Divine Art

Divine Art
CHAP 51,2 - Serangan



...Thank You For Coming To Read...


...----...


...Arc 9 - Masa Lalu...


...~ Pertarungan antara Kakak dan Adik ~...


Beberapa hari berikutnya setelah selalu berganti-ganti Kereta api, dan menginap di beberapa penginapan. Mikha dan yang lainnya akhirnya berhasil sampai di kota Linden dan akan menetap untuk beberapa hari agar tidak jenuh dengan perjalanan.


Mereka berjalan dari stasiun kereta menuju ke suatu penginapan yang merupakan salah satu dari penginapan terbaik yang ada di kota itu. Namun saat dalam perjalanan menggunakan mobil versi lama, perjalanan mereka terhenti dikarenakan jembatan yang akan dilalui mereka hancur.


...Note: Bayangin mobilnya yg kek di anime Violet Evergarden ok?...


"Mengapa jembatan itu bisa hancur?" Tanya Charlotte yang mengeluarkan kepalanya dari jendela mobil.


"Ah, saya pun tidak tahu... Apakah anda ingin melewati jalan lain yang lumayan jauh?" Tanya supir setelah melihat jembatan itu dan bersiap untuk berganti arah.


"Ah, Tolong” Ucap mikha yang menyetujui saran supir itu.


...


"Apakah ada sesuatu yang terjadi sebelum kita kemari?" Tanya Mikha yang masih penasaran dengan alasan kenapa jembatan itu bisa hancur.


"Hm.. apakah mungkin jika ada orang yang bertarung diatas jembatan itu hingga hancur?" Balas Rikka.


"Tapi... Untuk bisa menghancurkan hampir seluruh jembatan itu, apakah itu adalah pertarungan yang sangat hebat?" Tanya Charlotte melanjutkan pembicaraan.


"Hmm.. Mungkin, tapi tidak juga, Karena dengan teknologi seperti ini, mustahil kita tidak tahu dalam perjalanan ini, apalagi.. aku sudah membaca seluruh koran yang beredar, dan tidak ada berita tentang hal ini" Balas Yuuki dan tiba-tiba saja..


*bruk..


"Hmm?.. Kenapa pak supir?" Tanya Mikha setelah melihat bahwa mobilnya berhenti.


Dan tidak disangka, Disaat Mikha melihat supir itu. Betapa terkejutnya dia, Dikarenakan Kepala supir itu telah berlubang dan mengeluarkan banyak sekali darah dan mengalir deras.


"Apa?!... TURUN DARI MOBIL SEKARANG!!!!" Teriak Mikha dan langsung saja menghancurkan pintu mobil itu dan menggendong Rafhlea di punggungnya.


*duar!!


Mobil itu seketika meledak setelah Mikha dan yang lainnya keluar secara paksa dari mobil itu. Dan setelah melihat ke sekeliling untuk melihat adanya musuh, Mikha dan Yuuki pun melihat sebuah kota yang tidak jauh dari sana, terbakar oleh api dan terdengar lah banyak sekali jeritan.


"Apa itu....!?" Ucap Mikha tidak percaya dan langsung menurunkan Tubuh Rafhlea dan menyuruh Rikka dan Charlotte untuk menjaganya. Sementara Mikha dan Yuuki akan pergi ke kota itu untuk melihat keadaan.


...


*wush..


*kyaaaa!!!


*crack...


Dan beberapa saat setelah mereka sampai, tanpa disangka bahwa kota itu sudah hancur dan terbakar di segala tempat hingga tidak akan ada orang yang selamat. Namun..


"To-toloonggg!!!"


Suara meminta tolong terdengar dan mereka pun langsung melesat dan menghampiri arah suara itu dan setelah mencari beberapa menit. Akhirnya Mikha menemukan seorang anak kecil yang sedang tertimbun puing-puing bangunan dan hampir saja terlahap api.


"Kuhhh!!!..." Mikha langsung melesat dan mengangkat puing bangunan itu dengan memanipulasi mana ditangannya agar melindungi nya dari panas api.


*crack..


*wush!


Mikha akhirnya selesai mengangkat puing itu dan langsung memberikan sihir pemulihan kepada anak itu dan membuatnya tertidur agar tidak melihat lebih banyak lagi kesengsaraan.


"Apakah kau sudah menemukan orang yang meminta pertolongan itu?" Tanya Yuuki yang baru datang dan terlihat ditangan nya ada sebuah bercak darah merah.


"Kau membunuh?"


"Hm?... ahhh.... Ini bukan darah manusia, Aku menemukan beberapa beast yang berkeliaran setelah mencium aroma darah dari para warga yang mati " Balas Yuuki sambil memperlihatkan tangannya yang penuh darah.


......Namun......


"MIKHA!!! JANGAN TERTIPU!!" Terdengar suara teriakan yang sangat keras dan Mikha pun langsung menengok kearah sumber suara itu dan mendapati bahwa yang berteriak itu adalah Yuuki.


......Namun......


*srek!


"Gahhh!!..." Reaksi Kesakitan Mikha dan langsung melompat mundur dari posisinya, Namun...


*wush!


