
HAPPY READING
.
.
"aku tak peduli dengan apa yang orang katakan tentang diri ku, aku yang lebih tau siapa diri ku dan tak harus membuktikan apapun kepada siapapun"
Arika Puspita Candrakranti**
.
.
.
"hey lo" panggil Daffa namun seakan tuli, Arika terus saja berjalan bahkan sekarang ia menambah kecepatan langkah kaki nya membuat Daffa mau tak mau harus mengejarnya
gawat batin Arika
"lo kenapa sih?" tanya Daffa binggung akan tingkah laku Arika, seakan akan gadis di depan nya ini menghindari nya?
"ng nggak kok, gue mau ke taman iya taman!" ucap Arika lalu tanpa babibu ia langsung melanjutkan langkah nya yang sempat tertunda tadi tapi langsung di hadang oleh Daffa
"maksud lo apa bilang gue ketempelan tadi di kelas?" tanya Daffa to the point membuat semua murid murid langsung berfokus ke arah mereka berdua tentu saja dengan cibiran cibiran yang di tujuh kan untuk Arika bahkan di buat khusus
"please di taman aja" lirih Arika pada akhir nya karena risih dengan semua tatapan murid murid di sekolah itu
Arika langsung pergi dari sana ketika melihat kesempatan namun bukan Daffa nama nya jika segala keinginan nya tak dapat di penuhi, Daffa langsung pergi mengikuti Arika membiarkan semua murid murid yang kali ini nampak heboh
*di taman*
ini lah suasana yang di inginkan Arika saat ini, di mana tidak ada cibiran cibiran negatif dan tatapan tatapan murka yang di tujuh kan untuk Arika
tiba tiba saja seseorang menempelkan soda dingin ke arah pipi Arika membuat semua lamunan nya buyar seketika, dia Daffa sosok laki laki yang ingin Arika jauhi sekarang!
"minum gue traktir dari pada lo bengong entar lo kesurupan baru tau rasa" ucap santai Daffa lalu mulai meminum soda milik nya
"lo pasti penasaran kan dengan yang gue bilang tadi?" tanya Arika lalu meminum soda yang di berika Daffa membuat Daffa langsung mengganguk
Arika menghela nafas panjang lalu mulai melihat di belakang punggung Daffa, sudah tidak ada? mengapa? bukan nya tadi ia jelas jelas melihat arwah penasaran milik perempuan yang tak di ketahui asal usul nya menurut Arika, ini mustahil!
"kenapa?" tanya balik Daffa ketika melihat guratan kebinggungan milik gadis di depan nya ini
"sebelum gue bilang, lo ada buat salah apa?" tanya Arika to the point nampak nya ia harus menyelesaikan misi dari Daffa supaya hidup nya tentram dan tidak di ganggu lagi oleh Daffa apalagi hantu nya yang menempel layak nya permen karet!
pfftt
Daffa langsung menyemburkan air soda yang ia minum tadi ketika mendengar ucapan dari gadis ini
"gue gak punya salah apa apa!" jawab Daffa
"menurut lo tidak punya lantas mengapa arwah itu mengikuti lo emm maksud gue lo ketempelan" ucapan Arika sukses membuat Daffa bergidik ngeri sekaligus menatap Arika dengan pandangan yang sulit di artikan, apakah dia harus cerita tentang masa lalu nya kepada orang asing? hufft, sudah lah keselamatan nya lebih penting dari pada sebuah cerita mungkin tak ada sangkut paut nya dengan masa lalu nya?
BERSAMBUNG
CERITA CERITA😅
LIKE, KOMEN, VOTE, KASIH RANTING 5 DAN TAMBAH KAN FAVORIT👈 JANGAN LUPA😄 DAN JIKA INGIN UP CEPET😊
SEE NEXT CHAPTER😉
BABAY~