Crossgender Cultivator: Hero, Please Be Gentle

Crossgender Cultivator: Hero, Please Be Gentle
Visual dan Pengenalan Chara: FEI




Nama: Feira Ramayani Sanjaya


Nama panggilan: Fei


Usia: 17 menjelang 18 tahun


Asal: Indonesia


Latar belakang: yatim piatu yang hidup menumpang di keluarga Bibi Ru


Tinggi: 171 cm


Berat: 61 kg



Karakter: pemalu, rendah diri, tidak punya keberanian, tidak menyukai keributan, rela mengalah, lemah hati


Fei sangat rendah diri, oleh karena itu dia mudah dimanipulasi dan ditindas oleh bibi dan keluarganya. Bahkan dia sempat mengalami pelecehan hingga mengakibatkan kehamilan yang harus digugurkan atas paksaan sang bibi.


Fei juga merasa dirinya tak bisa apa-apa dikarenakan tidak memiliki seseorang yang bisa membelanya jika dia diperlakukan tidak adil.


Selain itu, dia juga tidak suka keributan, makanya dia cenderung mengalah pada sang bibi yang selalu menuntut dan memeras tenaga serta uang peninggalan orang tua Fei yang dititipkan pada bibi.


Fei gadis yang serba takut dan gugup dalam bersikap. Itu yang menjadikan bibi dan keluarganya lebih mudah menguasai Fei dan mengatur gadis itu sampai hal terkecil.



Fei gadis yang sederhana dan tidak suka banyak menuntut.


Dia juga lebih banyak menghabiskan waktu di rumah karena kekangan dari sang bibi yang akhirnya membuat dia terbiasa.


Bibinya membatasi pergaulan Fei dan kerap mengomel jika sahabat satu-satunya Fei, Lan datang berkunjung.


Sang bibi juga membelikan Fei baju-baju bekas di pasar loak, serta membatasi makan Fei.


Setelah Ye Xuan menghuni tubuhnya, Fei mulai dipakaikan baju-baju yang layak dan lebih bersosialisasi dengan yang lainnya selain Lan.



Ye Xuan kerap memuji kecantikan Fei dan keindahan tubuhnya.


Fei justru minder karena dia berpikir dia yatim piatu dan juga sudah dilecehkan paman dan sepupunya.


Tetapi, Ye Xuan perlahan-lahan ingin menampilkan imej baru bagi Fei.


Paras Fei yang halus dan lembut, sesuai dengan karakter dia.


Fei gadis yang sangat lembut hatinya. Terkadang Ye Xuan gemas jika Fei masih saja merasa kasihan pada sang bibi yang mendekam di penjara bersama suami dan juga anaknya.



Dengan Ye Xuan yang mendiami tubuhnya, Fei jadi sosok yang lebih ceria dan lebih percaya diri.


Sebenarnya Fei risih jika Ye Xuan menjadikan sosoknya seperti yang Ye Xuan inginkan.


Namun, Ye Xuan tidak pernah lelah, tidak pernah berhenti memberikan nasehat dan semangat bagi Fei yang mendekam di Ruang Jiwa.


Meski Fei ada di ruang jiwa, dia bisa melihat apapun yang terjadi di luar melalui mata jasmaninya.


Terkadang dia berdebat kecil dengan Ye Xuan, namun dia pasti akan mengalah dan membiarkan Ye Xuan sebagai pengambil keputusan.


Hanya satu hal yang Fei minta dari Ye Xuan yang tidak boleh dilanggar pria itu: tidak memakaikan baju-baju seronok dan minim pada tubuhnya.


Padahal tubuh Fei sangat bagus, bahkan dadanya kerap membuat perempuan lain iri dan para lelaki meneguk ludah membayangkannya.


Tapi Fei merasa dirinya sudah kotor akibat dari paman dan sepupunya, dan tidak mau kotor lebih buruk lagi dengan berpenampilan seronok dan vulgar.



Fei menyukai makanan manis dan makanan gurih. Dia tidak begitu menyukai makanan pedas.


Dia juga suka sekali jika Lan memberinya coklat manis.


Fei takut pada serangga seperti ulat, kecoak, lipan. Ia bisa menjerit histeris jika menemui serangga jenis itu.


Phobia Fei pada serangga terjadi sejak dia trauma akibat sang sepupu, Yong, memasukkan kecoak pada bajunya, atau mendekatkan ulat ke Fei.


Fei bertanya-tanya... apakah akhirnya dia akan lenyap bersama jiwanya dan membiarkan Ye Xuan memiliki tubuhnya untuk selama-lamanya?


Dia pasrah apapun yang terjadi.