
Sepulang sekolah Akira, Karina dan Kevin masih berdiam di parkiran. Karina dan Kevin dibuat melongo ketika Faishal lewat di depan mereka sambil membonceng Alea.
" Ini seriusan Faishal dijodohin sama Alea?. " Tanya Karina masih tidak percaya.
" Gila tu anak kelewat beruntung kalo sampe jadi sama si Fais. " Imbuh Kevin.
" Lo diem aja gitu Ra?. Liat sahabat lo dijodohin ama anak iblis?. " Tanya Karina.
" Kita jangan ikut campur urusan mereka. Terutama lo berdua. " Ucap Akira.
" Lo kenapa jadi kaya gini sih?. Jangan bilang lo dari pagi ga banyak bacot gegara ini?. " Tanya Karina Akira hanya bisa menundukan kepalanya.
" Kenapa lo ga cerita sama kita?. Kenapa lo simpen sendiri?. " Tanya Kevin.
" Kan gue udah cerita pak. Lo pikir gue ga mikirin Faishal. Sekarang gue masih mikir strategi buat ngebongkar kelakuan busuk tu anak iblis sama emaknya. " Ucap Akira.
" Tenang aja gue bakal bantu lo. " Ucap Karina.
" Gue juga. " Saut Kevin.
" Jangan mendingan kalian ga ikut campur sama urusan ini. "
" Kenapa?. " Tanya Kevin tidak terima.
" Lo mau bokap sama nyokap lo tiba-tiba jatuh miskin cuma gegara bantu gue?. " Tanya Akira.
" Emang kenapa?. Lo bisa apa?.bikin bokap gue bangkrut?.usaha aja kagak punya lu. " Ucap Kevin.
" Ini nih kalo punya otak kagak pernah dipake jadi pikun. Lo lupa bokap Akira siapa?. Ni sekolah punya siapa?.. " Ucap Karina.
" Eh iya lupa kalo itu sih gue mundur deh. Maaf ya tapi kalo lo butuh bantuan apa-apa gue siap bantuin lo. " Ucap Kevin.
" Kalo gue akan tetep bantuin lo. Biar mereka ga bakalan ke luar kota lagi ataupun ke luar negri. " Ucap Karina.
" Gila lo mbak. Kagak-kagak, orang tua nyari duit mati-matian eh anaknya minim akhlak kaya lo. " Ucap Akira.
" Udah gausah mikirin masalah ini. Biar gue yang nylesaiin. Sekarang mending kita nongkrong aja. " Ucap Akira.
" Nongkrong dimana?.katanya hemat uang lu?. " Tanya Kevin.
" Di rumah Karina lah yang gratis. " Ucap Akira merangkul pundak kedua sahabatnya itu.
" Yok berangkat. " Ucap Kevin antusias.
" Kayanya lo gamau gue miskin biar kalo lo lagi ga ada duit tetep bisa makan enak deh. " Ucap Karina curiga.
" Nah itu lo tau makanya mba jangan sampe miskin deh. " Ucap Akira.
" Iya bener jangan sampe lo kismin. Ntar kita ga bisa ngrampok makanan di rumah lo lagi." Imbuh Kevin.
" Dasar monyet bisanya ikut-ikut mulu aja lo kagak punya pendirian. "
Mereka bertiga pun pergi ke rumah Karina.
~
" Urusan keluarganya udah ditanganin sama Alea. Bentar lagi pasti dia bakal diusir dari rumah. " Ucap Fiona.
" Terus Karina?. Kevin?. " Tanya Salsa.
" Itu belakangan sekarang kita tunggu Akira di usir dari rumah. Target berikutnya bukan Karina sama Kevin. " Ucap Fiona.
" Siapa?. " Tanya Salsa.
" Nanti gue kasih tau. Intinya kali ini gue akan butuh banyak anak buah lo. " Ucap Fiona.
~
" Kak Fais mampir dulu yuk ke rumah. " Ajak Alea.
" Ga dulu deh Al. Kayanya kakak harus langsung pulang belajar buat persiapan Olimpiade. " Tolak Faishal.
" Kalo gitu mending kita belajar diluar aja ntar Alea temenin. "
" Kakak ga bisa belajar di tempat rame. Dan harus fokus lain kali aja ya Al. " Tolak Faishal.
