Divine Art

Divine Art
CHAP 35,1- Dunia Roh



...Terimakasih Karena Sudah Mampir...


...|••••••••••|...


Arc 7 || Kekaisaran Elf -


"Eh?" ucap Rikka kebingungan.


"Ada apa Rikka?" Ucap Mikha yang bangun dari tidurnya.


"Uhmm.. Hm?" Ucap Raflhea yang sedang mengusap matanya.


Setelah itu, Mikha dan Rafhlea melihat sekitar. Dan mikha heran karena ditempat itu tidak ada mana sama sekali, Juga pemandangan nya berbeda saat malam tadi.


"Dimana ini guru?" tanya Rikka.


"Kau tanya aku, Aku tanya siapa?" ucap mikha yang bingung sambil bangkit dan berdiri.


"INI!!" Teriak Raflhea terkejut.


"Ada apa Lia?!" Ucap mikha khawatir dan menengok kearah Raflhea.


"INi! ini adalah dunia Roh! [Neráida] !!" Teriak Rafhlea.


"EH? " Mikha Dan Rikka bersamaan.


...------...


"Ya! aku tidak salah lagi!! ini adalah dunia Roh!!" ucapnya bersemangat.


"Dunia Roh? maksudmu dimensi dimana para Roh tinggal?" tanya mikha sambil menggaruk kepalanya.


"Ya!!" Ucapan langsung.


"Tapi, Bagaimana kita bisa sampai kesini?" Tanya Rikka kepada Rafhlea.


"Hmm, apakah mungkin dikarenakan aku adalah High Elf?" Balas Rafhlea setelah berpikir beberapa saat.


"Eh? kau adalah High Elf?! Rafhlea-san!" Ucap Rikka Terkejut.


"Memang nya kenapa kalau dia adalah High Elf?" tanya mikha yang tidak mengerti pembicaraan ini.


"Eh? kau tidak tahu guru?!" Ucap Rikka tidak percaya.


"?" Mikha yang memiringkan kepalanya.


"Eehhh" (Rikka)


"Kalau begitu akan kuberi tahu. High Elf adalah Elf yang merupakan keturunan asli dari elf pertama" Ucap Rikka memberitahu.


"Elf pertama?" tanya mikha yang bertambah bingung.


"Yah... aku adalah manusia dunia lain. Dan pengetahuanku akan dunia ini sangatlah sedikit" ucap mikha.


"Eh?!" Kaget Rikka dan Rafhlea bersamaan.


"Hm? apakah aku tidak memberi tahu kalian?" (Mikha)


"Berarti anda adalah Pahlawan guru?!!" Ucap Rikka Terkejut.


"Ya, tapi aku mengalami banyak hal dan akhirnya sampai sini" balas mikha santai.


Dan tiba-tiba....


"Kalian Manusia??" Ucap sesuatu yang terbang dan memiliki sayap kecil dipunggung nya.


"Hm?" Mikha, Rafhlea dan Rikka langsung menengok kearah suara itu.


"Roh!!???" Teriak kaget bersamaan.


...------...


note: gw skip penjelasannya (tentang knp mereka disini) karna bakal buang² kata doang. Dan males juga ngetiknya.


Mikha, Rafhlea dan Rikka menjelaskan semuanya tentang mengapa mereka bisa terdampar dan masuk kedunia peri.


Dan peri tersebut menerima penjelasan dari Mikha dan mengajak mikha dan yang lainnya untuk pergi menghadap ke Ratu Peri.


....


Akhirnya, setelah beberapa jam berjalan kaki. Mikha dan yang lainnya sampai di gerbang menuju ke istana peri.


Terlihat bahwa istana peri itu tidak terhubung dengan jalan manapun dan hanya bisa dilewati dengan satu jalan ini saja. Juga, jalan ini menghubungkan antara dua bukit yang lumayan tinggi.


Jalan ini adalah sebuah jembatan berwarna putih dan dihiasi oleh beberapa permata berwarna biru dan kuning. Dan yang tidak kalah cantik adalah pemandangan saat melewati jembatan ini.


Pohon-pohon hijau yang menyejukkan. Dan akhirnya setelah beberapa saat, terlihat istana berwarna putih yang berdiri kokoh di atas sebuah bukit yang hijau.


Mereka melewati gerbang pemeriksaan yang bisa mendeteksi niat jahat. Dan setelah beberapa langkah berjalan, mereka melihat betapa agungnya istana ini.


Dengan perlahan sambil melihat keanggunan dan kemewahan bagian dalam istana. Tanpa disadari, mereka akhirnya sampai dihadapan Sang Ratu peri.


...|••••••••••|...


...Note: gw lagi gk mood dan gw paksain buat ngetik cerita untuk hari ini. Agar setidaknya ada satu chap per hari. Dan sebenernya pen kupanjangin, tapi mood lagi gk enak bgt. Knp dah. Jadi maap, ini setengah chap aja, mungkin malem ini atau bsk....


...TERIMAKASIH SUDAH BACA SAMPAI SINI. JIKA KALIAN SUKA, DIMOHON UNTUK LIKE DAN KOMEN JIKA ADA SARAN UNTUK CHAP BERIKUTNYA....


...OKE ARIGATHANKS GOZAIMUCH...


...||Divine art||...