Divine Art

Divine Art
CHAP 44- Orang misterius



...Terimakasih Karena Sudah Mampir...


...|••••••••••|...


Arc 8 || Kerajaan Yamato -


Beberapa hari setelah Mikha dan yang lainnya menumpang ke kapal itu. Perjalanan nya tidak bisa dikatakan damai, dikarenakan beberapa hari yang lalu, Mereka bertemu dengan bajak laut dan hampir dikalahkan.


Tetapi datang seorang perempuan dengan rambut merah dan dengan pakaian yang mirip dengan bajak laut, mengalahkan mereka semua dengan mudahnya.


Dan lucu nya, sesaat setelah dia mengalahkan para bajak laut itu, dia jatuh pingsan dikarenakan kelaparan. Dan akhirnya, dia dibawa masuk kedalam kapal dan diberi makan setelah dia bangun.


"Apakah makanan nya enak?" Tanya Rafhlea yang sedang membuka pintu kamar dan membawa minuman.


"Ya, terimakasih!" Balasnya sambil makan dengan lahapnya.


"Ya.. sama-sama" balas Rafhlea dengan penuh senyuman.


beberapa saat setelah wanita itu selesai makan, dan Rafhlea bersiap untuk menaruh piring makannya ke dapur untuk dicuci. Wanita itu memanggil Rafhlea untuk berbicara.


"Hey!, apakah kau bisa menemanimu sebentar? no..na?" Ucapnya dengan nada menggoda.


"Ah, apakah ada yang bisa kubantu?" Tanya Rafhlea dengan senyum diwajahnya.


"Yah... aku hanya ingin menanyakan suatu hal kepadamu" balas nya sambil mengayunkan tangan nya untuk menyuruh Rafhlea agar duduk.


"Ya.. apa yang ingin kau tanyakan?" Tanya Rafhlea bingung sambil duduk ditempat duduk.


"Yah, aku hanya ingin tanya kepadamu tentang pria yang mendampingi mu itu" Tanya wanita itu.


"Eh? etto...." ucap Raflhea ragu-ragu karena tidak baik untuk membicarakan orang lain kepada orang yang tidak dikenalnya.


"Ah! oh ya! namaku Yuuki Izyuki, salam kenal...." Ucapnya dengan wajah senang.


"Ah.. namaku Rafhlea Elhytra" Balas Rafhlea dengan sedikit menundukkan kepalanya.


"Eh?! Izyuki?!" Teriak kaget Rafhlea karena menyadari bahwa marga (nama keluarga) dari wanita itu adalah izyuki, yang mana itu adalah marga dari Mikha.


"Ya, itu benar, shiihhh" ucapnya dengan jari telunjuknya berada didepan bibir nya.


"Eh? apakah kau!... etto.. keluarga mikha?" Tanya Rafhlea yang tadinya berteriak dengan sedikit keras, tapi sadar dan menurunkan suaranya.


"Yah.. itu tidak terlalu tepat untuk menyebutku sebagai keluarga nya, jadi lebih tepatnya aku adalah sepupu nya" Balas Yuuki


"Oohh, jadi kau adalah sepupu nya, tetapi... kenapa kau tidak menanyakan nya langsung kepada mikha?" Tanya Rafhlea penasaran.


"Hm? jika kau tanya mengapa... karena aku dan dia tidak pernah bertemu lagi setelah sekitar 7... tahun?" Balasnya.


"Ah... tapi, bukankah seharusnya mikha masih bisa mengenali wajahmu?" Tanya Rafhlea


"Dia... tidak akan mengingat ku..." Balas Yuuki dengan raut sedih.


"Eh? mengapa?"


"Yah... aku tidak bisa memberitahumu sekarang, maaf" Ucapnya mengakhiri pembicaraan itu, Tetapi dia buka kembali dengan percakapan lainnya.


"Ngomong-ngomong, Bagaimana pendapat mu tentang dia?" Tanya Yuuki dengan penuh semangat.


"Yah... aku awalnya bertemu dia karena aku menemukan nya dalam keadaan sekarat"


"Eh?! sekarat?!"


"Ya, Setelah itu aku menolong-" Ucap Raflhea menjelaskan semuanya.


...------...


"Hee... dia.. Kembali..." ucap Yuuki dari lamunannya.


"Kembali?" tanya Rafhlea yang mendengar ucapan Yuuki.


"Ah! tidak! tidak ada apa-apa, oh ya, ngomong-ngomong, ini sudah waktunya kau tidur" Balas Yuuki yang mengakhiri percakapan itu dan mendorong Rafhlea untuk keluar kamar dan menyuruhnya untuk tidur.


Rafhlea pun menuruti itu dan kembali ke kamar nya. dan sisi lain, Yuuki....


"Dia kembali menjadi dirinya yang lama.... kah...." ucap mengingat masa lalu.


