Divine Art

Divine Art
CHAP 33- Pertarungan dengan iblis kebencian (2)



...Terimakasih Karena Sudah Mampir...


...|••••••••••|...


Arc 6 || Iblis Kebencian -


Dari dalam hutan lebat itu, terlihat sesosok pria dan wanita. Mereka adalah Mikha dan Rafhlea yang datang untuk menyelamatkan Kekaisaran Shinelight.


...------...


Beberapa saat yang lalu......


"Apakah kita harus menolong mereka?" ucap mikha yang sedang berada di balik pintu kamar.


"Kita harus menolong mereka, Lawan kita kali ini adalah iblis. Mereka adalah ras yang harus sangat diwaspadai" balas Rafhlea yang sedang berganti baju didalam kamar.


"Ini permintaan mu setelah bangun?" (mikha)


"Ya!.... Dan, mungkin jika kau bukan regulator, aku tidak akan meminta permintaan ini. Tetapi, dengan kekuatan mu, seharusnya kau bisa membantu mereka" ucap Raflhea membujuk mikha.


"Tapi, kita tidak mempunyai keuntungan dari hal ini" ucap mikha menolak.


"Kau... kau.. sungguh berubah ya.. Jika ini kau yang dulu. Kau pasti sudah menolong mereka dari awal" (Rafhlea)


"Ya, itu mungkin. Tapi, ini adalah diriku yang sekarang. Jadi, itu tidak mungkin." balas mikha.


Setelah perdebatan itu, Akhirnya Mikha dan Rafhlea langsung melesat kearah medan pertempuran. Mereka lari dengan sekuat tenaga agar bisa sampai lebih cepat.


Dan akhirnya, setelah berjam-jam berlari tanpa henti. Mereka akhirnya sampai didekat medan pertempuran. Dan saat mereka melihat situasi, mereka sadar bahwa mereka sudah terlambat.


"Apakah kita sudah terlambat?" ucap mikha yang sedang melihat medan pertempuran yang mempunyai banyak mayat iblis


"Kita!, harus segera menolong mereka Mikha!!" Ucap Raflhea yang menarik pakaian mikha dan menyuruhnya untuk menghabisi iblis yang sedang ingin membunuh seseorang.


"Ya, ya.." ucap mikha sambil berjalan perlahan dan..


*Wushhh*


Mikha langsung melesat kearah iblis itu dan langsung mengeluarkan pedang mana dan menebas kearah leher iblis tersebut.


*Slashhh*


Tetapi, Serangan mikha ditahan oleh iblis itu dengan tangannya. Dan iblis itu menyerang balik mikha menggunakan bola api yang tiba-tiba muncul diatas kepalanya.


*Wushhhh*


Mikha mengindari serangan tersebut dan melepaskan pegangannya akan pedang mana nya. Dan langsung menggunakan sihir angin untuk menyerang iblis itu.


<>


*Wushhhh*


Seketika, seluruh angin yang berada di iblis itu mengamuk dan mencabik-cabik tubuh iblis itu.


Anehnya, tubuh iblis itu tidak terluka sedikitpun, Dan menganggap hal itu adalah hal sepele. Tetapi tiba-tiba, dibelakang iblis itu terlihat mikha yang sedang ingin menebas kepala iblis itu menggunakan pedang mana nya.


*Slashhh*


Tapi, Sangat disayangkan, Iblis itu bisa mengetahui keberadaan mikha. Dan menahan serangan tersebut menggunakan sihir pertahanan.


Tetapi, sihir pertahanan itu tidak bisa menahan serangan pedang mana mikha dan akhirnya hancur.


*Crackkkk*


*Slashhh*


Kepala iblis itu terpenggal dan langsung melesat jatuh ke arah tanah.


*Duackkk*


Kejadian itu membuat seluruh orang yang melihat hal itu langsung ternganga dan tidak percaya akan apa yang mereka lihat.


Tetapi tiba-tiba, tubuh iblis yang berada di dekat mikha tiba-tiba menghilang. Dan dari tempat kepala iblis itu, muncul sebuah gumpalan berwarna hitam.


Dan tentunya, itu adalah iblis yang sedang beregenerasi. Dengan hal itu, mikha langsung melesat dengan cepatnya kearah iblis itu dan langsung menyerang iblis itu tanpa ampun


*Slashhh*


*Slashhh*


*Slashh*


Sambil memutarkan tubuhnya..


Sebuah tebasan pedang yang sangat cepat dan berulang kali sehingga membuat iblis itu tidak bisa beregenerasi lagi.


Tetapi tiba-tiba, Di tengah-tengah area yang luas itu. Muncul iblis kebencian lagi yang tidak terluka sedikitpun. Hal itu membuat seluruh orang terheran-heran, Tidak terkecuali mikha dan Rafhlea.


"Aha, aha, ahahahaha Kau pikir bisa membunuhku semudah itu?" tawa iblis itu yang membuat seluruh mental prajurit langsung ketakutan.


Tetapi mikha..


"Hah? jika kau akan mati hanya dengan itu malah tidak akan membuatku senang" Ejek mikha sambil menodongkan pedangnya kearah iblis itu.


