Divine Art

Divine Art
CHAP 50- Masa lalu



...Terimakasih Karena Sudah Mampir...


...|••••••••••|...


Arc 9 || Masa lalu -


"Dan setahun pun berlalu, Dikarenakan para tetangga yang mulai curiga. Mereka mendobrak langsung rumah Mikha dan menemukan Mikha yang sudah terkapar pingsan diatas karpet"


"Dan saat dia ditanya mengapa, Mikha menjawab bahwa orang tua nya mungkin akan kembali dan menjemputnya, namun dia tidak bisa selalu berharap, dikarenakan itu dia menghemat pengeluaran makannya sehingga jatah uang makan yang seharusnya habis dalam 6 bulan, bisa bertahan sampai setahun"


"Mendengar hal itu, para tetangga menangis kasihan. Sehingga mereka mengabari paman dari mikha karena yang mereka kenal hanya paman nya saja"


"Paman mikha menjemputnya dan merawatnya, namun apa yang diterima mikha bukanlah kasih sayang, tetapi dia dipaksa untuk mengurus hidupnya sendiri"


"Dikarenakan paman mikha adalah berandalan bersama istri nya yang menjemput Mikha dikarenakan ada nya rumah Mikha yang bisa dijual, dan mereka bisa mendapatkan banyak uang tanpa bekerja"


"Singkat cerita, Mikha berumur 10 tahun dan dia selalu mendapat perlakuan buruk dari pamannya maupun di sekolah nya. disekolah dia dibully karena dia terlihat seperti pecundang"


"Dan ajaibnya, entah itu pertolongan atau cobaan dari Tuhan. Neneknya mengetahui hal itu dan mengambil hak asuh nya dari pamannya"


"Pamannya di laporkan dan ditangkap oleh polisi. Dan Mikha pindah ke rumah neneknya, Disana dia bertemu dengan ku yang juga sudah kehilangan orang tua ku karena kecelakaan mobil dan akhirnya diasuh oleh nenek"


"Nenek dan aku merawat sampai dia kelas 2 smp. Namun, tanpa disangka bahwa nenek telah mengidap penyakit hingga akhirnya dia meninggal yang membuat Mikha membuka hatinya lagi dan akhirnya menangisi kepergian nenek"


"Dan disaat dia kelas 3 smp, aku meninggalkan nya untuk hidup sendiri karena aku ingat suatu tugas Setelah melihat-lihat gudang yang sedang kubersihkan saat itu"


"Dan tamat"


"Eh? apa itu?" Tanya Charlotte yang tidak percaya dengan betapa menyedihkannya kehidupan Mikha sebelumnya.


"Yah.. jadi kau harus menjaga perasaannya agar tidak kosong seperti sekarang" (Yuuki)


"Ah... Baik..." Balas Charlotte.


...------...


"Guru, ini memang sudah kutanyakan beribu kali, Namun kita ingin kemana?" Tanya Rikka yang masih tidak tahu tujuan nya kemana.


"Diam dan ikuti aku atau pergi dan tinggalkan aku" Ucap mikha spontan hingga membuat Rikka langsung terdiam.


"..."


---


Dan akhirnya setelah mereka menunggu selama beberapa menit, Kereta api akhirnya datang yang membuat Mereka semua kecuali Yuuki dan Mikha terkejut.


"Apa ini? bagaimana bisa benda sebesar ini bisa bergerak?" Ucap Charlotte saat melihat kereta api.


"Uah.." Ucap Raflhea yang terkagum.


"Ini sungguh peradaban yang sangat maju dibandingkan dengan kerajaan suci" Ucap Rikka.


Disaat di dalam kota pun mereka heboh dikarenakan mobil juga listrik yang mereka lihat. Mereka seperti merasa di dunia lain yang penuh dengan inovasi.


Dan tanpa berlama-lama, Mikha langsung mengajak mereka untuk memasuki kereta dan mereka pun menuruti nya. Dan saat didalam kereta pun mereka langsung terkagum dengan interior nya.


Sebuah kata indah mungkin ada di dalam pikiran mereka. Namun di dalam pikiran Yuuki dan Mikha, hal ini seperti menjelajah ke era abad pertengahan.


Dan tanpa berlama-lama, Kereta api pun berjalan dan Disaat mereka melihat keluar. Betapa menakjubkan nya pemandangan yang disuguhkan.


Angin-angin sepoi menerobos masuk dari jendela kecil kereta api dan pemandangan indah dengan rumput hijau juga bunga-bunga yang sedang mekar dengan indahnya terlihat dari dalam kereta yang membuat mata dan pikiran pun sejuk.


...|••••••••••|...


...note: lagi g mood, bsk ku up lagi...


...Oke, Like kalo suka, Komen buat saran, Favorit kalo suka ceritanya...