Dimana saat mikha pulang dari sekolah dengan penuh luka, tetapi dia tidak menangis dan tetap diam. Sorot matanya yang sudah tidak peduli dengan apapun dan hatinya yang selalu kosong.


Yuuki pun sadar akan apa yang diperbuatnya, dan akhirnya dia mengurungkan niatnya dan masuk kedalam rumah untuk membuat makan malam untuk Mikha.


"Hufthh, semoga dia mendapatkan kebahagiaan..." Ucapnya sambil terbaring diatas tempat tidur yang berada di dalam kapal itu.


...------...


disisi lain, disaat para bajak laut itu masih bertempur dengan Yuuki. Ada seorang bajak laut yang datang kepada Charlotte yang masih kehabisan mananya.


Charlotte tidak bisa apa-apa selain menutup matanya dan menerima takdirnya. Tetapi...


*Duak*


Disaat dia membuka matanya, terlihat Mikha yang sudah memukul dan menjatuhkan bajak laut itu kedalam laut.


"Apakah... kau... tidak apa-apa?" Tanya mikha yang kelelahan sambil menjulurkan tangannya.


"Kau... bukankah kau masih kehabisan mana?! kenapa kau memaksakan dirimu?!" Teriak Charlotte memarahi mikha dikarenakan dia menolong nya.


"Apa maksudmu?" Tanya mikha yang sedang berkelahi dengan bajak laut yang mendekati nya.


"Bukankah kau adalah penyihir?!, Jika kau kehabisan mana mu, Kau tidak akan bisa bergerak!!" Teriaknya memarahi mikha.


"Dan... Jika kau memaksakan dirimu! Kau akan hancur dikarenakan sirkuit sihirmu yang meledak!!" Lanjut nya dengan teriak.


Penyihir yang sudah tidak memiliki mana, atau di kondisi dimana dia tidak bisa menyerap mana. Jika dia memaksakan dirinya untuk menggerakkan tubuhnya yang dimana otot dan urat nya yang terhubung dengan sirkuit mana akan meledak karena lingkaran sihir atau rune (tulisan kuno) yang berada dijantung nya akan dipaksa untuk mengeluarkan tenaga.


Rune itu akan melewati sirkuit mana dan memberikan tenaga tambahan kedalam otot. Dan akan tercipta, dimana dia memiliki fisik seperti seorang prajurit bahkan lebih.


Tetapi, hanya dalam beberapa detik. Otot-otot nya akan meledak dikarenakan kekuatan sihir yang sangat kuat dari Rune itu dan akhirnya, penyihir itu akan mati dengan darah yang keluar dari urat-urat nya karena tidak bisa menahan beban yang sangat berat itu.


Tetapi, dikarenakan mikha yang sudah mengaktifkan [Crimson Rage]. Yaitu, mode disaat dia dan Ariel menyegel kekuatan Rafhlea.


Dia bisa bertahan lebih lama karena tubuhnya sudah diperkuat. Tetapi tetap saja berbahaya dikarenakan timbal balik dari mode itu yang lumayan mengerikan.


...------...


Beberapa saat lalu....


[Master, anda belum menonaktifkan mode <> semenjak berada di dunia Roh]


"EH?!" Teriak kaget mikha yang sedang kewalahan melawan seorang bajak laut.


[Anda bisa memunculkan mode itu sekali lagi dan anda akan mendapatkan kekuatan yang sedikit luar biasa]


”Benarkah?!"


[Tetapi, Timbal balik dari mode ini sangat besar]


"Eh? apa itu?!" Teriak Mikha yang sudah tidak bisa menahan bajak laut itu lebih lama.


[Anda akan kekurangan darah dan akan memburu seluruh orang yang berada dikapal ini]


"Eh?"


[Mode ini sama seperti mode mengamuk, tetapi yang dibutuhkan nya adalah mengisi darah anda dengan darah orang lain]


"Jadi?! kita tidak akan menggunakan mode itu!" Ucap mikha menolak.


[Itu sudah terlambat, karena walaupun anda tidak mengaktifkan mode itu sekarang. Mode Crimson Rage yang masih tersisa akan menimbulkan efek timbal balik]


"Jadi?... pilihan kita hanyalah mengaktifkan nya yah...." Ucap Mikha yang tersenyum pasrah dengan keadaannya.


"Tcih! ayolah... kita akan... lakukan itu...!!" Ucapnya dan...


...|••••••••••|...


...note: hehe kupotong,...


...Oh ya, seperti MC lainnya, mc kita memiliki masa lalu kelam...


...dan akhirnya, tingkat kesukaan Charlotte akan naik!!! HORE!! dpt harem baru!! tch,...


...Oke, Like kalo suka, Komen buat saran, Favorit kalo suka ceritanya...