
Amelia mengikuti Bastian dari belakang karena Bastian berjalan terlebih dulu menuju mobilnya. sesampai nya Amelia di dalam mobil. Bastian belum juga melajukan kendaraannya, ia hanya terdiam di bangku kemudi.
"Kenapa kau hanya diam, kapan kita akan sampainya kalau kau belum juga jalan Bas?" tanya Amelia yang melihat Bastian belum juga melajukan mobilnya.
Tetapi tidak ada jawaban dari Bastian.
Bastian malah mendekatkan badannya ke hadapan Amelia. wangi Parfum beraroma woody Tercium di Indra penciuman Amelia. Tentu saja itu membuat jantung Amelia berdetak lebih cepat membuat jantungnya tidak karuan dan ia lupa caranya bernafas. Amelia hanya bisa diam dan terpaku untuk beberapa saat.
" Kau mau apa Bas?" tanya Amelia setelah mengontrol dirinya.
"Kau belum memasang safety belt mu, jangan pernah kau lupakan benda ini saat kau berkendara Amelia." Jawab Bastian tegas setelah selesai memakaikan safety belt nya dan melajukan kendaraannya.
Amelia hanya menganggukkan kepalanya saja, tiba-tiba Amelia merasa canggung dengan Bastian. Mungkin pipinya sudah seperti tomat saat ini, tiba-tiba pikirannya mengingat kejadian saat Bastian menciumnya. "Apa kau pikir Bastian akan mencium mu lagi Amelia, kenapa otakmu menjadi mesum seperti ini sih, mungkin kau terlalu lama sendiri Amelia jadinya otakmu seperti ini, kenapa dia perhatian dengan ku, apa Bastian mulai menyukai ku. batin Amelia yang bertanya dan menjawab sendiri.
Bastian melirik Amelia yang dari tadi terdiam, ia merasa aneh karena baru pertama kalinya ia melihat Amelia yang terdiam seperti ini.
"Apa kau sakiti Amelia? Ingin ku antarkan pulang," tanya Bastian dengan nada datarnya.
"Tidak aku tidak sakit, kau ingin mengajakku kemana Bas?" tanya Amelia sambil melihat Bastian yang sedang mengemudi.
Bastian tidak menjawab ia melirik spion kaca tengah mobilnya, ia melihat ada sebuah mobil yang membuntuti mobilnya. "sesuai prediksi ku, bahwa pria yang di cafe itu sedang menjaga Amelia dan sekarang ia mengikuti mobil ku saat ini, tetapi kenapa ia harus menjaga Amelia, memang kenapa dengan Amelia, apakah ia sedang terancam nyawanya. gumam Bastian dalam hati.
Bastian melajukan kendaraannya lebih kencang karena ingin menghindar dari pria suruhan Daddy Niko untuk menjaga Amelia. Kejar-kejaran pun terjadi Bastian menyalip kendaran yang ada di depan nya dengan kecepatan tinggi dan mobil yang mengikuti mereka tidak mau kalah dengan Bastian. Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi juga, tetapi karena mesin mobil mereka tidak seimbang mobil pria suruhan Daddy Niko tertinggal di belakang, karena Bastian melajukan kendaraannya begitu cepat sampai tidak bisa terkejar oleh pria suruhan Daddy Niko.
Bastian yang mendengar itu pun kesal dengan Amelia, tetapi Bastian tetap fokus mengendarai mobilnya. Akhirnya Bastian bisa menghindar dari pria itu karena mobil yang mengikutinya tidak terlihat lagi setelah Bastian berbelok ke arah lain.
"Apa kau ingin mati bersama ku," tanya Bastian dengan wajah datarnya dan tetap fokus melihat ke arah depan. Ia sudah melajukan kendaraannya dengan kecepatan normal
Amelia yang mendengar itu membulatkan matanya ia tidak percaya dengan omongan Bastian yang menganggapnya serius.
Ia tadi hanya bercanda saat berucap kalimat itu karena ia kesal Bastian membawa mobilnya begitu cepat.
"Aku hanya asal berbicara Bas, kenapa kau kebut-kebutan, apa kita sedang dikejar seseorang?" tanya Amelia.
"Apa kau punya masalah dengan orang lain Amelia sehingga kau harus dijaga oleh orang lain?" Bukannya menjawab Bastian malah bertanya sambil melihat sekilas Amelia yang duduk di samping dirinya.
"Aku tidak punya masalah dengan siapa-siapa aku ini anak baik, tidak pernah membuat Masalah dengan orang lain. siapa juga yang menjaga ku, memang aku ini anak kecil yang harus di jaga." jawab Amelia dengan nada agak tinggi karena kesal dengan Bastian setiap ia bertanya tidak pernah diJawab oleh Bastian.
"Kau ingin nonton film apa?, aku tidak jadi ke tempat yang mau aku tuju, kita langsung ke mall saja." tanya Bastian Yang berharap Amelia tidak marah lagi.
Amelia yang mendengar itu hilang sudah kemarahan terhadap Bastian, seperti api yang disiram air. Amelia berucap dengan suara yang ceria karena ia akan nonton film dengan Bastian untuk pertama kalinya.
"Aku ingin nonton film Five Feet Apart, kata sahabat ku itu film yang bagus untuk ditonton." Jawab Amelia antusias.
Bastian yang mendengar itu hanya tersenyum. cara memperbaiki suasana hati gadis ini gampang sekali ternyata. gumam Bastian dalam hati. Mobil Pun melaju menuju mall yang berada di kota Moskow.