
note: maap mainstream gini, tapi ini buat ngelamain cerita hehe, dan untuk melihat seberapa besar perubahan mikha.
Mikha yang sudah berada di puncak amarahnya, langsung secara diam-diam, mengumpulkan mana di tangannya. tetapi tiba-tiba, datang lagi seorang pria tua dengan memegang tangan mikha yang sedang mengumpulkan mana.
"Jangan begitu ikki, kita akan meninggalkan tempat ini untuk nya" ucap pria tua itu.
"HAAHH?!?, Kenapa master?, kita kan sudah memesan tempat ini" ucap kesal Ikki.
"Jangan begitu, kita merupakan orang yang terhormat, jangan membuat masalah yang bisa membuat harga diri mu turun" kata nasihat dari pria tua itu.
'Baiklah kalau itu yang master inginkan"kata seorang pria yang berada disamping ikki.
"KAU! Mengapa kau menuruti kata master begitu saja hahh??!!" ucap kesal ikki sambil menatap tajam pria itu.
"Huftthh, Kau tau, kau akan dipandang rendah oleh sekitar mu jika bersikap seperti itu"katanya menasehati ikki.
"Apa kau bilang??!! mana mungkin ada orang yang berani merendahkan kita, KECUALI ini orang" sambil berpaling dan menatap tajam kearah mikha.
Dan mikha yang mulai kesal dengan sikap ikki, langsung tanpa diam-diam. Mengumpulkan mana dan bersiap untuk memukul ikki.
*Wushh*
Tetapi, tangan mikha yang sudah bersiap itu, ditahan oleh pria itu dan dia berkata...
"Hentikan, kami tidak ingin membuat masalah dengan mu, mohon maafkan dia" ucap pria tua itu.
Mikha yang mulai meredakan amarahnya, langsung menghilangkan niat untuk menghajar ikki, dan langsung berpaling untuk mencari tempat baru. Tetapi kejadian tak terduga terjadi.
Ikki tiba-tiba langsung memukul wajah mikha sekuat tenaga dan membuat mikha terpental jauh dan menghancurkan beberapa meja yang ada disana.
*Duackkk*
Mikha yang terpental itu kaget, Dan perlahan bangun untuk melihat situasi. Dan disana, terlihat si ikki yang berteriak senang dan berkata..
"AHAHAHAHA KAU LIHAT ITU, ITU ADALAH AKIBATNYA AHAHAHAH" Teriak senang dengan tertawa bahagia karena sudah memberi mikha pelajaran.
Mikha yang awalnya bengong dengan situasi itu, langsung amarahnya naik kepuncak dan bangkit dari duduk nya dan langsung berlari ke arah ikki.
Dan disana, saat dia ingin menghampiri ikki, dia dihalangi oleh pria tua itu, dan dia berkata...
"Otto, tunggu dulu, aku minta maaf atas kelakuan murid ku, kuharap kau memaafkan nya" ucap pria tua sambil menghalangi mikha.
"Ya, tadinya aku juga ingin menyelesaikan masalah ini dengan damai, tapi, seperti nya dia sudah keterlaluan, jadi, maaf, ini untuk masa depannya" ucap mikha menghindari pria tua itu.
Dan sekali lagi, pria tua itu ingin menghalangi mikha dengan tubuhnya yang kekar itu. tetapi, dia dikagetkan dengan mikha yang bergerak sangat cepat.
Tidak, tapi dia merasa bahwa dia sedang melambat, dan saat berpikir hal itu. Dia juga berpikir bahwa ini sudah terlambat untuk menghentikan Mikha agar tidak memukul muridnya.
"ha, aahhhh. aku menyerah, muridku, sepertinya kau harus pergi ke rumah sakit" gumamnya.
*DUACKKKK!!!*
*DUSHHHH*
*CRACKKK*
(suara kaca pecah)
Ikki terpukul dan terpental jauh hingga menghancurkan kaca pembatas. Dan dia terjatuh dari ujung tebing itu. Dan kurasa, dia akan sekarat.
***
Disisi lain, pria yang berada disamping ikki terkejut setengah mati. Karena dia tidak menyangka bahwa ikki bisa dikalahkan seperti itu.
Dikarenakan kaget, dia langsung spontan untuk menghajar mikha. Tetapi naas, sebelum dia mengenai mikha dengan pedang yang dia munculkan tiba-tiba itu dengan 'mana'nya
Mikha menghindari serangan itu dan langsung memukul siku dari pria itu hingga patah.
