Best Husband

Best Husband
Maukah Kau Menjadi Ibu Dari Anakku



°• Restoran Beeboss•°


Mereka duduk di kursi memakan makanan yang ada di meja.


Selena : Sayang, restoran kelas atas begini kok sepi ya.. Tumben.


Jonathan : Entahlah sayang.


Tiba-tiba semua lampu restoran padam. Selena berteriak ketakutan dan memeluk Jonathan erat.


"Aku takut......"


"Tenanglah sayang ada aku disini."


Tiba-tiba datang seseorang bermain biola ke arah Selena. Lampu mulai menyala perlahan, Selena melihat Band diatas panggung dan memainkan musik dimana lagu yang mereka mainkan terselipkan nama Selena. Selena terdiam membisu dan tersanjung


Selena : Jonathan...


"Ini semua untukmu sayang."


"Darimu?"


"Tentu, Selena maukah kau menjadi ibu dari anak-anakku?"


"Jonathan, kau ini." Meneteskan air mata


"Apa kau mau sayang?" membuka kotak berisi cincin berlian indah


Selena menangis bahagia. "Ya, aku mau menjadi ibu dari anak-anak kita. Aku akan merawat mereka dan merawatmu juga. Jonathan aku mencintaimu." Selena memeluk Jonathan erat. Jonathan mengeratkan pelukannya.


"Istriku, akan aku pakaikan cincin ini di jari manismu."


"Baiklah."


Jonathan memakaikan cincin berlian indah kepada Selena, Selena tersenyum cantik menatap Jonathan.


*****


Jonathan dan Selena masuk ke dalam rumah. Menaiki anak tangga dengan bergandengan tangan bak putri dan pangeran. Mereka masuk kedalam kamarnya, Selena membersihkan makeup dan memakai lingerienya sementara Jonathan hanya memakai boxer dan telanjang dada. Selena naik ke atas ranjang dan diikuti Jonathan. Jonathan menaruh kepalanya di atas paha Selena.


"Selena, bagaimana perutmu."


"Baik, tapi kadang aku merasa mual."


"Apa kau tau Selena, aku sudah lama menginginkan seorang anak."


"Lalu kenapa kamu tidak menikah dari dulu?"


"Tidak tau, aku ingin punya anak tapi tidak ingin menikah."


"Kau ini sangat lucu sayang. Kalau begitu kau hamil saja sendiri." Menarik halus hidung Jonathan, Jonathan tertawa lebar.


Ponsel Jonathan berdering. Panggilan dari mamanya


"Halo Mi."


"Jonathan anakku, Besok Mami akan datang kerumahmu bersama Papi, kakak dan kakak iparmu untuk menemui Istrimu, Mami ingin menjenguk menantu Mami."


"Baiklah Mi. Besok Jona akan menyusul mami ke Bandara."


"Tidak perlu sayang. Mami akan sampai di rumahmu."


"Baiklah mi."


****


Papi (Albern Lie), Mami (Hwang Youra), kakak perempuan (Kinyoung Lie) dan kakak ipar (Putra Arjuna) sampai di rumah Jonathan.


Jonathan, Selena menyambut kedatangan mereka.


Youra : Jonathan.. (Memeluk Jonathan dan mencium kening Jonathan)


Jonathan : Mami..


Youra melepas pelukannya dan menatap Selena. "Menantuku.. kemarilah sayang." Selena mendekat pada Youra dan tersenyum cantik.


Youra : Menantuku ini semakin cantik saat hamil, semoga kau selalu bahagia sayang. (mencium kening Selena)


Albern : Menantuku Selena (tersenyum)


Selena : Papa.. (tersenyum cantik kepada Albern)


Kinyoung : Adik ipar kau sangat cantik, pantas saja adikku Jonathan tergila-gila padamu. (tersenyum)


Kinyoung : Jonathan, kau sangat pandai memilih istri.


Jonathan : Tentu kak


Yuko dan Macika menuruni anak tangga menuju keluarganya di bawah.


Yuko : Ehemm.. Semuanya melupakan aku.


Albern : Cucuku ...


Yuko : Kakek ... (memeluk Albern) Yuko rindu kakek


Youra : Tak rindu nenek ?


Yuko : Yuko juga sangat rindu nenek (memeluk Youra)


Yuko melihat Kinyoung Lie dan Putra Arjuna di belakang Youra.


Yuko : Mami.. Papi.. (Yuko memeluk Kinyoung dan Putra bergantian


Kinyoung : Putraku seorang CEO terkenal arogan tapi lihatlah dia sangat manja pada maminya


Yuko : Mami perkenalkan ini istriku Macika, maaf kami menikah diam-diam dan belum mengadakan resepsi. "Macika kemarilah."


Selena : Macika sayang, kemarilah.


Macika mendekati keluarga Lie dan memperkenalkan diri.


Macika : Hai kakek Albern, kau sangat tampan.


Albern : Terima kasih cucu Macika


Macika : Hai nenek Youra kau sangat cantik, aku sangat senang bertemu denganmu.


Youra : Terima kasih cucu Macika, kau juga sangat cantik (mencium kening Macika)


Macika : Hai Papi Putra kau mirip sekali seperti Yuko, Kau masih muda dan sangat tampan


Putra : Terima kasih menantu Macika, senang bertemu denganmu.


Macika Hai Mami Kimyoung, Kau sangat cantik jelita, senang bertemu denganmu


Kimyoung hanya tersenyum tipis kepada Macika.


Kimyoung : Adik ipar Selena Apa kau sudah makan? apa adikku Jonathan merawatmu dengan baik?


Selena : Tentu Kak, Jonathan merawatku dengan sangat baik.Dia selalu memperhatikanku dan dia selalu cerewet kepadaku semenjak aku hamil


Kimyoung : Benarkah (menahan tawa menatap Jonathan) Adikku pendiam ini menjadi cerewet


Selena : Benar Kak, Ayolah Kak tolong bicara dengan Jonathan agar jangan terlalu cerewet padaku. Ini salah itu salah alasannya tidak masuk akal masa katanya takut aku jatuh, takut aku ini, takut aku itu. Aku ini kan bukan anak kecil lagi kan Kak.


Semua keluarga tertawa lebar mendengar aduan dari Selena


Youra : Menantuku, itu karena Putraku Jonathan sangat mencintaimu dan menghawatirkanmu sayang


Kimyoung : Jonathan benar adik ipar Selena, kau jagalah calon keponakan ku jaga dirimu baik-baik (mencium kening Selena kilas)


(Dalam hati Macika)


Kenapa Mami Kimyoung Acuh padaku dan tak menghiraukan aku ya? Apa salahku.


(Dalam hati Yuko)


Kenapa Mami bersikap cuek pada Macika ya, dan lebih peduli pada bibi Selena


Jonathan : Sudah sudah, Ayo kita makan dulu apa kalian tahu Istriku Selena dan keponakan Macika telah memasak untuk kita semua. Aku sudah melarang mereka tapi mereka bersikeras


Albern : Ayo Jonathan Putraku, Papi sudah sangat lapar


Mereka semua pergi ke meja makan dan menyantap makanan yang telah dimasak Selena dan Macika.


Terimakasih sudah mampir ke novelku. Yang mau tau tentang kehidupan Yuko dan Macika bisa baca novelku yang judulnya Kembang desa jadi Milyarder.


ada juga novelku satunya


• Jeritan hati wanita malam


Terimakasih.