" Yaudah deh kakak semangat belajarnya ya. " Ucap Alea dibalas senyum paksa oleh Faishal kemudian pergi dari sana.
Sarah yang sudah memperhatikan putrinya dari dalam rumah segera keluar.
" Gimana Al?. Kamu udah makin deket sama Faishal?. " Tanya Sarah.
" Belom ma kak Faisnya masih agak jarak sama aku. Dan asal mama tau tadi pagi bisa-bisanya kak Akira bolos sama kak Faishal. Tadi mereka ada diruang Bk berdua. " Rengek Alea.
" Wah iya juga ya ma." Alea girang.
" Yaudah yuk masuk makan. Kita harus nikmatin proses ini sebentar lagi kita bisa nguasain semua harta papa kamu." Ucap Sarah mengajak Alea masuk kedalam rumah.
~
Di rumah Karina...
Kevin dan Karina sedang bermain ps sedangkan Akira bermain media sosial menstalker Darren dan idola-idola favoritnya.
" Lo lagi ngapain sih Ra?.fokus banget sama HP. " Tanya Kevin disela permainannya.
" Biasa paling juga stalker gajelas. " Jawab Karina.
" Ssstt udah gausah ikut campur gue seharian ini ketemu Arfy cuma bentar. " Jawab Akira.
" Btw DN 3 minggu lagi ya?. " Tanya Karina.
" Iya kali mana gue tau gue bukan panitia." Jawab Akira.
" Seharusnya lo tau meskipun bukan panitia lo kan ada mulu waktu rapat OSIS dah kek setan ada tapi ga dianggap. " Jawab Karina.
" Lu kenapa sih suka banget ngatain gue setan. " Kesal Akira.
" Gatau pantes aja lu jadi setan. "
" Dasar mulut cabe. " Kesal Akira.
" Eh lo bilang DN nya kapan tadi?. " Tanya Kevin.
" 3 minggu lagi kenapa?. " Tanya Akira.
" Hahh!!. " Teriak Kevin mempause gamenya.
" Anjirrr lo ga enak-enakin orang ngegame aja bentar lagi misinya selesai itu. " Kesal Karina.
" Bisa ga sih tu mulut teriak-teriaknya di kondisikan. Dah kek cewe aja lu. Udah pantes jadi pacarnya miss centil. " Imbuh Akira.
" Woyy 3 minggu lagi basket ada lomba njirr. Lo juga harus ikut. " Ucap Kevin.
" Lah kaga gue mau bantuin Arfy. Enak aja DN setaun sekali juga. Gue mau tampil juga biar menang di kontes siswa terpopuler. " Tolak Akira.
" Gabisa lo harus ikut!. "
" Kaga kalo gue bilang kaga ya kaga. "
" Woy mendingan lo berdua sekalian baku hantam aja deh daripada berisik di kamar gue. Ini juga gimana game nya kurang dikit lagi juga. " Kesal Karina.
" Udah tuh lanjutin ps an lo orang DN nya belum tentu bentrok sama lomba juga. "
" Jiwa emak-emaknya keluar di kasih makan apa sih ku gedenya jadi kek gini. " Ucap Karina.
" Eh gini-gini gue banyak yang suka. Cowo terpopuler nomer 3." Sombong Kevin.
" Heran apa yang diliat dari lo. Keren kagak somplak iya. " Jawab Karina.
" Matanya lagi katarak Rin. Apalagi si Reina udah buta dia lihat si Kevin. " Imbuh Akira.
" Terserah iri tanda tak mampu. "
~
" Than bukannya lo mau olimpiade ya?. Kenapa lo ga pulang aja gausah ikut kumpul dulu. " Ucap Darren.
" Tenang aja Ren nanti aku bisa belajar sepulang kumpul. " Jawab Thania tersenyum ramah kepada Darren membuatnya terdpaku.
" So beautiful. " Batin Darren terpana.
" Ren. " Panggil Thania menggoyangkan tangan Darren.
" Eh maaf-maaf. " Ucap Darren gugup dan menjadi canggung dengan Thania.
Untungnya Evan datang untuk mencairkan suasana diantara mereka.
" Ren ini guess starnya udah di boking?. " Tanya Evan.
" Udah dari sebulan lalu tenang aja. "
" Yaudah bantu gue susun acara. " Ajak Evan dan Darren pun pergi bersamanya.