Fell In Love With A Mafia Boss

Fell In Love With A Mafia Boss
HAL KECIL



semua persiapan hampir selesai...


dirumah haru begitu banyak orang termasuk teman temannya tapi mereka tidak menyukai ruka karena dia haru mengusir keluarganya sendiri.


"memangnya cantik wanita pilihan dia"ucap temanya


"itu...itu dia lagi bawa makanan,kalau di perhatikan lebih cocok jadi pelayan"ucap mereka semua


"hahahaha"


haru yang mendengar semua itu marah dan mau memukul tapi di tahan ruka


"jangan,biarkan mereka aku tidak apa apa ko"ucap ruka


"kalau bukan karna dia kamu tidak akan selamat hari ini"ucap haru pada temannya.


ruka membawa haru ke dapur


"sudah jangan marah marah itu cuma perkataan aku kan kuat"ucap ruka


"tapi mereka sudah keterlaluan"ucap haru


"biarkan.mereka datang untuk merayakan kebahagiaan kamu jadi jangan marah lagi"ucap ruka


"baiklah semua demi kamu"ucap haru.


setelah itu haru kembali ke ruang tamu dan melayani temannya tapi tanpa sadar seseorang membawa ruka dan menguncinya di ruangan sangat gelap dan tanpa udara.haru terlalu asik dengan temannya sampai tidak tahu dimana ruka.


"tolong..tolongg aku tidak bisa bernafas aku tidak kuat"...


"tolongg..buka"


akhirnya ruka pun pingsan.dan satu jam berlalu haru baru menyadari


"ruka sayang kamu dimana?..ruka kamu dimana...


rukaaa...rukaaa.


"ya Tuhan aku terlalu asik sampai lupa dimana dia,aku bodoh....


haru sudah mencari seluruh ruangan tapi tidak ada tiba tiba dia teringat ruangan paling belakang dan diapun kesana


"ruka ruka kamu didalam?" ucap haru


"siapapun tolongg aku..."ucap ruka


"kamu mundur aku akan buka pintu ini"ucap haru


"haru tolongg....


"aku sudah disini ayo kita kekamar"ucap haru


harupun mengendong ruka kekamar


"makasih haru kamu sudah datang"ucap ruka


"siapa yang buat kamu seperti ini?" ucap haru


"aku tidak tahu yang penting aku sudah keluar sekarang"ucap ruka


"aku harus balas orang itu"ucap haru


"jangan biarkan dia"ucap ruka


"demi kamu"ucap haru


itu hanya didepan ruka tapi sebenarnya haru sudah membalaskan semuanya dan membuat orang itu tidak bisa berbuat apa apa.haru terpikir dia akan pindah dari rumah ini setelah pindah agar tidak ada yang mengganggu dia dan ruka.


besoknya....


ruka sudah kembali sehat dan mempersiapkan pernikahannya


"kamu begitu sibuk sampai lupa jaga aku"ucap ruka


"mana ada aku lupa"ucap ruka suara tersenyum


"buktinya bangun pagi kamu tidak peluk aku makan tidak sama aku dan satu"ucap haru


"hahaha apa itu"ucap ruka


"kamu lupa cium aku"ucap haru


"aku minta maaf kali ini"ucap ruka suara tertawa....


ruka akhirnya membujuk haru untuk makan dan akhirnya makan tiba tiba ruka mengatakan pada haru bahwa dia tidak sengaja mengundang teman temannya tapi salah satu pernah dekat dengannya.


untungnya haru tidak marah dan memperbolehkan tapi dengan syarat tidak ada pelukan bahkan pegang tangan.


haru begitu mencintai ruka sampai tidak rela dia berpegangan tangan dengan laki laki lain.


hari H5 sebelum acara pernikahan~~~


pagi pagi ruka membangunkan haru untuk membeli setelah yang akan di pakai haru.


"haru ayo bangun"ucap ruka


"hmmm..sebentar lagi aku masih ngantuk"ucap haru


"cepat bangun kamu yahh"ucap ruka


"sebentar.... ucap haru


"oke aku pergi sendiri,dan sarapan kamu sudah di meja"ucap ruka


"tunggu sebentar lagi aku mohon.."ucap haru suara ngantuk


"aku bisa pergi sendiri"ucap ruka


dan ruka pergi sendiri dan haru tidak mengetahui.