*kreckkk*
note: uhh, sangat satisfaing (eh gmn tulisan nya? lupa🤣)
Pria itu langsung terjatuh kesakitan, dan disisi lain. Pria tua terkaget-kaget karena dia melihat dua orang muridnya yang dikalahkan semudah itu.
'Apa itu?, Noble Phantasm? Memorial Increase? Incarnasi? atau ki?' bertanya-tanya dalam benaknya.
Dan saat waktu kembali normal. Dia langsung bertanya kepada mikha, apa yang sudah dia lakukan kepada murid-muridnya.
"Apa yang sudah kau lakukan?, aku tidak bisa melihat teknik mu!?" tanya pria tua itu.
"Itu hanyalah kumpulan mana yang ku lepaskan dengan sekuat tenaga" jawab mikha sambil memalingkan wajahnya ke arah pria tua itu.
note: knp gw pake kata"pria tua" atau "pria" itu karena kita gk tau nama mereka/ si mikha g tau nama mereka, oke? ini bukan dongeng tapi sebuah kejadian ,ngarti ora?
"Kalau itu, itu adalah salah satu efek skill ku" jawab santai mikha.
"Skill yang bisa mempengaruhi hukum waktu?, apa-apakah mungkin itu adalah skill ultimate? tanya nya lagi.
**Note ea:
Tingkatan skill yang diperbaharui
note: maap kalo gk konsisten,
F\= daily
E\=Newbie
D\=medium
C\= High
B\= Expert
A\= Very expert
S\= Legendary
SS\= Ultimate
dan tingkatan sampingan
-Unique \= hanya dia yang bisa gunakan
-EX \= dapat lebih mudah berkembang tingkatan nya
-Forbidden \= sihir hitam yang dapat menggangu keseimbangan dunia
-Ancient \= Formula sihir sejak jaman dahulu
-Lost \= memiliki 2 tipe
-Lost\= sihir yang sudah hilang
-Lost\= Sihir yang membutuhkan pengorbanan keberadaan suatu mahkluk
note: ini jg termasuk tingkatan sihir yah, maap gk konsisten lagi
note: skill normal bisa meningkat tapi hanya bertambah besar atau luas, tapi kalo EX bisa berevolusi/ jadi sesuatu yang beda. ok
note: oh ya chap ini bakal pendek, karena lagi gk mood, dan lagi diusaha in buat tiap hari.
*******
"Hm?, yang itu mungkin saja, karena aku tidak mengecek tingkatan skill ku" jawab mikha.
"Apa?, kau tidak pernah mengecek tingkatan skill mu?" teriak bertanya.
"Yah, karena itu tidak diperlukan" jawab mikha.
"Tapi, untuk bisa sekuat itu, apakah kau seorang'Regulator'?" tanya asal dari pria tua itu.
"Hm, ya, aku adalah seorang 'Regulator'" jawab mikha.
"APA?!" teriak kagetnya.
'Apa yang sudah ku lakukan, aku sudah menyinggung seorang 'Regulator', apakah dia memaafkan kami?" bertanya-tanya dalam benaknya sambil panik.
"Dan, kau tidak usah khawatir tentang itu, lebih baik kau urus muridmu dulu, mereka pasti kesakitan" saran mikha.
Dan akhirnya, pria tua itu memberi maaf kepada mikha dan membawa murid-muridnya ke rumah sakit.
Dan mikha yang sudah membuat keributan, percakapannya yang berkata bahwa dia adalah salah satu'Regulator', terdengar oleh manager tempat itu, dan dia ditempatkan di tempat terbaik.
Mereka meminta maaf, dan mikha memaafkan mereka. Dan setelah masalah itu, dia akhirnya bisa sarapan. Karena dia sudah kelaparan dari tadi.
•| Mikha jadi emosional, dan sifatnya yang gk naif lagi, walaupun tadinya gk terlalu naif sih, tapi di chap berikutnya, dia bakal jadi agak pinter, gk naif, dan tentunya, dia bakal op hehe.
Oh ya maap kalo pendek yak
**Dan TINGGALKAN JEJAK DENGAN LIKE, DAN BILA ADA SARAN, KIRIMKAN DI KOMENTAR, SEE YOU^_^
Asw**