
Bastian menunggu jemputan mobil untuk membawanya ke markas, karena mobilnya sudah tidak bisa digunakan lagi karena ban nya bocor dan Bastian tidak mempunyai ban cadangan di dalam mobilnya.
Akhirnya yang ditunggu Bastian sampai.
" Hai Bas, apa yang terjadi?" ucap teman Bastian satu angkatan di kelompok black wolf yang bernama Hugo.
" Tikus ini menggangguku saat menuju markas," jawab Bastian sambil menendang tubuh yang sudah tidak bernyawa itu.
Hugo terkekeh-kekeh mendengar ucapan Bastian. " Seperti nya, dia sudah bosan hidup karena sudah berani mengganggu orang sepertimu," balas Hugo Sambil membawa kantong mayat yang ia ambil dari dalam mobil." Kau tolong, bantu aku angkat pria ini aku tidak kuat mengangkat nya sendiri," ucap Hugo meminta tolong pada Bastian dan hanya mendapat anggukan kepala oleh Bastian. Kantong mayat itu di taro di dalam bagasi mobil oleh Hugo.
Setelah semua sudah beres Hugo dan Bastian melajukan kendaraannya menuju markas. Mobil Bastian terpaksa di tinggal di tepi jalan, rencana nya besok Bastian akan menghubungi mobil derek, karena hari ini sudah dini hari akan susah untuk mendapatkan mobil derek.
Setelah di dalam mobil. " Sebenarnya ada apa bos memanggilku kesini, malam-malam begini?" tanya Bastian sambil melihat Hugo yang sedang mengemudi.
" Bos Kevin sedang sakit dan tidak bisa Melatih orang yang sudah bos rekrut, dia tidak percaya dengan siapapun untuk melatih anak-anak itu." Jawab Hugo yang menatap lurus kedepan jalan.
Bastian hanya diam tidak berucap lagi, Bastian bersandar pada jok mobil sambil memejamkan matanya. Hugo meliriknya dari bangku kemudi karena tidak mendapat balasan dari Bastian, Hugo hanya menggeleng kepala melihat tingkah Bastian yang selalu irit berbicara itu. Hugo sudah paham akan sifat Bastian yang pelit berbicara, ia akan berbicara bila diperlukan saja.
Setelah setengah jam perjalanan sampailah mobil di sebuah rumah yang terlihat sederhana bila dilihat dari depan.
Hugo dan Bastian turun dari dalam mobil dan mereka berjalan memasuki rumah dengan penjagaan ketat dan terlihat banyaknya cctv yang mengelilingi rumah itu yang terlihat sederhana.
Bastian melangkah masuk dengan begitu mudah karena para penjaga sudah mengenal siapa itu Bastian. Bastian melangkahkan kakinya menuju perpustakaan yang ada di sebelah ruang tamu
Ruangan kerja Kevin Leo berada di balik ruangan perpustakaan yang begitu Banyak lemari buku yang berjajar rapi di dalam ruangan perpustakaan itu.
" Mana bisa aku melupakanmu kak, aku bisa seperti sekarang ini karena bantuan mu. Ada apa kau memanggilku kemarin?" Jawab Bastian yang berada di hadapan Kevin Leo.
" Duduklah dulu Bas," ajak Kevin Sambil melangkah menuju sofa yang ada di ruangan kerja Kevin dengan di ikuti Bastian dan Hugo. setelah mereka duduk, " Aku meminta tolong pada mu, kau urus dan latih anak-anak yang sudah ku rekrut, untuk menjadi sepertimu, aku sudah lama menunda pelatihan mereka karena kondisi ku ini. Aku tidak menerima penolakan," ucap kevin panjang lebar.
" CK…kau ini, jika kau tidak menerima penolakan, Jangan meminta tolong pada ku, Langsung saja suruh aku untuk menerima tugas dari mu." Jawab Bastian dengan nada datar nya.
Terdengar suara tawa yang dihasilkan oleh Kevin leo sedangkan Hugo hanya bisa tersenyum dalam diamnya, hanya Bastian yang berani membalas ucapan dari Kevin Leo seperti itu.
" Baiklah, sepertinya aku tidak usah basa-basi lagi dengan mu. Kau harus bersiap dalam beberapa Hari ini, kau kan terbang ke Chicago. dan satu hal lagi, Apa kau sedang dekat dengan seseorang?" kata Kevin Leo dengan suara beratnya sambil menatap Bastian yang ada di hadapannya itu.
" Tidak." Jawab Bastian singkat.
" Lihatlah Hugo, anak ini mau membohongi kakek tua ini." Balas Kevin dengan nada mengejek. Hugo hanya tersenyum karena Hugo tidak tahu akan kabar yang ia dengar sekarang ini. Kevin berucap lagi " Aku tau segalanya tentang mu Bas, tidak ada yang bisa kau tutupi dari aku, untuk apa kau membela gadis itu bila kau tidak ada hubungan apa-apa dengannya, aku cukup senang kau sudah bisa melupakan kekasihmu itu," ucap Kevin panjang lebar.
Bastian hanya diam tidak membalas ucapan Kevin Leo.
" karena hari sudah hampir pagi sebaiknya kau beristirahat di sini Bas," ucap kevin yang melihat Bastian tidak merespon ucapannya tadi.
" Baiklah, aku akan beristirahat disini hari ini." Jawab Bastian yang berlalu pergi dari ruang kerja Kevin dengan diikuti Hugo.
Mereka Pun Menuju kamar yang biasa ditempati oleh anak buah Kevin untuk beristirahat.