Divine Art

Divine Art
CHAP 43- Kraken



...Terimakasih Karena Sudah Mampir...


...|••••••••••|...


Arc 8 || Kerajaan Yamato -


Sesaat setelah kemunculan kraken, seluruh orang yang berada di kapal langsung panik. Beberapa dari mereka putus asa, Beberapa lagi tetap memilih untuk melawan kraken itu.


Tetapi, semangat untuk melawan mereka langsung dipatahkan begitu saja. Setelah melihat kekuatan yang dimiliki kraken itu.


Kraken itu mengeluarkan kumpulan petir berwarna ungu diatas kepalanya. Dan tentakelnya yang tadinya berada didalam lautan dikeluarkan untuk mengumpulkan mana disekitar agar petir itu bisa terwujud.


*Wush*


Dan tanpa berlama-lama, kraken itu melemparkan petir ungu itu kearah kapal.


*Boom*


Petir itu dengan cepatnya melesat dan menghancurkanratakan kapal Mikha. Dan air yang terkena petir itu langsung menyengat orang yang menyentuhnya. Sehingga seluruh orang yang berada di kapal itu langsung mati.


...------...


Disisi lain, beberapa saat lalu. Mikha , Rafhlea, Rikka, dan Charlotte yang terkejut akan kehadiran kraken. Mikha yang sudah sadar dari lamunannya yang terkejut akan kraken, langsung menyadarkan mereka semua.


"Lia!, Rikka!, Charlotte!" Teriaknya sambil menggoyangkan badan mereka agar sadar.


Mereka bertiga sadar dari lamunannya, tetapi tidak bisa menahan kehadiran kraken yang begitu kuat. Dan mereka terjatuh karena tidak kuat.


"Mikha?...." Ucap Raflhea yang ketakutan.


"Ya, aku disini..." balas nya.


"Apa yang.... harus.. kita lakukan?" Tanya Rikka yang sudah putus asa.


"Kita akan meninggalkan kapal ini" Ucap mikha yang membuat seluruh orang terkejut.


"Eh?" tapi.... mereka semua?" Ucap Raflhea sambil menunjuk para penumpang kapal itu.


"Mereka adalah orang asing.." balas mikha meyakinkan Rafhlea.


"Tetapi!.... kita.. tidak bisa meninggalkan mereka begitu saja.." Ucap Raflhea sambil memelas.


"Aku hanya akan menyelamatkan orang terdekat ku, aku tidak peduli dengan orang lain" Ucap Mikha yang membuat Rikka dan Rafhlea tersadar akan apa yang sedang mereka alami.


Mereka sedang berhadapan dengan salah satu bencana hidup. Yang dimana, kemungkinan untuk mereka hidup adalah hampir nol.


"Tetapi....." Ucap Raflhea sambil menangis karena tidak bisa berbuat apa-apa


Dan setelah itu, Mereka setuju dengan berat hati. Menggunakan Otoritas dari Ibu roh yang dimiliki Rafhlea, dan mereka menghilangkan hawa keberadaan mereka agar tidak diketahui oleh Kraken.


Dan dengan sihir Mikha juga Charlotte, Mereka membuat sihir penghalang dengan elemen es juga angin.


Sihir itu membuat sebuah bola yang didalamnya terdapat mikha dan yang lainnya. Dan disaat Setelah mereka memasuki bola itu. Para penumpang yang melihat hal itu langsung tergesa-gesa berlari kearah mereka untuk meminta untuk dibuatkan pelindung sihir juga.


Tetapi Charlotte dan Mikha menolak. Karena jika mereka membuat sihir pelindung lain, mereka tidak akan selamat karena kita tidak tahu bagaimana dampak dari serangan Kraken.


Dan dikarenakan penolakan itu, Para penumpang langsung marah dan mengamuk. Mereka memukuli pelindung itu dan hampir membuatnya hancur. Tetapi sebelum hancur, Charlotte menyerang mereka dengan sihir es nya dan membuat mereka tidak bisa bergerak.


Rafhlea dengan berat hati menutup mata dan telinga nya agar tidak mendengar teriakan kesakitan para penumpang. Karena sesungguhnya, Rafhlea adalah simbol kebaikan. Dia tidak akan tega untuk melakukan kejahatan seperti ini.


Setelah beberapa saat, Akhirnya Kraken itu melancarkan serangannya kearah kapal dan membuat kapal itu hancur tak tersisa.


...------...


Beberapa menit setelah itu, keadaan mulai sepi dan tidak terdengar sekalipun teriakan orang.


Dan disaat Charlotte membuka. sihir es nya. Terlihat mayat penumpang yang mengambang diatas air. Juga terlihat sengatan-sengatan listrik yang masih tersisa di permukaan air biru itu.


