
Bastian dari depan cafe terus memperhatikan Amelia yang terlihat sedang memesan makanan. Amelia tidak menyadari bahwa ada Bastian di depan toko itu, yang sedang menikmati cake nya seorang diri. setelah beberapa saat memperhatikan Amelia, ponsel Bastian bergetar dan di lihat ternyata Amelia mengirim pesan.
πππ
Amelia
Bas, aku sedang di cafe di samping taman bunga.
aku abis dari taman bunga. tetapi tidak melihat diri mu. ayolah bas, balas pesan dari ku.
aku merindukan mu. bisakah kita jalan-jalan lagi seperti di Amerika. besok aku akan menunggu mu di mall pukul 3 sore, aku ingin nonton film bersama mu, sebelum aku sibuk dengan kuliah ku. ππ aku harap kau mau datang.
πππ
Bastian hanya melihat isi pesan itu tanpa berniat membalasnya. Bastian mengedarkan pandangannya kepada pengunjung yang ada di sana. Bastian melihat seorang pria yang dari tadi memperhatikan Amelia, karena insting Bastian yang kuat, pasti orang itu sedang mengamati Amelia. Bastian tidak tau tujuan dan niat apa orang itu terhadap Amelia. Bastian pun mendekati pria yang duduk di depan toko. pria itu tetap memperhatikan Amelia dari luar meski ia mengetahui kehadiran Bastian yang duduk di sebelahnya.
"Hai...bung apa yang sedang kau perhatikan?" tanya Bastian setelah ia duduk di samping pria itu. sambil memperlihatkan pistol yang selalu ia bawa di balik bajunya.
Pria itu sudah tau siapa Bastian dari Samuel Lucas. ia bersikap tenang seperti tidak terjadi sesuatu yang mengancam pada dirinya.
"Seperti yang kau lihat, aku sedang menjaga seseorang dari jauh." jawab pria itu jujur, karena percuma saja ia berbohong. Bastian pasti mencurigainya.
"Siapa yang sedang kau jaga. apakah Amelia orang nya?" tanya Bastian dengan suara beratnya dan menutup baju yang terangkat.
"Ck...kau menyebalkan aku hanya bertanya, apa susahnya menjawab." ucap Bastian yang berlalu pergi dari meja pria itu.
Bastian mengeluarkan ponselnya dan mengirimkan pesan kepada Amelia.
πππ
Bastian
Aku sedang ada di cafe yang kau kunjungi, aku berada di depan.
πππ
Bastian tersenyum menyeringai ada niat jahat untuk membalas ke sombong pria yang tadi ia temui. Amelia yang melihat pesan masuk dari Bastian senang nya bukan main. Amelia mengedarkan pandangan nya keluar mencari sosok Bastian di luar sana. Amelia melihat Bastian di depan sana dan langsung menghampiri nya.
"Hai...Bas, kau sunguh jahat sekali tidak memberi tahu ku tentang kepulangan mu, kau juga tidak pernah membalas pesan ku dan mengangkat pangilan ku. kau memang jahat Bas," ucap Amelia panjang lebar setelah duduk di sisi Bastian.
"Maaf." hanya satu kata yang Bastian keluarkan dari mulutnya itu setelah itu diam.
"Aku tidak mau memaafkan mu, sebelum kau mengajak ku jalan. aku ingin hari ini saja kita nonton film." ucap Amelia dengan nada manjanya.
"Baiklah, kita akan pergi. tapi aku akan ketempat lain dulu sebelum nonton film." jawab Bastian dengan wajah datar. ia berlalu pergi menuju mobil yang terparkir di depan toko. Amelia mengikuti Bastian yang berlalu pergi tanpa mengajaknya. " Sabar Amelia, pintu kulkas sebelas memang begitu. kamu harus sabar." gumam Amelia dalam hati, Amelia harus menahan kesal akan sikap Bastian yang tidak pernah bersikap manis kepada nya.