
...Terimakasih Karena Sudah Mampir...
...|••••••••••|...
Arc 8 || Kerajaan Yamato -
Keesokan harinya, disaat siang hari. Setelah mereka semua bersiap untuk pergi menaiki kapal, mereka melakukan jalan-jalan terlebih dahulu dikarenakan hari ini merupakan hari ulang tahun kota ini.
Suara berisik datang dari segala arah, dan canda tawa pun terdengar. Suasananya sangat meriah dan banyak sekali orang yang berdatangan dan juga pergi.
Mikha pergi bersama Rikka dan Rafhlea untuk berkeliling sebentar sebelum menaiki kapal. Mereka membeli makanan ringan, bermain mainan yang berada disana.
"Lia, Rikka, ini sudah hampir waktunya untuk berangkat" Ucap mikha sambil melihat kru kapal yang sedang bersiap.
"Ehhh.. sudah?" Ucap mengeluh Rafhlea yang masih ingin main.
"Ayo.." Ucap Mikha mengajak, Sambil menarik tangan Rafhlea dan Rikka.
Dan akhirnya, Setelah beberapa bujukan. Rikka dan Rafhlea menuruti Mikha dan berjalan kearah kapal.
*Wush*
sebuah angin berhembus hingga membuat mata harus menutup. Dan saat mikha menoleh, dia melihat sebuah pemandangan yang sangat menyedihkan.
Yaitu, sebuah kandang besi yang didalamnya terdapat seorang manusia, atau lebih tepatnya, mereka budak.
Dan betapa terkejutnya Mikha. dia melihat sesosok yang tidak asing bagi nya. Yaitu, putri bangsawan yang dia tolong saat setelah dia kehilangan Rafhlea. Yaitu, Charlotte Yuukighazia.
Mikha langsung terhenti setelah melihat Charlotte, dan tidak bisa berkata apa-apa tentang kondisi nya yang sangat menyedihkan.
Tubuh Charlotte yang dipenuhi luka memar dan banyak sekali bekas tindakan kekerasan. Rambutnya yang berwarna coklat sekarang berubah menjadi putih. dan matanya yang tadi berisi kesenangan sekarang berubah menjadi mata keputusasaan, yang membuatku tidak tega untuk melihat nya.
"Ada apa Mikha?" Tanya Rafhlea kepada mikha, Dan saar dia melihat kearah yang sama dengan mikha. Dia langsung tertegun melihat hal itu.
"Budak?" ucapnya.
"Ya, di kerajaan ini masih mempunyai sistem perbudakan" Ucap Rikka yang melihat dengan tatapan penuh tidak enak.
"Ayo guru, kita... tidak usah melihatnya" Ucap Rikka dengan penuh keengganan dan tidak berani menatap langsung kearah para budak itu.
"Aku.. akan membeli budak itu" ucap Mikha yang membuat Rikka dan Rafhlea terkejut.
"Apa?!" ucap kaget Rikka.
"Dia, dia adalah salah seorang bangsawan yang kukenal" ucap mikha.
"Tapi tetap saja....." ucap Rikka yang enggan melihat langsung kearah para budak.
Setelah itu, Mikha melakukan kontak dengan pedagang budak itu dan membicarakan harga budak itu. Dan yang membuat mikha terasa marah adalah harganya. Charlotte hanya diberi harga 15 gold.
Mikha langsung menahan amarahnya. Dia marah dikarenakan mengetahui harga dari satu kehidupan akan sangat murah, tetapi dia tetap memberikan uangnya dan membawanya kedalam penginapan.
Dan saat dia membawa Charlotte, dia ditatap oleh banyak warga dikarenakan membeli budak yang sudah sekarat itu. Dan pastinya, didalam pikiran warga saat itu adalah "dasar tidak tahu malu!, tidak manusiawi!".
Tetapi mikha menghiraukan pandangan itu dan tetap menuju ke penginapan untuk menyembuhkan dan memberi dia istirahat.
...------...
Sesampainya dia disana, Mikha menaruh tubuh Charlotte diatas ranjang dan langsung mengeluarkan sihir penyembuhan.
<>
<>
Seketika, tubuh Charlotte langsung dikelilingi oleh cahaya hijau dan membuat luka-lukanya tersembuhkan sedikit demi sedikit.
"Kita akan tunda perjalanan kita, dan merawatnya untuk saat ini" Ucap mikha yang menaruh barang bawaan nya.
"Ya, itu lebih baik" Ucap Rikka yang juga menaruh barang bawaan nya.
Mereka pun pergi dan turun ke lantai 1 untuk melahap makan siang. Dan disaat mereka menuruni tangga, Rafhlea berkata kepada mikha.
"Mikha, kau... dia siapa?"
"Akan kuberi tahu nanti saat makan" ucap Mikha mengakhiri percakapan itu.
