Best Husband

Best Husband
Kagum (17+)



(Pagi Hari)


Selena masih tertidur pulas, Jonathan datang ke kamar Selena dan melihat Selena sedang tidur.


(Dalam hati Jonathan)


"Dasar wanitaku ini sangat manja, jam segini masih saja dia tidur, tidak masalah aku akan menunggu sampai dia bangun dan aku akan bicara. Lebih baik aku menyelesaikan berkas-berkas dimejaku.


Selena terbangun, ia membuka mata dan melihat Suaminya.


"Selamat pagi Jonatan, kamu kemari?"


"Sudah bangun wanitaku (tersenyum)"


"Katakan, kenapa kau kemari."


"Apa aku tidak boleh datang pada istriku sendiri? Baiklah aku akan mencari wanita lain (menggoda)"


"Jangan"Selena sedikit emosi.


"Jangan?? kenapa Selena? apa kamu cemburu."


"Hei.. mana ada, aku tidak menyukaimu. mana mungkin aku cemburu, ayo katakan apa yang ingin kamu bicarakan denganku."


Jonatan berjalan ke ranjang Selena.


"Ikutlah denganku ke kantor hari ini, aku akan memperkenalkan dirimu pada staf dan rekan bisnisku di kantor dan setelah itu kita pergi ke rumah keluarga besar ku di Mansion."


"Sekarang?"


Selena bertanya dengan wajah yang polos.


"Tentu sayang, cepat mandi atau aku yang akan memandikanmu."


"Sudahlah jangan menggodaku"


Selena mandi dan Jonathan kembali ke kamarnya.


Setelah selesai, Selena pergi ke kamar Jonathan.


"Jonathan tidak ada, aku akan mencarinya kebawah." Selena membalikkan badannya dan melihat Jonathan di depannya. Jonathan memeluk Selena, memandang Selena dan mencium bibir Selena. Selena tidak bisa menolak, karena ia sudah menyukai ciuman ini. Jonathan menggigit kecil bibir Selena dan melumat bibir Selena dengan lembut, Selena membalas ciuman panas itu dengan melilit lidah Jonathan. Selena memejamkan mata, Jonathan meraba punggung Selena.


(Dalam hati Selena)


Pria ini membuat darahku mendidih, aku tidak bisa menolaknya. Aku menyukainya, Jonathan... kamu sangat tampan dan pandai menggodaku.


Selena mengakhiri ciuman panas Jonathan menatap Selena.


"Selena, ternyata kamu menyukai ciuman panas dariku (tersenyum menggoda).


"Heii.. mana ada, ciumanmu sangat jelek. Terlihat seperti orang yang tidak bisa berciuman."


"Ohoo... Apa kamu lebih pandai dariku?"


"Kamu menantang Selena Sakura Harisson?"


"Memang(Jonathan meledek Selena)"


"Akan aku tunjukkan padamu."


Selena mendekat, Jantung Jonathan berdebar. Selena memeluk tubuh dan mencium bibir Jonathan, Selena menggigit lembut bibir Jonathan dan Selena melumat bibir Jonathan. Tangan Selena melepas kancing kemeja Jonathan satu persatu. Selena membuka kemeja Jonathan.


Selena mengakhiri ciuman bibir dan berpindah ke leher Jonathan. Selena membuat bekas ciuman dileher dan turun ke dada Jonathan. Selena membuat bekas ciuman yang banyak. Jonathan menikmati hal itu. "Uhhhhhh.." suara Jonathan.


Selena melihat jam dinding sudah pukul 10.


Selena melepas ciuman di dada Jonathan dan tersenyum.


"Masih meragukan Selena Sakura Harisson.(menyombongkan diri)".


"Aku akui kehebatan istriku."


"Lihatlah sekarang ini jam berapa, kamu sudah terlambat. Ayo cepat gunakan bajumu dan pergi."


Jonathan memakai bajunya kembali dan merapikannya.


"Selena, ayo kita pergi ke kantor."


"Ayo."


Jonathan dan Selena berjalan menuju mobil.


Jonathan mengendarai mobil menuju kantor dengan santai. Dijalan mereka hanya diam sampai di lampu merah ada seorang anak perempuan kecil, mungkin usianya 8 tahun mengetuk kaca mobil Jonathan.


"Tok.tok.tok." suara ketukan kaca mobil.


Jonathan membuka kaca mobil dan melepas kacamata yang ia kenakan.


"Selamat siang Paman, Tolong beli bonekaku berapapun. Aku sangat lapar, jika kau membelinya aku akan senang. Tolong Paman, aku sangat lapar."


Anak itu menjual bonekanya, terlihat seperti Boneka yang tidak baru karena sudah jelek dan sobek. Jonathan memberikan uang 20 dollar kepada anak itu dan tidak menerima boneka yang dijual anak itu.


"Ini uang untukmu, belilah makanan dan bawalah boneka itu, itu untukmu saja(tersenyum)."


"Tidak Paman, kau sudah baik mau membeli boneka lamaku dengan mahal. Aku tidak mengemis, jadi boneka ini untukmu. Berikan pada seseorang yang kau paling sayangi seperti Ayahku yang memberikan ini padaku."


Anak itu memberikan bonekanya dan pergi meninggalkan lampu merah.


Selena dari tadi melihat Jonathan berbincang dengan anak itu. Selena kagum karena kepedulian Jonathan.


"Suamiku sangat tampan dan juga peduli pada orang lain."


Lampu hijau, Jonathan menginjak pedal gas menuju kantor.


(Kantor)


Mobil sampai diparkiran, Selena akan membuka pintu mobil dan Jonathan menarik tangan Selena.


"Selena, anak tadi menyuruhku memberikan bonekanya untuk orang yang paling aku sayang kan."


"Lalu.."


"Ini untukmu, aku sangat menyayangimu."


Selena tersenyum dengan lesung pipi diwajahnya. Terlihat menyejukkan hati.


"Jonathan, Terimakasih."


Mereka turun dari mobil menuju kantor, berjalan beriringan terlihat sangat serasi. Jonathan memakai jas hitam rapi, Selena juga memakai Dress Hitam terlihat sangat cantik nan anggun.