Divine Art

Divine Art
CHAP 6-Dua Sosok Misterius



*ting


suara tetesan air


"eh........ ?" Mikha bangun dari tidurnya dan melihat, dia berada di sebuah tempat yang sangat luas.


Dia melihat sekeliling, dan hanya melihat samudra yang tidak terlihat ujungnya, juga langit yang hanya dipenuhi awan putih.


Dia bangkit dari tidur nya dan sekali lagi melihat sekitar..........


tapi tiba-tiba ada sebuah siluet hitam didepannya, dia kaget dan melompat ke belakang.


"Siapa kau!?" dengan teriak dan nada gelisah juga bertanya-tanya.


"Hai, Mikha" dia memanggil mikha dengan lembut


Dan mulai menampakkan wujudnya......


Dengan rambut putih yang menutupi telinga nya, wajah yang asing namun akrab, mata ungu yang tajam, badan sepantaran dengan mikha, juga baju berwarna hitam pekat.


"apa kau bingung?, ya, pastinya kau bingung dengan situasi ini juga diriku yang asing bagimu" ucap nya


"Ya?" dengan nada tidak percaya


Dia menatap ku seperti sudah lama kenal, dan senang dengan keadaan ku ini.


"Siapa kau?, dan dimana ini?, Mengapa aku dan kau ada disini?." aku bertanya kepada nya


"Ohhh.... banyak sekali ya pertanyaan mu," dengan nada yang lembut dia menjadi nya.


"Aku adalah Kau--" * teck....


sesosok itu langsung hilang.


Dan tiba-tiba dibelakang ku muncul seorang wanita.


Dengan tubuh sepantaran dengan ku, rambut berwarna putih,mata biru seperti berlian, dan baju gaun putih polos.


Dan dengan lembut nya dia berkata" Lama tidak bertemu mikha,. Dan...... sepertinya kau masih polos, dan tidak tahu apa-apa,. tetapi,...... ingat ini, bahwa kau harus menyelam--" dan tiba-tiba sosok itu menghilang sekali lagi


Aku tak paham apa yang sedang terjadi, tetapi, mereka seperti sedang memberi tahu ku tentang sesuatu.


mungkin tentang apa yang akan ku hadapi dimasa depan....


Saat aku membuka mataku, aku melihat sebuah langit-langit yang tidak dikenal. dengan tekstur kayu, dan suara berisik dari sebelah ruangan.


"Ah!, Kau sudah bangun?," dia bertanya kepada ku.


"Ibu, Ayah, dia sudah bangun, cepat lah kemari!" dia berteriak keluar ruangan untuk memanggil orang tuanya.


"Ah!, apa kau ingin makan?, aku ambilkan ya!" dengan nada ceria, dia pergi keluar ruangan, untuk mengambil makanan untukku.


Aku bingung dengan keadaan ku saat ini, tapi. Setelah beberapa saat, ada sesosok wanita datang dan berbicara.


"Apa kau sudah baik-baik saja?" dia bertanya dengan ramah


"suami ku menemukanmu didalam hutan, apa yang terjadi?, apa kau seorang petualang?" dia bertanya-tanya tentang keadaan ku.


"eh? ah!?"dengan nada bingung


tentu saja aku bingung dengan situasi ini, karena aku tidak mengerti apa-apa, tapi aki tidak bisa memberi tahunya kebenaran, tentang apa yang terjadi kepada ku.


"emm.... aku tidak tau, seingatku aku sedang melakukan perjalanan,tapi?...." aku berkata seperti itu dengan nada ragu-ragu.


"oh, apakah kau hilang ingatan? itu pengalaman yang berat untuk anak seusiamu."dia berkata dengan nada khawatir.


"ah!, tidak apa-apa, terimakasih karena sudah mengkhawatirkan ku, dan menyelamatkan ku dari hutan itu" aku menundukkan kepalaku untuk berterima kasih.


"tidak, tidak apa-apa, oh ya makanan mu sudah datang tuh" dia menunjukkan putrinya yang sedang membawa makanan dengan nampan kayu.


"ah..... maaf merepotkan"dengan nada ragu-ragu.


"tidak apa-apa,makanlah, aku harus melayani pembeli dulu" ibu itu pergi meninggalkan ruangan.


dan aku menggunakan sendok untuk memakan makanan yang diberikan putrinya.


"apakah enak?" tanya anak itu.


"iya, ini enak" dengan rasa terima kasih.


"ok, aku pergi dulu ya,nanti aku akan datang lagi untuk melihat keadaan mu, dadah" dengan cerianya ia pergi keluar ruangan.


"baiklah, terima kasih atas makanan nya" aku berterima kasih dan melanjutkan makan ku.


•|Bersambung ........


Makasih udh baca sampe sini, dimohon untuk meninggalkan jejak dengan like dan komen, ok?