Akhirnya, mereka sampai di meja mereka dan memesan makanan. Dan setelah makanannya datang, mereka langsung melahap makanan itu sampai habis.
"Disaat Setelah kita berpisah..." ucap menjelaskan mikha yang menceritakan sesaat setelah dia berpisah dengan Rafhlea.
"Apa?!" Ucap Rikka dan Rafhlea bersamaan.
"Jadi anda yang membunuh Krystona-sama?" Tanya Rikka tidak percaya.
"Kejadian seperti itu...." ucap Raflhea dengan sedihnya.
"Yah pastinya dia dibuat bertanggung jawab dan posisinya diturunkan" Ucap Mikha.
"Ya, setelah dia dijadikan rakyat biasa, pastinya dia terlilit hutang yang sangat banyak. Dan ada yang menjebaknya menjadi budak, atau, dia sendiri yang menawarkan diri sebagai wanita malam" Ucap Rikka.
Suasana tiba-tiba saja suram dan mereka memutuskan untuk naik keatas untuk melihat keadaan Charlotte.
Sesampainya disana, terlihat Charlotte yang sudah bangun dari tidurnya dan saat mendengar suara pintu, dia menengok dan melihat mikha.
*Duak*
Dia langsung tersentak mudur dikarenakan ketakutan. dan Itu tentu saja dikarenakan apa yang sudah dia alami selama ini.
"Ah! tidak usah takut" ucap Raflhea yang mencoba untuk menenangkan Charlotte.
Tetapi tetap, dia tidak akan langsung begitu saja merubah sikapnya. Dia langsung memukul saat ada yang mendekati, berteriak disaat ada yang berbicara disekitarnya, dan juga selalu ketakutan disaat ada yang mendekati nya.
Tetapi, setelah beberapa hari dia bersama Rikka dan Rafhlea. Dia mulai membuka sikapnya dan berubah menjadi lebih baik.
Beberapa minggu kemudian, Akhirnya keadaan Charlotte mulai membaik. Dia sudah mulai berbicara dan menggerakkan tubuhnya dikit demi sedikit.
Dan, dikarenakan Charlotte sudah mulai bisa bergerak dan berjalan. Mereka semua langsung memutuskan untuk menaiki kapal dan bergerak menuju kerajaan yamato.
Tetapi tanpa disangka, disaat mereka ingin berangkat. Seperti rutinitas sehari-hari, Mikha selalu menyembuhkan mental dam fisik dari Charlotte. Sehingga membuatnya mulai mengingat akan ingatannya.
Dikarenakan sebelumnya, dia seperti wadah kosong dan tidak memiliki hasrat untuk hidup. Juga selalu menatap kosong, dan tidak melakukan apa-apa.
Tetapi, setelah dia mengingat akan ingatannya. Tiba-tiba saja, dia langsung menyerang mikha yang sedang ingin menaiki kapal yang sudah ingin berangkat.
*Crash*
"Apa?!" Teriak kaget mikha yang tiba-tiba saja kaki nya menjadi beku.
Dia menengok kearah Charlotte dan terlihat Charlotte yang melambaikan tangannya kearah Mikha sambil merapalkan sebuah sihir.
"AAARRGHHHH!!!!!" Teriak nya.
<>
Ucapnya hingga seketika seluruh air dan jembatan yang menghubungkan antara kapal dan dermaga terbekukan oleh sihir nya.
Dan mikha langsung melompat menghindari serangan itu dan mendarat dibelakang Charlotte.
"Apa yang kau lakukan?!" Teriak Mikha bertanya kepada Charlotte.
"KAU! KAU! KAU! YANG SUDAH MEMBUNUH AYAHKUUU!!!!!" Teriaknya sambil mengeluarkan es yang sangat besar hingga mengenai mikha juga membuat sebuah bongkahan es yang sangat besar melebihi rumah.
note: kek todoroki
Disisi lain, Mikha yang terperangkap itu mencoba untuk melepaskan diri dari bongkahan es itu tetapi diserang oleh sebuah tombak es yang menuju langsung kearah jantung dan kepalanya.
*Wush*
*Wush*
Mikha langsung bergerak dengan cepat dan menghancurkan bongkahan es yang menahannya itu dan menghindari tombak es itu. Tetapi naas, setelah dia menghindari serangan es itu, dia dikejutkan dengan tombak es yang tiba-tiba melesat dan menghancurkan setengah tangannya.
"Kuhh" Ucap kesakitan mikha yang tangannya terhancurkan dan dari pangkal sikunya, es itu mulai menggerogoti tubuhnya.
...|••••••••••|...
...Note: yah, bakal hiatus ampe Minggu depan. Karena ada ulangan. dan buat memperbagus cerita ehehe...
...Ilustrasi asal²-an dariku. [Charlotte Yuukighazia] pas di penjara budak...
...Oke, Like kalo suka, Komen buat saran, Favorit kalo suka ceritanya...