Divine Art

Divine Art
CHAP 10-Ringkasan kejadian



"Kyaa!", tiba-tiba ada suara seorang wanita yang berteriak.


Ia tidak lain adalah wanita yang tadi menghampiri ku.


Dia kaget karena mikha tiba-tiba bangun dari tidurnya. Ia kaget dan grogi, tetapi aku langsung bertanya kepada nya" Ah, maaf aku mengagetkan mu," dengan wajah tidak enak karena sudah mengagetkan wanita itu.


"Ah... tidak apa-apa, oh ya dokternya sudah datang, mending kau sekalian di periksa oleh dokter itu". Dengan mundur dan memperlihatkan sosok dokter itu.


Saat aku melihat dokter itu, entah kenapa aku merasakan sesuatu yang sangat buruk. "oke, mari kita periksa keadaan anda" dengan lembut dan memeriksa keadaan tubuhku.


Setelah pemeriksaan, aku diberitahu bahwa tubuhku sedang mengalami pencegahan rasa sakit, yang akan menyebabkan saat fase itu selesai, aku akan mengalami sakit yang luar biasa karena semua rasa sakit yang dicegah itu akan langsung seketika masuk ke tubuh ku.


Aku tidak percaya dokter itu, karena tubuh ku sudah diberitahu oleh wanita putih itu, takkan menerima penyakit atau apapun itu.Entah kenapa aku lebih mempercayai wanita itu ketimbang dokter ini.


Setelah pemeriksaan selesai,dan dokter itu sudah pergi dari ruangan itu. wanita itu mendekati ku dan berkata" ah, kita belum berkenalan ya?" dengan wajah senang dan berada di samping tempat tidur.


"Aku adalah Charlotte von Yuukighazia, anak ketiga dari keluarga Yuukighazia, senang bertemu dengan mu". denagn sopan mengangkat rok gaun dan menundukkan kepalanya.


Dari situ, aku merasa akrab dengan nama "Charlotte", itu rasanya seperti aku sudah menunggunya untuk waktu yang lama.


"Dan kamu?" Charlotte bertanya kepada mikha.


"Ah-!, ak- eh, namaku adal-lah mikha izyuki" dengan terbata-bata dan gugup karena memperkenalkan diri didepan wanita cantik.


"ahahaha, kau tidak perlu gugup" dengan tertawa karena perkataan mikha.


"emm... sebenarnya... kenapa aku berada disini?" mikha bertanya dengan ragu ke Charlotte.


Setelah itu, ia menjelaskan kenapa aku bisa berada di mansion milik keluarga Yuukighazia ini.


Ia memberitahu ku bahwa saat itu, setelah Charlotte memanggil ku dari dalam kereta, ia melihat ku tertembak panah di bagian kaki kanan, dan juga setelah beberapa saat, anak panah juga menancap di punggung ku.


Dia kaget karena, sebab dari perbuatannya (memanggil mikha yang sedang menghindari kereta), ada seseorang yang tidak bersalah, langsung mati didepan matanya.


Ia langsung syok,dan hampir pingsan. tetapi tiba-tiba ada sebuah angin yang besar menghampiri kereta itu, dan para bandit yang bisa dilihat mata nya itu, terbunuh dengan terbelah beberapa bagian.


Setelah melihat kejadian itu,*KYAAA!!!, dia langsung teriak dan menutup matanya,juga mual karena melihat mayat yang berserakan tepat didepan nya.


Setelah kejadian itu, dia memberanikan diri untuk melihat keadaan. Dan disana ia melihat seorang pria yang membantai seluruh bandit itu.


Disitu, entah kenapa, ia seperti melihat seorang yang sudah tidak asing baginya, dan sudah ia tunggu-tunggu selama ini.


Dan saat sesosok pria itu tiba-tiba jatuh tidak berdaya didepannya.


Setelah mengamati situasi itu, para penjaga yang sudah selesai bertarung dengan para bandit itu, langsung cepat menurunkan semua orang yang berada di dalam kereta itu, dan yang lain meminta pertolongan kepada para penjaga gerbang yang berada agak jauh dari lokasi tersebut.


Selang beberapa lama, akhirnya para penjaga itu datang bersama para petualang yang sedang lewat. Dan menolong Meraka.


•|Dikit kan?


Agak males juga sy nya, jadi tambah-tambah lah pembaca novel ini, dan jan lupa beri jejak, ok?