ARIKA

ARIKA
13



HAPPY READING


.


.


"gue bukan lah orang baik, bukan juga orang jahat namun gue bisa menggunakan kedua sifat itu secara bersama an tergantung tempat nya saja"


Nissa Nareswari


.


.


.


Arika menoleh ke kanan dan kiri seolah sedang mencari sesuatu, setelah tidak menemukan apa yang ia ingin kan baru lah ia menatap serius laki laki di depan nya ini


"anterin gue ke makam Vania" ucapan Arika mampu membuat Daffa membulat kan mata nya


"lo bercanda kan?" tanya Daffa menatap serius Arika yang juga menatap serius diri nya


"gue gak pernah bercanda" jawab Arika membuat Daffa menatap bola mata berwarna ungu milik Arika, mencari suatu kebohongan di sana tapi nihil tidak ada sama sekali kebohongan di mata ungu indah milik Arika


bahkan mereka berdua tanpa sadar saling menatap satu sama lain hingga Daffa lah yang memutuskan sepihak tatapan nya karena mulai tersadar dari lamunan nya


"ya udah ayo" ajak Daffa pada akhirnya, lalu berdiri dari tempat duduk nya


"langsung?" tanya binggung Arika


"iya lah"


"bolos?" tanya Arika lagi


"iya, toh kita udah bolos sedari tadi, kurang 15 menit lagi kita pulang" jawab Daffa setelah melihat jam berwarna putih yang bertengger manis di pergelangan tangan nya


🐄🐄🐄🐄


Arika Puspita Candrakranti siswi baru yang sangat displin dan taat peraturan sekolah nya bahkan ia tak mau di ajak bolos walaupun tinggal 5 menit


"ini" tunjuk Daffa lalu mulai berjongkok dan menatap sedih gundukan yang ada di depan nya bertuliskan "Oktavania Lucy"


begitu pula dengan Arika ia ikut berjongkok di sebelah Daffa, Arika langsung menoleh ke kanan dan kiri


dan benar saja ia melihat sosok arwah seorang gadis tengah tersenyum ke arah Daffa siapa lagi kalau bukan Vania sang pujaan hati Daffa


Vania kini tak lagi nampak menyeramkan melainkan menjadi sosok gadis biasa yaitu dengan balutan gaun berwarna merah pekat dengan di iringi bunga bunga di sepanjang gaun nya


Arika menghembuskan nafas nya sejenak sebelum ia kembali berakting, ia melakukan ini hanya karena terpaksa atau kasihan dengan Daffa tolong di garis bawahi DENGAN TERPAKSA ATAU KASIHAN DENGAN DAFFA!


Arika langsung berdiri dan menatap ke arah nisan bertuliskan "oktavania lucy" dengan tatapan seolah sedang membenci sosok gadis yang telah terendam tanah tersebut


"oh jadi ini MANTAN kekasih mu" entah dari keberanian mana Arika dapat mengucapkan kata kata itu bahkan dengan gaya sok sok an benci nya


dan jangan lupa kan Arika tadi telah menekan kata mantan! membuat arwah Vania menatap tak suka Arika bahkan sekarang penampilan nya berubah menjadi sosok yang mengerikan


glug


Arika menelan susah payah saliva nya karena langsung bertatapan dengan mata merah menyalah milik Vania yang kini sedang menatap nya tajam seolah sedang mencabik cabik mangsa nya


sementara Daffa yang mendengar kata kata Arika langsung berdiri dan menatap binggung ke arah Arika dan di balas tatapan oleh Arika seolah sedang mengisyaratkan "diam"


melihat itu Daffa hanya dapat mengganguk angguk seakan mengerti padahal ia tak tau apapun


"ya udah yuk sayang" sambung Arika sambil menekan kata sayang membuat sosok arwah Vania semakin marah apalagi Vania melihat Arika yang dengan mesrah nya bergelayut manjah pada lengan Daffa


BERSAMBUNG~


NAH LOH😂


LIKE, KOMEN, KASIH RANTING 5, VOTE, DAN TAMBAH KAN FAVORIT👈 JANGAN LUPA 😢


SEE YOU NEXT CHAPTER😉


BABAY~