"aduh taksi tidak belum lewat lagi,atau aku naik ojek saja"ucap ruka


berapa lama kemudian ojek lewat berhenti di depannya dan diapun naik


"mba mau kemana"ucap tukang ojek


"saya tau ke toko setelan pria"ucap ruka


ruka langsung berangkat dengan ojek itu dan berapa lama kemudian dia sampai dan masuk


"ohia saya mau lihat lihat dulu" ucap ruka


ruka melihat lihat tapi dia tidak tahu warna apa yang disukai haru takutnya haru tidak menyukai pilihannya


"mba sudah dapat?" ucap salah satu karyawan


"belum mba saya bingung,tapi mba saya mau lihat di toko lain dulu kalau tidak ada juga saya kembali kemari"ucap ruka


"baiklah mba" ucap salah satu karyawan


di tempat lain haru masih tidur karna dia tidak tidur karna urusan kantor.


malam pun tiba~~~


"astagaa ini sudah malam,apa ruka sudah pulang?" ucap haru.


dia memanggil manggil ruka tapi tidak ada dan dia langsung menyusul ruka.


tanpa ruka sadari hari sudah malam dan handphonenya mati.dia langsung cepat cepat turun tapi saat dijalan dia tidak sengaja melihat jajanan tanpa pikir panjang ruka langsung menghampiri


"pak saya pesan"ucap ruka


"baik mba ditunggu"...


"tapi aku lupa beri kabar pada haru tapi dia pasti masih tidur"ucap ruka


haru didalam mobil yang berusaha menelfon ruka tapi tidak aktif dan dia melihat ruka yang sedang makan dipinggir jalan.


"yah tuhan itu dia"ucap haru


diapun turun dan menghampiri...


"kamu bikin aku khawatir"ucap haru


"ka..kamu disini?" ucap ruka


"kenapa telfon mati,kenapa tidak tunggu aku?" ucap haru


"pelan pelan.. handphone aku mati dan aku sudah panggil kamu tapi kamu masih tidur aku jadi tidak tega"ucap ruka


"ya sudah kalau begitu kita pulang"ucap haru


"hah sebentar aku lapar"ucap ruka


"kita cari restoran jangan disini"ucap haru


"haru.. restoran mahal terus tidak enak kalau disini murah tapi enak,aku mohonnn"ucap ruka


"baiklah...


ruka selesai sarapan dan langsung masuk mobil untuk pulang.


"cantik lain kali jangan begini aku khawatir"ucap haru


"ia aku janji tidak akan lagi"ucap ruka


"aku punya jam ini jadi saat kamu pergi jauh, handphone kamu mati aku bisa tahu dari jam ini dan jangan beritahu yang lain"ucap haru mencium kening ruka


"makasih haru"...


dijalan haru melihat beberapa anak kecil sedang menangis dan ruka tidak tega melihat itu semua.


"berhenti..ucap ruka sambil keluar mobil


"tunggu mau kemana?"ucap haru


"mau pergi ke anak kecil itu"ucap ruka


dia pun menghampiri..


"halo kalian kenapa menangis terus ini sudah malam kenapa tidak pulang?" ucap ruka


"hiksss...hiksss..Kaka kami lapar belum makan dari pagi rumah kami cuma disitu hikss.


"sudah jangan menangis kalau menangis terus nanti cantik dan gantengnya hilang" ucap ruka


"Kaka punya mobil bagus pasti banyak uang ya?


"itu bukan punya Kaka itu punya pacar Kaka"ucap ruka


"terus Kaka punya?" ucap mereka


"Kaka tidak punya apa apa,Kaka cuma punya senyum dan kita harus baik sama orang walaupun kadang kadang mereka jahat kita tidak boleh membalas mereka"ucap ruka


"wah Kaka cantik baik lagi"


"terimah kasih dan Kaka punya uang dan kalian bisa beli makan"ucap ruka


"makasih Kaka cantik"


"sama sama,hati hati dijalan"


haru yang didalam mobil dibuat dibuat terkejut dengan sikap ruka barusan.


"haru..haru kamu kenapa?" ucap ruka


"aku kagum sama kebaikan kamu sayang"ucap haru


"jangan kagum berbuat baik itu kewajiban setiap orang "ucap ruka...


"kamu bisa pakai atm aku untuk belanja atau apapun itu"ucap haru


"aku bukan tidak mau tapi itukan uang hasil kamu kerja.kamu tenang saja aku akan kerja lagi agar dapat uang


"sayang kamu tidak boleh aku tidak mau kamu kelelahan karena kerja pokonya jangan"ucap haru


"tapi kalau aku pakai uang kamu nanti aku...


"tidak usah pedulikan omongan mereka,oke?" ucap haru


"baikla...


lama berbincang mereka berdua sudah dirumah dan langsung bersih bersih untuk istirahat.


setelah lama penantian hari pernikahan akan tiba....