh..."ucap haru


"aku tidak mau makan mulai sekarang"ucap ruka


"jangan seperti ini nanti kalian berdua sakit"ucap haru


ruka tiba tiba pergi kekamar dan mengunci pintu haru khawatir dan terus memanggil dia


"sayang buka tolongg...aku mohon"ucap haru


"tidak kamu jahat"ucap haru


tiba tiba perut ruka sakit dan berteriak


"aduhh perutku sakit...sayangg"ucap ruka


"sayang..sayangg hah"ucap haru


haru yang panik langsung mendobrak pintu itu


"prang.....


"sayang ayo kerumah sakit"ucap haru suara takut


"a..ku tidak sanggup..ahh"ucap ruka suara menahan sakit


haru langsung mengendong dan membawa kerumah sakit.setelah beberapa menit mereka sampai dan ruka langsung di periksa dokter


"bapak tunggu diluar",ucap dokter


"ta.tapi dokter"ucap haru


......................


"dokter bagaimana keadaan istri dan anak saya"ucap haru


"mereka baik baik saja dan saya pernah bilang jangan pernah membuat dia menangis itu akan berpengaruh bagi ibu dan anak nantinya"ucap dokter


"baik dokter"ucap haru


haru langsung masuk keruangan dan memeluk ruka dan meminta maaf padanya.


"maafkan semua kesalahanku"ucap haru


"kamu tidak perlu minta maaf"ucap ruka


"tapi kamu begini karna aku sayang"ucap haru


"ya Tuhan aku tidak akan pernah meninggalkan kamu"ucap haru


"ia sayang"ucap ruka


"haru langsung membawah ruka pulang dan beristirahat.malam tiba haru keluar dan menelfon anak buahnya


"kamu cari perempuan di foto yang sudah saya kirim itu dan buat dia minta maaf pada istriku.


haru kembali kekamar dan menatap ruka yang sedang tidur dan berkata dalam hati ("aku akan membalas mereka yang sudah menghinamu bahkan membuat kamu terluka sekecil apapun itu karena aku sangat menyayangimu")


hari berlalu dan pagi tiba...


ruka sudah berdiri didepan kaca melihat dirinya


"hummm ehhh"ruka berpikir


"sayang kamu kenapa"ucap haru


"hah aku sedang berpikir sepertinya harus beli baju karna haru kecil semakin besar jadi kalau aku pakai baju lama pasti haru kecil tidak suka"ucap ruka


"kamu selalu memikirkan anak kita"ucap haru


"ialah aku bisa mengorbankan nyawa aku demi anak kita"ucap ruka


"sayang jangan berkata seperti itu"ucap haru


"ialah"ucap ruka


haru langsung mengantarkan ruka pergi berbelanja baju


"sayang kamu bisa belanja baju sepuasnya"ucap haru


"jangan secukupnya saja uangnya boleh disimpan untuk haru kecil nanti"ucap ruka


"sayang lain kali pikirkan tentang kamu juga"ucap haru


"iya sayang iya"ucap ruka


mereka berdua sampai di mall dan saat masuk ruka langsung melihat makanan lagi


"wahhh...


"kamu mau kemana?"ucap haru


"mau beli itu"ucap ruka


"kita kesini kan mau cari baju bukan makanan"ucap haru


"tapi aku ingin itu"ucap ruka suara sedih


"baiklah ayo pergi"ucap haru


......................


"mba pesan 1 paket yang paling pedas"ucap ruka


"eh mba yang manis saja"ucap haru


"sayangg plisss"ucap ruka


"kali ini tidak"ucap haru


"baiklah"ucap ruka


setelah itu mereka pergi mencari baju


"itu ada toko baju"ucap haru


"baiklah ayo masuk"ucap ruka


......................


"mba saya mau cari untuk ibu hamil"ucap haru


"ini pak kami banyak stoknya"ucap karyawan itu


"kalau begitu saya beli semua"ucap haru


"hah sayang terlalu banyak"ucap ruka


"tidak apa apa"ucap haru


"terserah kamu la"ucap ruka


setelah mencari baju mereka berdua langsung pulang


"sayang besok kita pergi ke dokter"ucap ruka


"baiklah sekarang kamu istirahat dulu"ucap haru


saat makan siang ruka tidak mau makan


"ayo makan"ucap haru


"tidak mau"ucap ruka


"tapi kenapa?" ucap haru


"tidak enak"ucap ruka


"kalau begitu makan punya aku saja"ucap haru


" itu lebih baik"ucap ruka


setelah berlalu besok pagi haru dan ruka sudah dirumah sakit


"bagaimana dokter?"ucap haru


"Seperti biasa baik baik saja"ucap dokter


"anak saya laki laki atau perempuan?"ucap haru


"nanti saya beritahu kalau sudah 8 bulan kehamilan"ucap dokter


"kalau begitu kami permisi dulu dokter"ucap haru


"baiklah"


saat di perjalanan mereka berdua berkata kalau haru ingin anak perempuan tapi ruka ingin anak laki tapi apapun jenis kelaminnya yang penting anak mereka sehat ..


.


.


.


.


.


.


.


.


beberapa bulan berlalu kehamilan ruka sudah masuk 8 bulan