ARIKA

ARIKA
PROLOG



>>SIDERS BISUL! <<


HAPPY READING


.


.


.


"Walaupun semua orang menganggap lo tidak waras, tenang masih ada gue yang selalu setia melindungi lo"


Unknow.


.


.


.


ARIKA POV.


Nama ku Arika Puspa Candrakranti bisa di panggil Arika, putri tunggal dari keluarga terkaya no.2. Walaupun keluarga ku tergolong sangat kaya tapi kehidupan ku sangat-sangat membosankan karena kedua orang tua ku di sibukan oleh kertas-kertas menumpuk yang aku tidak tau isinya apa! Daddy ku kerja di perusahaan sebagai bos di sana sedangkan Mommy ku kerja sebagai desainer terkenal.


Terkadang aku iri jika teman-teman ku mulai bercerita tentang keluarganya yang amat harmonis, kalau boleh aku mau terlahir di keluarga yang sederhana yang penting kasih sayang kedua orang tua tidak pudar.


Sejak aku masih kecil, aku selalu di titipkan oleh kedua orang tua ku ke tetangga ku. Barulah ketika aku berusia 5 tahun aku di tinggal sendirian di rumah yang menurut ku amat panjang dan besar.


"Mommy sama Daddy kerja dulu yah! nanti pasti pulang larut malam lagi... kamu makan malam duluan aja yah? nasinya sudah di siapin kok, byee sayang!" pamit Mommy ku sambil melambaikan tangan ke arah ku sedangkan aku hanya diam sambil menggamati kedua orang tua ku yang kini sudah menaiki mobilnya dengan perasaan terburuh-buru.


Tuhkan apa aku bilang! keluarga ku sangat-sangat sibuk! bahkan ia melupakan anak gadisnya yang masih kecil, aku bahkan dengan terpaksa harus bersikap mandiri di usia ku yang terbilang sangat muda.


"Jangan lupa kunci pintunya yah sayang!" sambung Daddy ku, lalu mobil berwarna hitam itu pun pergi dengan kecepatan penuh. Selalu begini! aku selalu di tinggal sendirian, kenapa aku gak boleh ikut mereka sih?


Cklek.


"Yuk main Nissa!" ucap ku antusias sambil melihat sekililing rumah ku yang sudah sepi, Nissa Nareswari itu adalah nama teman satu-satunya yang ku punya saat ini. Tapi anehnya lagi Mommy dan Daddy ku tidak bisa melihat keberadaan Nissa dan menggira aku berbohong.


"Nissa kamu di mana?" panggil ku kencang, tidak seperti biasanya. Kalau misalnya aku panggil dia pasti datang tapi kali ini di mana dia?


"Hihihihi" tawa menggelegar Nissa membuat aku langsung belari menaiki tangga menuju kamar ku berada.


Cklek.


"Aku tau kamu pasti ada di sini!"


"Hihihi yuk main" ajak Nissa sambil membawa congklak milik ku lalu kami memulai permainannya.


Permainan ini sangat mengasyikkan hingga membuat Aku dan Nissa selalu memainkannya.


Tek Tek Tek.


"Yah kalah lagi! ayo sekarang giliran mu" ucap ku sedih ketika biji congklak telah berhenti di tempat kosong lalu aku mulai melihat Nissa yang amat mahir dalam bermain congklak membuat ku kagum.


"Selalu kamu yang menang duluan, bosan ah kalau kamu menang terus" kesal ku, ya memang benar setiap kali dia main pasti aku yang kalah membuat Nissa langsung tertawa menggelegar.


Entahlah ada apa dengan ku setiap kali Nissa tertawa kencang, semua bulu kuduk ku langsung berdiri. Tapi aku tidak masalah malahan aku dan Nissa tertawa kencang bersama-sama.


Saat itu aku tidak tau bahwa, aku selama ini bermain bersama hantu dan aku bisa melihat apa yang tidak bisa orang lihat....


Hantu.


BERSAMBUNG~


BARU PERTAMA KALI BUAT CERITA BERGENRE HORROR JADI HARAP MAKLUM JIKA ALURNYA GAK JELAS😅


JANGAN LUPA LIKE👍 KOMEN💬 KASIH RANTING🌟 AND TAMBAHKAN FAVORIT💟 JIKA SUKAK SAMA CERITA INI😄😉


SEE YOU NEXT CHAPTER😄


BABAY~