
Jonathan dan Selena menuruni anak tangga menuju parkiran mobil, mereka akan pergi ke pantai untuk melihat Sunset.
"Selenaku, kau sangat cantik memakai gaun putihmu itu."
"Kau jangan memujiku terus nanti kita terlambat melihat Sunset.
"Baiklah, aku akan mengambil mobil Lamborghini Putih yang ada di garasi karena mobil itu warnanya senada dengan pakaianmu."
"Baiklah."
Jonathan mengambil salah satu koleksi mobil sportnya dan di pantai bersama Selena.
"Jonathan sayang, apakah hanya aku yang ada di hatimu?"
"Tentu Selena, kenapa bertanya seperti itu."
"Hanya ingin memastikan. Aku tidak ingin membagimu dengan wanita lain."
"Aku juga tidak mau dibagi dengan wanita lain sayang, aku hanya milikmu. Milik Selena Harisson."
"Hey.. Selena Jonathan Lie."
"Oho... Istriku." mencubit pipi Selena.
*****
Mereka sampai di Pantai, Selena terlihat sangat gembira. Mereka bercanda ria, bermain pasir pantai, Selena menari-nari kegirangan, hingga tiba Matahari akan segera terbenam.
Mereka saling berhadapan dan saling menatap dengan penuh cinta.
(ilustrasi Jonathan dan Selena di pantai.)
"Eh.. Apa ini Selena, mengapa kau menguncir rambut indahmu. Biarkan rambut indah ini terurai." Jonathan melepaskan kunciran di rambut Selena.
Rambut panjang Selena terurai dan terkena angin pantai menjadikan Selena semakin terlihat seksi, mereka bermain air dan mandi di pantai hingga mereka basah kuyup.
Tiba-tiba muncul pikiran jail Jonathan kepada Selena.
"Selenaku, lihatlah itu." Menunjuk ke arah Matahari yang sangat menakjubkan.
Selena menoleh, tiba-tiba Jonathan menggendongnya dan memutar-mutar tubuh Selena yang berada di tangannya.
(Ilustrasi Jonathan dan Selena.)
Mereka terlihat sangat bahagia, Baru ini Jonathan melihat Selena tertawa lepas sebahagia ini.
"Selena wanitaku, aku mencintaimu."
"Jonathan lelakiku, aku juga mencintaimu."
"Menua lah bersamaku sayang."
"Selena jika aku jatuh dan menjadi miskin apa kamu masih mencintaiku."
"Aku mencintaimu bukan hartamu Jonathan. Bagaimana nanti, cinta Selena untuk Jonathan."
Jonathan menurunkan Selena dari gendongannya, Jonathan mendekatkan wajahnya pada wajah Selena dan mencium bibir Selena dengan lembut, Selena membalas ciuman Jonathan. Mereka memadu kasih dan mandi di pantai terlihat sangat romantis.
(Ilustrasi Jonathan dan Selena)
*******
Kini hari sudah petang mereka bergegas kembali ke rumah Jonathan.
"Selena ayo kita pulang ini sudah gelap."
"Aku masih ingin disini bersamamu."
"Ini sudah malam sayang."
"Ya sudah ayo kita pergi."
Selena dan Jonathan sampai dirumah, pelayan membukakan pintu. Verell sangat sebal melihat Selana dan Jonathan bahagia.
(Dalam hati Verell)
Sial, kenapa Jonathan itu selalu menampakkan wajahnya bersama kekasihku. Rasanya ingin sekali aku cepat mengambil Selena, Tunggu saja Jonathan aku akan membalasmu.
(Dalam hati Selena)
Oh tuhan lindungi aku dan Jonathan, lindungi rumah tangga kami Tuhan. Jangan biarkan siapapun merenggut kebahagiaan kami.
Jonathan dan Selena menaiki tangga menuju kamarnya, Mereka mandi bersama untuk membersihkan diri lalu mereka dan tidur bersama.
"Selena tidurlah di pelukanku."
"Tidak mau, kamu bau."
"Ya sudah." Jonathan merasa kesal.
"Ehh... Marah." Selena menggoda.
"Tidak, aku akan tidur di sofa. Aku kan bau."
"Sayang aku hanya bercanda."
Selena membenamkan wajahnya ke dada besar Jonathan dan mereka tidur.
******
Selena terbangun tengah malam, Selena merasa lapar dan Selena pergi ke dapur sementara Jonathan masih tertidur pulas. Selena membuka kulkas dapur dan tiba-tiba tangan seseorang memeluk pinggang Selena dari belakang, rasa pelukannya beda, tak hangat seperti biasanya. Selena menoleh kebelakang dan kaget.