can we be together

can we be together
Bab 24



Di apartemen Bastian, ia sedang merapikan pakaian yang akan ia bawa ke Chicago. sedangkan Axel hanya duduk di sofa sambil mengelus-elus perutnya yang kekenyangan itu. sambil menatap wajah Bastian yang terlihat lain dari biasanya.


" Apa kau sedang memikirkan sesuatu Bas? Wajahmu terlihat seperti orang yang memikul beban sangat banyak," tanya Axel.


" Kenapa dengan wajahku memangnya?" Bastian malah balik bertanya dengan menatap wajah Axel.


" Wajahmu kusut sekali, apakah kau merindukan Aurora? apa kau mau sebelum ke Bandara kita mengunjunginya?" tanya Axel sambil berdiri karena Bastian sudah siap dengan koper nya.


Bastian terdiam sebentar sebelum akhirnya menjawab. " Baiklah… kita ke toko bunga dulu," ucap Bastian yang berlalu pergi menuju basement, dan Axel mengikutinya dari belakang.


Sesampai di pemakaman Bastian berjalan seorang diri, sedangkan Axel memutuskan untuk menunggu di dalam mobil.


Bastian melangkah mendekati tempat peristirahatan terakhir Aurora dengan membawa Bunga tulip merah di tangan nya.


Sesampai di depan makam. Bastian menaruh bunga itu, ia hanya terdiam tidak sepatah kata pun ia ucapkan. Bastian hanya memandangi nisan itu dan menghela napas panjang sebelum memutuskan untuk pergi. 


Akhirnya mobil mereka sampai di parkiran Bandara. Bastian berpamitan pada Axel sebelum memasuki lobby Bandara.


Di Bandar Udara Internasional Domodedovo, ternyata Hugo sudah datang lebih awal dan sedang menunggu Bastian di ruang tunggu.


" Kau sudah lama menunggu?" tanya Bastian yang melihat Hugo sedang duduk dan memainkan ponselnya.


" Ya, lumayan," jawab Hugo sambil menaruh ponselnya di dalam saku dan berdiri mengikuti langkah Bastian memasuki Bandara. 


Bastian menuju konter maskapai untuk check-in, setelah semua selesai Bastian menunggu keberangkatan nya.


Akhirnya pesawat mereka lepas landas sekitar 30 menit menunggu.


...****...


Amelia sedang duduk di kantin bersama Kaylen, jam kuliah mereka sudah selesai dan tidak ada jadwal kuliah lagi hari ini. Kaylen sedang membujuk Amelia untuk ikut ia ke State Department Store biasa disebut juga GUM.


" Amel, temani aku berbelanja ada yang ingin ku beli di GUM." ajak Kaylen.


" Bukannya kita kemarin sudah berbelanja. Kau ini boros sekali." kata Amelia


Amelia dan Kaylen mempunyai sifat yang sama manja dan suka memaksa. jadi mau tidak mau Amelia harus menuruti apa yang Kaylen mau, kalau tidak sahabat nya itu pasti selalu memaksanya untuk menemaninya.


" Baiklah, apa boleh buat jika kau sudah seperti ini, Memaksa ku." Ucap Amelia dengan malas.


Kaylen yang mendengar itu hanya menampilkan senyuman yang lebar. Kaylen senang Amelia mau ikut. semoga suasana hati Amelia menjadi lebih baik setelah mereka bersenang-senang.


" Ayolah, kita jalan sekarang saja," ajak kaylen yang sudah berdiri dari bangku kantin dan berjalan menggandeng tangan Amelia.


Amelia hanya bisa pasrah saja di bawa Kaylen dengan menunjukan muka masamnya. Amelia dan Kaylen menuju parkiran kampus di mana mobil Kaylen terparkir.


Amelia sudah menghubungi supir pribadi nya bahwa ia akan pulang bersama Kaylen hari ini.


Mobil Kaylen pun melaju meninggalkan kampus menuju State Department Store.



Mobil Kaylen pun sampai di depan State Department Store, ia akan mengajak Amelia bersenang-senang di sana.


" come on, we have fun. lupakanlah orang yang tidak mencintai kita, aku tau kenapa wajah mu seperti itu seharian ini." kata Kaylen setelah mereka di dalam toko.


" Aku akan mencoba melupakan nya. apakah kelihatan sekali wajah ku ini seperti orang yang sedang putus cinta?" tanya Amelia polos.


" Kau ini lucu sekali, semua orang yang melihat wajah mu pasti tau kau sedang ada masalah," jawab Kaylen sambil tertawa yang langsung mendapat pukulan dari Amelia di lengan Kaylen.


" Aduhhh!...kau ini suka sekali menyiksa ku," kata Kaylen sambil memegangi lengannya yang di pukul oleh Amelia.


" Ups... sorry," ucap Amelia sambil melangkah meninggalkan Kaylen di belakang. Kaylen yang tertinggal pun mengejar Amelia.


Amelia benar-benar senang mempunyai sahabat seperti Kaylen. meski pertemanan mereka baru tetapi mereka mengerti dengan keadaan satu sama lain dan saling menghibur bila di antara mereka sedang mempunyai masalah. Amelia akan mencoba melupakan Bastian bagi mana pun caranya ia akan mencoba.


Hari ini mereka akan menghabiskan waktu dan bersenang-senang bersama di GUM ini, dengan memasuki satu toko ke toko lain.