Beby Abigail

Beby Abigail
Terakhir



❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


Happy reading guys 😘😘😘


Beby terus menangis sampai di dalam taksi dia masih terus menangis,dia tidak langsung ke Mansion Nathan melainkan dia pulang ke rumah kedua orang tuanya.


Namun lagi lagi Beby harus menelan pil kekecewaan saat sampai di Mansion keluarga nya tidak ada satu orang pun disana, katanya sedang liburan.


"Hiks,,,, Mommy Daddy,,, Abang,,," tangis Beby memanggil keluarga nya.


Beby menenangkan dirinya di sebuah taman hingga malam dia melihat ponselnya berharap ada panggilan masuk dari keluarganya, namun hasilnya nihil tidak satupun keluarga nya mencari keberadaan dirinya, biasanya satu jam mereka tidak melihat Beby mereka akan mencarinya tapi sekarang.


Hampir jam Sembilan malam Beby pulang ke Mansion, se sampainya Beby melihat Mansion terlihat sepi Lampunya padam.


perlahan Beby membuka pintu dia melihat rumah begitu gelap dan sunyi,saat hendak berbalik pintunya tertutup sendiri.


"Akh,," Beby berteriak ketakutan menutup wajah dengan kedua tangannya.


'DORRR,,,,'


"SURPRISE,,,,," Teriak keluarga Greyson dan keluarga Smith juga beberapa sahabat Nathan dan Beby.


Beby membuka matanya melihat keluarga nya tersenyum Mommynya memegang kue ulang tahun.


"Selamat ulang tahun Princess Greyson."


ucap Clarissa.


"Ehhh,,,, eh,,, Princess Smith yang benar."Sintia tidak mau kalah.


Beby menangis menatap Keluarga nya satu persatu, dia mencari keberadaan suaminya, hanya Nathan yang tidak ada.


"Kenapa menangis Princess?" Robert bertanya dengan lembut.


"Daddy,,,hiks,," Beby memeluk Robert dengan erat.


"Kenapa sayang.?"


"Nathan ,,, hiks,,,"


"Nathan,,," Robert melirik keluarga nya mau menjawab bagaimana.


"Happy Birthday my little wife,,," ucap Nathan dengan lembut, memegang buket bunga mawar merah.


"Hiks,,,, hiks,,,, hiks,,," tangis Beby makin menjadi.


"Dear ,,," panggil Nathan pelan.


"Kamu jahat,,,"


"Iya aku jahat."


"Hiks,,, hiks,,,"


"Maaf,,," Nathan memeluk Beby, namun Beby tidak membalasnya.


"Khemm,,"Dehem Laudia dibelakang Nathan.


Beby mendorong tubuh Nathan menjauh, dia masih sakit hati dengan kejadian tadi siang.


"Kenapa?"


"Aku benci kamu." ucap Beby.


"Hai,,, Kenalin aku Laudia Sepupu jauh Nathan."


"Tapi tadi siang,,,"


"Itu hanya Becanda Beby."


"Tapi itu tidak lucu, kamu sampai membentak aku, lu meninggalkan aku sendirian."


"Maaf Dear,,,"


"Tidak,,, aku terlanjur kecewa." balas Beby.


"Sayang Nathan tadi siang hanya ngerjain kamu, itu semua ide kami jadi maafkan Nathan ya,,,"ucap Clarissa.


"Tidak mom, Beby tidak mau memaafkan Nathan."


"Tapi sayang,,,"


"Ini,,, "


"Apa ini Dear,,?" tanya Nathan.


"Beby kamu jangan gegabah, pikiran kembali baik baik,jangan hanya gara gara masalah kecil kamu sampai menggugat cerai Nathan." ucap Sahabat Beby.


Semua orang menatap map di tangan Beby, mereka langsung mengira jika map di tangan Beby itu adalah surat gugatan cerai.


"Tidak,,, Dear maafkan aku,,,"


"Tidak,,,! Ambil ini."


"Kamu mau apapun asal jangan cerai akan aku kabulkan."


"Ambil ini Nathan."


Beby mengambil tangan Nathan lalu melettakan map tadi di tangan Nathan.


"Tidak Dear,,, aku tidak akan pernah menceraikan kamu."


Beby menghela nafas kasar.


"Lihat dulu."


"Sayang,,, Beby jangan begitu nak, ingat kalian bersama bukan hanya satu bulan tapi sudah bertahun tahun." Sintia ikut membuat suaranya.


"Buka,,,! " ucap Beby tegas.


"Buka atau aku makin marah." ancam Beby.


Dengan sedikit gemetar Nathan membuka map tersebut, wajahnya yang tadi terlihat muram cerah seketika.


"Ini,,," ucap Nathan dengan mata berbinar, semua orang menatap Nathan heran,tadi tidak mau diceraikan tapi sekarang malah kegirangan.


"Ya,,, Kamu akan segera menjadi seorang Daddy."


Nathan langsung memeluk Beby dengan erat memberikan kecupan kecupan kecil di wajah Beby.


"Sayang kamu hamil?" tanya Clarissa.


"Ya Mom, aku hamil." jawab Beby.


"Selamat ya sayang." Keluarga Greyson dan keluarga Smith mengucapkan selamat bergantian.


"Kita akan segera memiliki malaikat kecil kembali."


ucap Sintia pada Clarissa.


"Terimakasih Dear,,,," ucap Nathan.


Lagi lagi Nathan memeluk Beby Semua orang menatap haru kedua pasangan itu.


Nathan berjongkok di depan perut Baby mengelus pelan menciumnya.


"Maafkan Daddy sayang,,, telat mengetahui keberadaan kamu "


Kebahagiaan mereka sekarang terasa lengkap karena sebentar lagi akan ada tangisan yang meramaikan Mansion nya.


_


_


_


END


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 😘😘😘


Hallo Redersku tersayang,,, maaf ya belakang ini Update nya lama.


Aku memiliki kesibukan yang tidak bisa aku tinggalkan, dari kemarin kemarin Nenekku sakit hingga sekarang telah berpulang ke Rahmatullah, jadi maaf karena tidak bisa Update teratur.


Love You 🥰🥰🥰


Jangan lupa baca karya terbaruku HIJRAHKU BUKAN KARENA CINTA