
Jonathan dan Selena pergi ke Bandara London menuju Alaska.
(Beberapa jam kemudian)
Pesawat meluncur menuju Alaska dan kini Jonathan dan Selena sampai di Alaska.
Mereka bergegas menuju Hotel dan memesan kamar Hotel . Jonathan memesan satu kamar untuknya dan Selena.
Mereka pergi ke kamar Hotel, Selena merasa lelah dan badannya pegal-pegal.
Jonathan pergi ke kamar mandi.
Selesai mandi, Selena pun pun menggantikan Jonathan untuk menyegarkan tubuhnya.
Jonathan mencari baju di dalam koper tapi tidak bisa menemukannya. Jonathan meminta Selena mencarikan baju untuknya.
"Sayang, dimana pakaianku."
"Tunggu, selesai mandi aku akan mencarikan bajumu."
"Cepatlah Selena, aku sangat kedinginan."
Memang di Alaska cuaca sangat dingin. Selena keluar dari kamar mandi tidak menggunakan bra dan celana dalam, melainkan hanya memakai handuk menutupi separuh dada sampai paha mulusnya. Jonathan mendengar pintu kamar mandi dibuka dan melihat Selena.
"Selen...na."
"Aku akan mencarikan bajumu."
Jonathan tercengang melihat kemolekan tubuh Istrinya.
"Jonathan sayang, jangan menatapku terus dan pakai bajumu." memberikan baju pada Jonathan.
Jonathan menerima bajunya namun matanya tertuju pada Selena.
"Selena kau sangat seksi."
"Memang aku model di Jepang kan."
"Selenaku, aku adalah suamimu kan."
"Iyahh.. kenapa."
"Apa kamu bersedia bercinta denganku."
Selena menatap Jonathan dan memegang dada bidang Jonathan.
"Aku istri sah mu, lakukan yang kamu inginkan. Aku akan memenuhi kewajibanku untuk melayanimu."
Ia menggendong Selena ke ranjang Hotel dengan Sprei berwarna Putih.
Jonathan meletakkan Selena diatas ranjang dan Jonathan membuka handuk yang menutupi separuh dada sampai paha mulus Selena. Ketika handuk dibuka, Jonathan melihat jelas milik istrinya karena memang Selena tidak memakai bra dan celana dalam.
"Kamu sangat seksi sayang"
"Selena hanya tersenyum cantik."
Jonathan **** tubuh Istrinya dan melumat bibirnya dengan lembut. Tangan Jonathan bergerak liar di dada Selena. Selena merasa terkejut namun ia menikmati hal ini. Ini adalah pertama kalinya seseorang menyentuh dada Selena. Jonathan menghisap dada Selena bergantian, Selena mengerang menikmati. Jonathan sudah tidak kuat menahan hasrat.
"Selenaku, aku akan melakukannya sekarang."
Selena mengangguk dan tersenyum.
Jonathan melepas celana yang ia kenakan. Jonathan mengambil selimut dan merebahkan selimut diatasku. Jonathan masuk kedalam selimut dari bawah.
Jonathan menjilati kewanitaanku. Aku menjerit menahannya, sampai pada saat Jonathan memasukkan miliknya kedalam milikku. Rasanya sangat sakit, aku mencengkeram erat punggung Jonathan, tanpa sadar air mataku berlinang.
"Ahhhhh.. Sayang ,kau menyakitiku."
Jonathan menghentikan aksinya dan mencium leherku, Ini sangat geli.
Jonathan melanjutkan aksinya di area kewanitaanku. Ia memaju mundurkan pinggulnya. Ahhhh...... Rasa sakit pun hilang digantikan kenikmatan yang luar biasa.
Jonathan **** tubuhku dan aku merasa lelah, kini Jonathan membalikkan tubuhku. Aku berada diatasnya.
Permainan ini sangat membuat aku lebih mencintai Jonathan. Jonathan membolak-balik tubuhku sampai lagi-lagi aku berada di bawah. Jonathan membisikkan sesuatu ditelingaku. " Sa...yang... aku mencintaimu, ah...." aku merasakan semburan hangat di area kewanitaanku.
Aku dan Jonathan lemas tak berdaya setelah melakukan itu.
"Terimakasih Istriku."
"Jangan berterimakasih, ini kewajibanku untuk melayanimu."
Jonathan mencium kening, pipi dan bibir Selena kilas.
(Selena)
Sayang aku sangat-sangat lelah. Aku akan tidur sekarang. Cepatlah tidur.
"Okey Selenaku."
Mereka tidur bersama, Jonathan memeluk Selena. Selena membenamkan wajahnya kedalam dada Jonathan. Mereka terlelap dalam tidur sampai pagi hari.