Yuuki palsu itu langsung melesat kearahnya dan Mikha menanggapi nya dengan mengeluarkan pedang mana nya dan menahannya menggunakan mata pedang yang tajam agar tangan Yuuki palsu itu terluka, Namun....


*srek!


Yuuki palsu itu tidak memperdulikan nya dan tetap menyerang Mikha dengan mencekik lehernya dengan energi yang sangat panas.


Dan tangan Yuuki palsu itupun terbelah secara vertikal namun segera setelah pedang itu menembus lengannya. Lengan Yuuki palsu itu beregenerasi hingga pedang mana milik Mikha menghilang dan akhirnya lengan Yuuki palsu sembuh total, tidak meninggalkan bekas sedikit pun.


*wush!


Dan disisi lain, Yuuki langsung melesat kearah Yuuki palsu itu setelah dia menyerang Mikha dan menyerang menggunakan bela diri dan meninju langsung kearah wajah Yuuki palsu itu. Namun seperti sebelumnya, Yuuki palsu itu tidak memperdulikan nya dan langsung menyerang balik dengan menendang dan meninju Yuuki di beberapa tempat dengan cepatnya.


*buk!


*duak!


*buk!


"Guahhk!....." Teriak kesakitan Yuuki.


Dan Yuuki yang merasa terancam langsung melompat mundur dan mengambil jarak untuk mengumpulkan informasi dan bersiap untuk menyerang balik kearah Yuuki palsu itu.


"Siapa Kau?...hufth...hufth..." Tanya Yuuki yang mulai kelelahan entah kenapa.


"Seharusnya aku memiliki beberapa multi-dimensional barrier yang melindungi seluruh tubuhku, namun dia berhasil melukai seperti barrier itu tidak pernah ada... guh.." Gumam Yuuki yang merasa heran.


"Hm?... Aku?.. woah.. aku sangat sedih loh kalau kau tidak mengingat ku" Balas Yuuki palsu itu sambil meraba-raba tubuhnya sendiri dengan seksi nya.


"H-Hah?.... Apa maksudmu?"


"Hmm.. Okelah, akan kuberitahu.. Yuuki onee-sama!" Balas Yuuki palsu itu.


*wush..


Dan perlahan-lahan, tubuhnya sedikit demi sedikit menyusut dan wajah nya mulai berubah. dan penampakan itu terlalu menjijikkan dikarenakan seperti daging dan kulit yang bergerak sendiri.


Dan setelah beberapa saat, Yuuki palsu pun memperlihatkan wujud aslinya yang ternyata adalah anak berusia 14 tahun dengan wajah cantik dan imut dengan rambut putih dan mata berwarna merah. Dia juga berpakaian dengan sebuah jas khas militer atau apapun itu berwarna putih. Ditambah, dengan jubah yang menutupi seluruh bagian belakangnya dan tentu saja berwarna putih.


"K-kau...!" Ucap Yuuki seperti sudah tahu identitas dari anak berusia 14 tahun itu.


"Ya..!, kau masih ingat aku? Yuuki onee-sama!..." Ucap gadis itu dengan centil.


"Tidak mungkin.... bukankah kau... sudah tertabrak oleh mobil bus dan seketika mati ditempat!?" Ucap Yuuki dengan sedikit gagap karena tidak percaya dengan yang dilihatnya.


"Ya....! Aku kembali dari kematian! hanya untuk membunuh mu onee-sama, dan juga kakak kecilku yang pingsan disana!" Balas gadis itu yang ternyata adalah adik dari Mikha di dunia sebelumnya.


"Tapi... bagaimana bisa kau?... tidak, mengapa kau ingin membunuhku dan Mikha? yang merupakan sepupu dan kakakmu sendiri hah?!... Chika?!" Tanya Yuuki yang sedikit terkejut, tidak percaya, dan marah dikarenakan kehadiran Chika.


"Hmm....? Mengapa aku ingin membunuhmu dan kakak?..... Tentu saja.. ITU KARENA------------... , IYA KAN?!!!" Teriak Chika yang marah dikarenakan iri dan cemburu.


"Kau?... bagaimana kau tahu itu?... tidak mungkin?! apakah... ada salah satu anggota keluarga Izyuki yang mengambil roh mu dan memberitahu mu tentang itu dan mengendalikan pikiran mu?!" Ucap Yuuki yang hanya berspekulasi.


"Hah?!..." Reaksi Chika yang sangat dingin dan menatap tajam kearah Yuuki.


*deg!


"Aku dikendalikan?... aku? yang merupakan sang ratu putih?... ITU TIDAK MUNGKIN!!!!... APA KAU MENGEJEKKU?!! DIKARENAKAN AKU TIDAK BERBAKAT DALAM DARAH IZYUKI!!!!" Teriak Chika yang tidak terima dengan ucapan Yuuki.


"Ap-apa maksud-.."


"DIAM!!!"


"JANGAN SOMBONG HANYA DENGAN DIVINE ART MU YANG HANYA CRIMSON BUTTERFLY!!!!" Teriak Chika yang masih marah.


"Apa?!... Kau? bagaimana kau... tahu?..."


...---...


...Note: Entah ini serius atau apa, tapi ya.. gitulah.......


...[Please Like And Comment If You Have Any Suggestions]...