Best Husband

Best Husband
Bertemu Yuko dan Macika



Hari ini Jonathan pergi menemui investor, Selena masih terlelap dalam tidurnya. Jonathan sengaja tidak membangunkan Selena agar Selena tetap beristirahat.


Selena membuka mata dan melihat Jonathan tidak ada di sampingnya, Selena melihat ponsel dan mendapat pesan dari Jonathan "Sayang aku menemui investor, Aku sengaja tidak membangunkanmu karena tidak mau mengganggu tidurmu kau harus banyak istirahat. I LOVE YOU."


Selena tersenyum cantik membaca pesan dari Jonathan. "Suamiku sangat manis, aku merindukannya." ucap Selena dalam hati.


Selena turun dari ranjang dan keluar kamar menuju meja makan, ia melihat pelayan menghidangkan makanan kesukaannya. Selena memakan dengan lahap makanan yang ada di meja. Tiba-tiba Jonathan menelpon.


"Istriku sayang kau sudah bangun?"


"Sudah aku sedang makan sekarang ada apa?"


"Sayang jika kalau tidak keberatan keponakanku dari Korea, Yuko akan menginap sementara di rumah kita bersama istrinya, apa boleh?"


"Hei kenapa meminta izin, dia juga keponakanku. Lagipula aku sangat kesepian, jika dia bersama istrinya aku akan ada teman. Kami akan bergosip sepanjang hari."


"Istriku yang lucu, aku merindukanmu sayang."


"Cepatlah pulang Jonathan, aku ingin kau selalu di dekatku."


"Aku akan pulang sekarang bersama Yuko dan istrinya."


"Aku menunggumu suamiku." Selena memutuskan panggilan dan melanjutkan makan.


*****


Selena mendengar mobil Ferrari Jonathan masuk ke dalam Bagasi, Selena keluar kamar dan melihat Jonathan, Yuko dan Macika istri Yuko di ruang tengah.


"Hai.. Kalian sudah datang." Selena menuruni anak tangga menuju ruang tengah. Jonathan berlari mendekati Selena. "Hati-hati sayang, kau ini sedang hamil. Awas jatuh."


"Apa? Bibi Selena sedang hamil." Yuko tersenyum tampan kepada Selena.


"Iya sayang."


"Wah Selamat ya Paman, Bibi."


"Terimakasih keponakanku. Oh iya mana istrimu kenalkan pada Bibi."


"Itu dia Bi." Menunjuk ke arah Macika.


Yuko, Jonathan dan Selena terkejut melihat Macika menangis. Yuko mendekati Macika


"Macika kenapa kamu menangis." Tanya Yuko sambil mengusap air mata Macika.


"Dia... Selena Sakura Harisson kan." Berlari memeluk Selena.


"Eh ada apa ini." Selena kebingungan.


"Kau Selena Harisson kan artis terkenal dari Jepang, aku ini penggemar terberatmu. Sekarang kau menjadi bibiku. Aku sangat bahagia bi." Macika menangis


Selena tersenyum cantik kepada Macika. "Terimakasih ya cantik, tapi sekarang aku bukanlah Selena Harisson, aku Selena Jonathan Lie aku sudah mengundurkan diri dari dunia entertainment."


"Kenapa Bi." Macika melepas pelukannya.


"Ya mau bagaimana sekarang aku sudah menikah dengan Jonathanku. Aku harus mengurus rumah tanggaku, harus mengurus suamiku dan sekarang aku juga sudah hamil dan akan mengurus calon bayiku. Sudah tidak ada waktu untuk dunia intertainment lagi." Tersenyum cantik kepada Macika.


"Bibi, memilih menjadi istri dan meninggalkan dunia Bibi."


"Iya sayang, Bagiku sekarang Jonathan lah duniaku aku akan mengabdikan seluruh hidup dan waktuku hanya kepadanya, hanya untuk Jonathan suamiku tersayang."


"Eh kau kenapa Macika." Tanya Jonathan.


"Paman aku sangat terharu, aku sangat iri dengan kehidupan kalian berdua. Bibi Selena sangat beruntung mendapatkan Paman Jonathan Begitupun sebaliknya Paman Jonathan juga sangat beruntung menjadi suami Bibi Selena."


"Eh kenapa, memangnya kau tidak beruntung mendapat suami seperti Yuko keponakanku." Tanya Selena sambil tersenyum cantik.


"Mau beruntung bagaimana Bi, apa kau tahu Tuan Monyet itu sangat mesum padaku, setiap hari dia melakukannya walau aku sudah menolak dia selalu memaksaku."


"Benarkah..." sahut Jonathan dan Selena bersamaan. Mereka menahan tawa mendengar perkataan Macika.


"Diamlah Macika." bentak Yuko yang merasa malu pada Paman dan Bibinya.


Jonathan menggoda Yuko. "Rupanya Yuko juniorku ini sangat mesum ya." tertawa lebar.


"Paman." Yuko mengerutkan keningnya.


"Sudahlah Paman, dimana kamarku."


Jonathan menyuruh pelayan mengantarkan Yuko dan Macika ke kamar tamu. Yuko dan Macika beristirahat di kamarnya.


Jonathan dan Selena saling menatap satu sama lain dan tertawa lebar.


"Jonathan, kau ini senang sekali menggoda Yuko. Apa kau tau wajahnya sangat merah tadi."


"Pasangan itu sangat unik mereka selalu bertengkar walau saling mencintai. Macika memanggil Yuko dengan panggilan Monyet." Jonathan tertawa keras.


"Sudahlah, kau ini." Ucap lembut Selena kepada Jonathan.


"Oh iya Selena, apa aku ini sangat mesum padamu."


"Kenapa bertanya seperti itu."


"Apakah aku sama seperti Yuko."


"Kau ini sangat mesum kepadaku."


"Benarkah sayang, kalau gitu ayo kita lakukan sayang."


"Ah tidak."


"Sebentar saja Selena, aku mohon."


"Tidak Jonathan, aku sedang hamil."


"Aku akan berhati-hati."


"Sayang apa mau mengambil resiko untuk calon bayi kita."


"Tidak Nyonya, Baiklah aku tidak akan melakukannya aku akan menahan hasratku."


Jonathan dan Selena menaiki anak tangga menuju kamar dan mereka masuk kedalam kamarnya.


Terimakasih sudah mampir ke novelku. Buat kalian yang mau tau kehidupan rumah tangga konyol Yuko dan Macika bisa baca novel ku yang judulnya Kembang desa jadi Milyarder.


Ada juga novel terbaruku yang judulnya Jeritan hati wanita malam (21+)


Terimakasih.