
Setelah lia pergi, aku keluar rumah untuk melihat pemandangan dari hutan ini. melihat semua pohon yang menjulang tinggi, hewan-hewan imut juga aneh...
Juga, jika diungkapkan dengan kata-kata mungkin akan terdengar seperti ini.....
" angin sejuk yang berhembus, bersamaan dengan hijaunya pepohonan yang tinggi menjulang ke langit. dan diiringi suara jangkrik musim panas yang merdu, juga diwarnai oleh mahkluk tak dikenal namun imut, Dan yang paling bersinar ialah bunga yang bahkan lebih terang dari sebuah nyala api.."
Setelah berjalan beberapa saat, tiba-tiba aku menerima sebuah peringatan dari dari sistem status [ALERT!!]
[ hawa membunuh terdeteksi oleh radar,harap membuat tindakan pencegahan],
dengan buru-buru aku berpikir dengan segala cara, sambil bersiaga dengan melihat sekeliling.
Dan tiba-tiba dari pohon yang jauh, ada sebuah anak panah yang melalu pesat,tepat ke kepala ku.
Tapi dikarenakan aku sudah diperingatkan oleh "sistem" ,Aku bisa menanggapi serangan tersebut dengan [Haste] ,aku bergerak kesamping untuk menghindari anak panah itu, tetapi karena aku tidak memerhatikan sekitar. tiba-tiba.......
puluhan anak panah datang kepada ku dari berbagai arah ,saat aku ingin memikirkan untuk menghindari serangan tersebut, tiba-tiba.....
[Patience], skill itu aktif sendiri, aku tidak tau apa penyebabnya, tetapi apa yang kulihat sekarang adalah.....
Seluruh anak panah itu berhenti,tidak , lebih tepatnya melambat karena salah satu efek dari skill [Patience].
Dan ditengah kebingungan ini, [Kenaikan Level dari Ketahanan mental Lv.1>>Lv.2]
aku kaget karena hal ini, tapi seperti sebelumnya, pikiran ku akan jernih Kembali.
dan dengan cepat aku menggunakan [Haste] !....
Aku berlari menghindari anak panah tersebut, tetapi para pemanah itu malah mengikuti ku dan terjadilah kejar-kejaran..
Setelah beberapa saat kejar-kejaran ini dimulai, aku mulai kehabisan mana, dan pandangan ku menjadi kabur,juga sakit kepala yang hampir membuat ku pingsan.
Tetapi tidak kusangka, muncul sebuah anak panah yang dilapisi sihir angin menghancurkan jalur pengejaran ku.
Disitulah, aku melihat sesosok gadis yang menghadang mereka, dan dia berkata" Apa yang sedang kamu lakukan nii-sama!!"
"Eh !?".....
Aku pun kaget karena itu, dan saat aku melihat wajah gadis itu, ternyata gadis itu adalah Rafhlea.
Dia menghadang para pemanah tersebut. dan kembali menanyakannya lagi
Mereka berhenti dan mulai ingin berbicara, disitu ada pemanah yang maju, dan menampakkan wajahnya.
"Ah ??!" dengan kagetnya aku.
aku langsung tau bahwa dia adalah kakak dari Rafhlea.
Dengan wajah yang hampir mirip dengan lia, yang berbeda hanyalah dia mempunyai rambut pirang yang lurus, panjang dengan gaya kuda poni. juga badan dengan postur yang sangat bagus.
berbeda dengan Rafhlea yang dengan rambut pirang yang dipotong pendek.dan bertubuh lebih kecil dari tubuh ku.
Tapi, disini ada yang membuat ku heran dan menanyakan nya ke kakak dari lia" Kenapa kau menargetkan ku? dan juga menyerang ku diam-diam?!" ucap ku sambil menatap tajam wajah dari kakak lia
Dia dengan sombongnya mengatakan" Hah?!, kenapa kau tanya?, itu karena kau sudah mendekati adikku yang merupakan tunangan dari pangeran ke-1 kekaisaran *Rhudyfolt* , dan juga dia adalah putri pertama dari kekaisaran elf *Ely'urhot*, sudah pantas jika kau dihukum mati,dasar sampah!"
Setelah mendengar itu aku kaget karena lia adalah seorang putri, tapi aku masih tidak terima karena dia sudah menyerang ku.
Dan dengan gegabah nya aku menggunakan [Light Claws] langsung tepat kedepan mukanya.
Tetapi, mungkin karena dia terlalu kuat, atau aku yang terlalu emosional. Aku berakhir dengan sebuah panah menancap ke jantung ku.
Melihat ada anak panah dijantung ku membuat ku terjatuh dan berlutut, Tanganku yang satu menopang tubuhku dan yang lainnya memegang anak panah itu untuk dicabut.
Tapi karena aku tidak bisa mengeluarkan anak panah tersebut....
Aku batuk darah,dan rasanya sangat sakit, pandangan ku mulai kabur, dan mendengar lia berteriak-teriak sambil menangis.
pandangan terakhir ku adalah Lia yang dibawa kabur oleh kakak nya......
Aku tak paham maksud nya........ dikarenakan aku sudah tidak dapat mendengar , melihat dan berpikir apapun lagi....... sunyi........ tenang........ dan damai.........
*ting
sebuah bunyi air menetes yang sangat kencang juga bergema.......
Aku membuka mataku, dan melihat bahwa aku berada di lautan tak berujung dan menatap langit yang kosong
•|Bersambung.....