Setelah itu, Mikha dan yang lainnya melihat sekitar, apakah kraken itu masih ada atau sudah pergi meninggalkan mereka.


Dan betapa senangnya, Kraken itu sudah pergi meninggalkan mereka dan mereka akhirnya selamat.


"Tidak mungkin....." Ucap Rikka yang tidak percaya mereka bisa selamat.


Tetapi tidak lama setelah itu, tanpa peringatan atau apapun. Sebuah tentakel yang sangat besar hingga menutupi pemandangan langit biru itu. Dengan cepat nya mengarah ke mereka.


*Wush*


Charlotte, dan Rikka tidak bisa bereaksi akan serangan itu. Tetapi Mikha yang tetap dingin akan situasi itu langsung membuat sihir pertahanan dan menahannya.


*Duak*


*Crack*


Sihir pertahanan mikha tidak bisa menahan tentakel itu dan hampir hancur. Tetapi tiba-tiba, dia dibantu oleh Charlotte dan menggunakan sihir es nya.


<>


Sebuah teratai yang terbuat dari es langsung muncul didepan mereka dan menahan tentakel itu. Tetapi selang beberapa detik, teratai itu hampir hancur.


Dan Mikha yang menyadari hal itu langsung menggunakan skill sihir anginnya untuk membuat sihir pertahanan angin nya bergerak menjauh dari serangan itu.


*Wush*


Mikha dan yang lainnya yang berada didalam sihir pertahanan itu langsung melesat kesamping tentakel itu untuk menghindarinya. Tetapi naas, sesaat sebelum mereka keluar dari tentakel itu, Teratai es milik Charlotte hancur.


*Crash*


"Sedikit lagi!!!" Teriak Mikha yang berusaha menambah kecepatan pergerakan nya. Dan..... akhirnya.....


*Wush*


Mereka berhasil selamat dari serangan itu, tetapi gelombang kejut dari tentakel itu membuat air disekitarnya langsung membuat ombak yang sangat besar hingga menyapu mereka menjauh dari tentakel itu.


Dan didalamnya, mereka berputar-putar karena bola angin itu terhempas dan terkena ikan-ikan yang sedang lewat. Ombak mengguncang mereka beberapa kali.


Dan setelah beberapa saat, akhirnya aliran air tenang dan mereka kembali kepermukaan air sehingga bisa melihat lagi pemandangan langit biru.


"Kita... Selamat lagi?...." Ucap Semuanya kecuali mikha yang sedang menahan sihirnya agar tidak hancur dan mereka tenggelam.


"Hufthhh......" Napas lega Rikka yang sudah tidak tahan untuk berdiri dan akhirnya terduduk.


"Makhluk itu tidak akan menyerang kita lagi kan?" Ucap Charlotte yang sudah kelelahan karena sudah mengeluarkan sihir yang sangat banyak sehingga mana nya sudah hampir kosong.


"Ya... itu benar kita sudah lepas dari makhluk itu, tetapi kita harus bagaimana?" Tanya mikha yang sedang melihat sekitar.


"Apanya?" Tanya Rikka yang masih kelelahan.


"Kita tidak bisa pulang" balas Rafhlea yang sudah mengerti akan keadaan mereka.


"Maksudmu?" Tanya Rikka yang masih bingung.


"Menurutmu? bagaimana cara kita pulang?" Tanya mikha kepada Rikka.


"Kalau itu.... ah... oh ya.." Ucap Rikka yang sudah mengerti.


"Jika saja kita kebetulan menemukan kapal yang sedang lewat" Ucap mikha asal.


Tetapi tidak lama setelah itu, Sebuah kapal sedang lewat tidak jauh dari mereka.


Dan melihat hal itu, membuat mereka tidak percaya dengan hal itu. Tetapi sudah berhenti untuk terkejut karena apa yang sudah mereka alami.


Mereka memanggil kapal itu, dan diperbolehkan untuk naik. Mereka menjelaskan semuanya, dan membuat mereka yang mendengar hal itu sedikit tidak percaya dengan cerita mereka.


Tetapi mereka teringat dengan gelombang pasang yang menghampiri mereka beberapa saat lalu. Jadi mereka mempercayai mikha dan memberikan nya tumpangan.


...|••••••••••|...


...note: dan kau pasti mikir, kok mc lemah? kan padahal kuat, bisa ngalahin iblis....


...hey! Ini tuh bencana hidup, kekuatan mereka itu kek bencana alam aja....


......Dan butuh sekitar 10 regulator dari Rank 11 sampe 20 buat ngehadepin satu dari 7 bencana hidup......


...Oke, Like kalo suka, Komen buat saran, Favorit kalo suka ceritanya...