"KAU!" Teriak marah iblis itu dan langsung melesat ke arah mikha


*Wushhhh*


Serangan iblis itu ditangkis oleh pedang mikha. Dan terjadilah pertarungan hebat yang menghancurkan sekitarnya.


*Slashhh*


*Slashhh*


Dan saat serangan dari iblis itu hampir mengenai Raflhea. Mikha tiba-tiba berpindah tempat dan langsung menangkap serangan itu.


*Thepbb* (g tau gmn bunyi pas nangkepnya)


*Tessss*


Dan darah pun mengalir dari tangan mikha. Dan mikha berkata...


"Kau tidak usah melibatkan Raflhea dengan Pertarungan ini!!" Ucap mikha geram sambil menatap tajam kearah iblis itu


hal ini membuat iblis itu yang tidak mengenal akan ketakutan langsung gemetar hebat dikarenakan tatapan mikha. Dan membuat iblis itu merasa marah karena merasa takut kepada mikha.


"BERANINYA KAAUUU!!!" Teriak nya.


Dengan hal itu, membuat mereka berdua langsung melesat kearah satu sama lain. Dan terjadi bentrokan besar yang membuat seluruh orang yang berada disekitar itu terpental.


*Wushhhh*


Setelah beberapa lama beradu senjata. Mikha akhirnya sadar bahwa dia memiliki skill suci yang bisa membantunya untuk mengalahkan iblis itu. dan langsung menggunakannya..


<>


*Drkkk*


Seketika, seluruh tubuh mikha dan area sekitar menjadi putih dan mikha langsung menggunakan skill satunya lagi


<>


Yang membuat seluruh serangan yang dilancarkan nya akan dikali lipat kan menjadi dua.


Mikha langsung menyerang iblis itu dengan membabi buta.


*Slashhh*


*Slashhh*


*Slashhh*


Dan setelah beberapa- tidak, sangat banyak tebasan yang diarahkan ke iblis itu. Iblis itu akhirnya mati dengan meninggalkan batu yang seperti kristal berwarna ungu.


Setelah mengalahkan iblis itu. Dia langsung dijuluki pahlawan oleh seluruh orang yang berada di sana.


*HORE!! HIDUP PAHLAWAN!!


*PAHLAWAN!! ucap seluruh orang yang berada disekitar


Dan akhirnya, selang beberapa menit setelah hal itu, datang pasukan utama yang dipimpin oleh sang kaisar sendiri. Dia memberi selamat kepada mikha karena telah menghabisi iblis tersebut.


"Terimakasih pahlawan atas jasa mu" ucap kaisar.


Tetapi tiba-tiba, mikha menolak julukan itu. Tentu hal itu membuat kaisar heran, tetapi mikha langsung mengatakan..


"Jangan kau tutup-tutupi kesalahan mu... Dengan menggunakan ku sebagai kartu mu" ucap mikha.


"E?..., apa.... maksudmu?" tanya kaisar yang gelisah.


"Kau hanya ingin menggunakan ku untuk menutupi berita korban yang sudah meninggal kan?" lanjut mikha.


"Agar kau tidak disalahkan atas kelalaian mu yang tidak memprediksi hal ini" ucap mikha sambil menatap tajam ke kaisar.


"Apa maksudmu menggunakan diri-" dan tanpa menyelesaikan perkataannya..


"Ya kan? Kau tidak usah membohongi ku. Aku sudah banyak bertemu dengan tipe seperti mu" (mikha)


'Dia!..... pantas saja dia bisa mengalahkan iblis itu. Dengan kepintaran dan kejelian nya, dia bisa dengan mudah mengakali taktik ku' gumam kaisar dalam hatinya sambil menatap sinis kearah mikha.


"Kalau begitu, aku permisi..." ucap mikha sambil menarik tangan Rafhlea dan meninggalkan tempat itu.


Hal ini tentunya membuat kaisar marah. Tetapi dia mengambil pemikiran dingin dan menahan diri untuk tidak menyerang mikha yang bisa membunuh iblis kebencian


Setelah hal itu, Kaisar dan pasukannya langsung pergi dan menerobos ke benteng terakhir musuh.


Dan setelah beberapa jam Kekaisaran suci bertempur. Akhirnya Kekaisaran Rudhloft pun menyerahkan diri, Dan membuat Kekaisaran menang.


...------...


Disisi lain, Beberapa jam sebelumnya....


Rikka yang terpesona akan kekuatan mikha. Langsung meninggalkan tugasnya dan pergi mengejar kearah mikha pergi.


Dan beberapa saat setelah itu, Akhirnya Rikka berhasil menyusul mikha dan berkata..


"A-ANOO!!" Teriaknya sambil terengah-engah.


...|••••••••••|...


...Note: Hayo, Si Rikka kenapa ngejar mikha?...


...Note: Nih ya, karena gw ngurus 2 novel. Kemungkinan novel ini bakal daily up, Dan terjadwal, gak kaya sekarang, acak. Ok?...


...TERIMAKASIH SUDAH BACA SAMPAI SINI. JIKA KALIAN SUKA, DIMOHON UNTUK LIKE DAN KOMEN JIKA ADA SARAN UNTUK CHAP BERIKUTNYA....


...OKE ARIGATHANKS GOZAIMUCH...


...||Divine art||...